Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

KAI Bantah Pecat Pegawai dalam Kasus Hilangnya Botol Minum di Kereta Commuter Line

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 27 November 2025 | 15:35 WIB
KAI Bantah Pecat Pegawai dalam Kasus Hilangnya Botol Minum di Kereta Commuter Line
KAI Commuter membantah telah memecat pegawai dalam kasus hilangnya botol minum di dalam KRL. [Antara]
  • KAI Commuter menampik isu pemecatan petugas terkait viralnya keluhan hilangnya tumbler senilai Rp300 ribu.
  • Perusahaan sedang menelusuri kronologi kejadian berdasarkan laporan pengguna yang kehilangan barang di KRL.
  • KAI mengingatkan bahwa barang tertinggal di kereta menjadi tanggung jawab pengguna, meskipun ada layanan "lost and found".

Suara.com - KAI Commuter angkat suara terkait viralnya keluhan pengguna commuter line soal hilangnya botol minum alias tumbler dan dugaan pemecatan petugas stasiun. Pihak KAI menegaskan perusahaan belum menjatuhkan sanksi pemecatan seperti yang ramai dibahas di media sosial.

Menanggapi kabar tersebut, VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menekankan pihaknya masih menelusuri kronologi kejadian demi memastikan fakta yang sebenarnya. Ia menegaskan, prosedur kepegawaian di KAI Commuter tidak bisa dilakukan sembarangan.

“KAI Commuter sendiri tidak melakukan pemecatan sebagaimana isu beredar, karena memiliki aturan dan prosedur terkait kepegawaian yang tetap mengacu pada regulasi ketenagakerjaan,” ujar Karina dalam keterangannya, Kamis (27/11/2025).

Sebagai langkah awal, KAI Commuter telah berkoordinasi dengan pihak mitra pengelola petugas layanan.

“Sebagai tahap awal, tentunya kami melakukan koordinasi kepada pihak mitra pengelola petugas front liner,” kata Karina.

Ia menyebut seluruh petugas di lapangan selalu diarahkan menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) demi menjaga kualitas layanan kepada pengguna. Karena itu, sebelum menjatuhi sanksi, pihak KAI lebih dulu melakukan evaluasi atas kinerja petugas.

“Pihak mitra masih melakukan evaluasi internal untuk melihat lebih jelas kondisi yang terjadi,” jelasnya.

KAI Commuter, sambung Karina, juga akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kasus serupa tidak terulang. Ia mengingatkan bahwa barang pribadi yang tertinggal di rangkaian kereta menjadi tanggung jawab pengguna.

"Kami mengingatkan kembali bahwa barang pribadi yang tertinggal di dalam commuter line merupakan tanggung jawab pengguna. Karena itu kami mengimbau agar seluruh pengguna tetap menjaga dan memperhatikan barang bawaannya dengan baik," ucap Karina.

Ia menjelaskan, setiap stasiun memiliki layanan lost and found yang menampung barang tertinggal. Barang yang ditemukan akan didata dan disimpan. Jika tidak diambil dalam jangka waktu tertentu, barang dipindahkan ke gudang pusat.

Proses pengambilan barang mengikuti prosedur yang berlaku. KAI Commuter tetap mengimbau agar pengguna waspada terhadap barang bawaan masing-masing.

“Barang bawaan merupakan tanggung jawab pelanggan,” tutup Karina.

Adapun kasus tumbler hilang senilai Rp300 ribu ini bermula dari unggahan pengguna akun Thread bernama anitadewI. Ia mengaku tas pendingin miliknya tertinggal saat naik KRL rute Tanah Abang.

Setibanya di Stasiun Rawa Buntu, ia sadar tas itu tertinggal dan segera melapor ke petugas.

Pada hari yang sama, petugas menghubunginya setelah menemukan tas tersebut. Namun keesokan harinya, saat mengambil barang itu, ia merasa tumbler miliknya tidak lagi berada di dalam tas pendingin.

Ia kemudian melapor kembali dan membagikan pengalamannya melalui akun Thread. Saat unggahan tersebut viral, muncul kabar petugas stasiun yang mengembalikan tas pendingin itu telah dipecat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Petugas Dipecat Gara-gara Tumbler Penumpang, Ini Klarifikasi KAI Commuter

Viral Petugas Dipecat Gara-gara Tumbler Penumpang, Ini Klarifikasi KAI Commuter

News | Kamis, 27 November 2025 | 13:57 WIB

Gedung Baru Stasiun Rangkasbitung Ultimate Mulai Diuji Coba

Gedung Baru Stasiun Rangkasbitung Ultimate Mulai Diuji Coba

Foto | Selasa, 25 November 2025 | 06:30 WIB

Operasional KRL Normal Layani Penumpang Hingga Jam 12.00 Malam

Operasional KRL Normal Layani Penumpang Hingga Jam 12.00 Malam

Bisnis | Senin, 01 September 2025 | 09:34 WIB

Kondisi Stasiun Kondusif, Operasional KRL Hari Ini Normal

Kondisi Stasiun Kondusif, Operasional KRL Hari Ini Normal

Bisnis | Sabtu, 30 Agustus 2025 | 09:48 WIB

Demo DPR Memanas, KRL Rute Rangkasbitung Hanya Berhenti di Stasiun Kebayoran dan Palmerah

Demo DPR Memanas, KRL Rute Rangkasbitung Hanya Berhenti di Stasiun Kebayoran dan Palmerah

Bisnis | Kamis, 28 Agustus 2025 | 17:10 WIB

Terkini

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 18:19 WIB

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 17:08 WIB

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Nunggak Utang Pinjol Otomatis Lunas Setelah 90 Hari? Ini Fakta Pahitnya

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 15:12 WIB

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 10:09 WIB

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:39 WIB

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:24 WIB

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:11 WIB

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 06:17 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB