Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Diskon 20 Persen Tiket Kapal PELNI Mulai Diburu, Jangan Sampai Kehabisan Kuota

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 27 November 2025 | 10:47 WIB
Diskon 20 Persen Tiket Kapal PELNI Mulai Diburu, Jangan Sampai Kehabisan Kuota
Tampilan Baru Kapal Penumpang/Dok PELNI
  • PT Pelni menawarkan diskon tiket kapal 20% untuk kelas ekonomi di seluruh rute hingga kuota habis.
  • Penjualan tiket diskon dimulai 21 November untuk keberangkatan 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
  • Realisasi pembelian tiket mencapai 19.566 orang, sementara total kuota yang tersedia adalah 405.881 tiket.

PT Pelni (Persero) meminta penumpang untuk segera memesan tiket kapal yang mendapat diskon sebesar 20 persen di libur akhir tahun. Pasalnya, kuota yang tersedia hanya 405.881.

Suara.com - VP Usaha Penumpang Non Komersial Pelni, Presda Simangasing, menyebut peminat tiket kapal laut yang didiskon 20 persen sangat tinggi.

Penjualan tiket diskon ini sebenarnya telah dibuka sejak 21 November dengan periode keberangkatan 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

"Nah untuk update realisasi penumpang, jadi penumpang yang sudah membeli tiket itu 19.566 orang. Jadi ini baru berapa hari kita buka sudah cepat sekali yang beli tiket ini," ujarnya di Jakarta, seperti dikutip Kamis (27/11/2025).

Ilustrasi Kapal Pelni sedang bersandar di pelabuhan menunggu pemberangkatan. [ANTARA/HO-Pelni]
Ilustrasi Kapal Pelni sedang bersandar di pelabuhan menunggu pemberangkatan. [ANTARA/HO-Pelni]

Presda mengingatkan, diskon tiket kapal Pelni hanya berlaku untuk kelas ekonomi. Akan tetapi, bisa mencakup seluruh rute perjalanan kapal Pelni.

"Jadi skemanya penugasan, untuk jumlah diskonnya 20 persen dari tarif dasar. Itu tidak termasuk asuransi dan pas pelabuhan," imbuhnya.

Presda mengungkapkan, diskon tiket kapal laut 20 persen ini memakan anggaran Rp 24,81 miliar. Menurutnya, tidak ada jangka waktu dalam penjualan diskon tiket kapal Pelni, hanya sampai kuota habis.

"Jadi apabila pagu anggaranya yang tadi Rp 24 miliar itu sudah habis sebelum tanggal 10 Januari, otomatis akan dia close. Jadi tidak bisa kita memberikan diskon lagi, jadi tarifnya tetap, tarif normal," tegasnya.

Presda mengingatkan, pembelian tiket harus sesuai dengan indentitas yang terdaftar. Jika tidak sesuai, maka pembelian tiket otomatis akan dibatalkan.

"Penumpang yang melakukan perjalanan wajib sesuai dengan identitas yang tertera pada tiket. Kalau nggak sesuai pasti kita cancel," pungkas Presda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Rincian Diskon Tarif Transportasi untuk Libur Akhir Tahun

Daftar Rincian Diskon Tarif Transportasi untuk Libur Akhir Tahun

Bisnis | Minggu, 23 November 2025 | 13:59 WIB

Mulai Malam Ini Pemerintah Resmi Kasih Diskon Tiket Kereta hingga Pesawat Besar-besaran

Mulai Malam Ini Pemerintah Resmi Kasih Diskon Tiket Kereta hingga Pesawat Besar-besaran

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 20:01 WIB

Pemerintah Kembali Beri Diskon Gila-gilaan Tarif Angkutan untuk Libur Nataru

Pemerintah Kembali Beri Diskon Gila-gilaan Tarif Angkutan untuk Libur Nataru

Bisnis | Rabu, 01 Oktober 2025 | 14:37 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB