Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

Setelah Thrifting, Purbaya Bakal Pelototi Baja hingga Sepatu Impor

Dicky Prastya

Selasa, 02 Desember 2025 | 12:47 WIB
Setelah Thrifting, Purbaya Bakal Pelototi Baja hingga Sepatu Impor
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (ANTARA)
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya akan menghentikan impor ilegal produk lain setelah balpres, termasuk baja dan sepatu.
  • Langkah ini diambil untuk melindungi pasar domestik Indonesia dari barang ilegal dan tekanan ekonomi global.
  • Fokus utama adalah menjaga permintaan domestik karena menyumbang sekitar 90 persen perekonomian nasional.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kalau aksinya tak akan berhenti di impor bal pakaian bekas (balpres) yang berkaitan dengan thrifting. Giliran baja hingga sepatu yang akan diincar.

Menkeu Purbaya menyebut kalau hal ini dilakukan untuk menutup pintu masuk barang-barang ilegal ke Indonesia demi menjaga pasar dalam negeri.

"Kalau kemarin kan ribut-ribut thrifting, gue enggak peduli thrifting-nya, pokoknya baju bekas ilegal masuk, kita tutup. Nanti habis itu baja, habis itu sepatu, habis itu yang lain-lain," kata Purbaya saat Pembukaan Rapimnas Kadin 2025 yang disiarkan virtual, Senin (1/12/2025).

Purbaya menyebut kalau dijaganya ekonomi dalam negeri demi menghindari tekanan pasar global. Lebih lagi penerimaan dari dalam negeri menyumbang perekonomian Indonesia hingga 90 persen.

Maka dari itu Purbaya meminta untuk tidak takut dengan ketidakpastian global karena pasti akan terjadi setiap tahun. Untuk mencegahnya, Pemerintah juga akan fokus di pasar dalam negeri.

"Kita enggak usah takut dengan global uncertainty. Kenapa? Tiap tahun selalu ada global uncertainty, enggak bisa kita kendalikan, ngapain kita pusing-pusing? kita fokus dengan domestik demand yang menyumbang ke ekonomi sekitar 90 persen. Kalau saya jaga domestik demand maka ekonomi kita enggak akan kenapa-napa walaupun ekonomi global hancur," papar dia.

Bendahara Negara lalu bercerita soal krisis ekonomi pada tahun 2008-2009. Kala itu negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Jepang, Eropa, hingga Amerika Serikat mengalami pertumbuhan ekonomi negatif.

Berbeda dengan Indonesia yang mengalami pertumbuhan ekonomi 4,6 persen. Negara lain yang senasib dengan Indonesia kala itu adalah China dan India

"Karena kita perhatikan domestik demand. Caranya apa? Kalau 1997-1998 bunga naik, 2008-2009 bunga diturunkan, 97-98 IMF kebijakannya kencangkan ikat pinggang, sekarang kita, waktu itu ya, ekspansi fiskal. Jadi selama kita jaga domestic demand, ekonomi kita bagus. tapi kalau domestik demand dikuasai asing buat apa?" pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Purbaya Akui Iklim Investasi Indonesia Berantakan: Kalah dari Vietnam, Thailand, Malaysia

Menkeu Purbaya Akui Iklim Investasi Indonesia Berantakan: Kalah dari Vietnam, Thailand, Malaysia

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 11:44 WIB

Daftar Lengkap Ukuran Sepatu US ke Indonesia untuk Pria, Wanita, Anak hingga Bayi

Daftar Lengkap Ukuran Sepatu US ke Indonesia untuk Pria, Wanita, Anak hingga Bayi

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 11:37 WIB

4 Merek Sepatu Lokal Alternatif Skechers, Tawarkan Kenyamanan Level Sultan Mulai Rp100 Ribuan

4 Merek Sepatu Lokal Alternatif Skechers, Tawarkan Kenyamanan Level Sultan Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 12:26 WIB

5 Pilihan Sepatu Padel Wanita Pesaing Adidas dan Nike, Kualitas Berani Diadu!

5 Pilihan Sepatu Padel Wanita Pesaing Adidas dan Nike, Kualitas Berani Diadu!

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 10:58 WIB

Menteri UMKM Sebut Produk Tak Bermerek Lebih Berbahaya dari Thrifting: Tak Terlihat tapi Mendominasi

Menteri UMKM Sebut Produk Tak Bermerek Lebih Berbahaya dari Thrifting: Tak Terlihat tapi Mendominasi

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 10:34 WIB

12 Sepatu Lokal Mirip Adidas dan Puma Cocok Buat Supporter Bola

12 Sepatu Lokal Mirip Adidas dan Puma Cocok Buat Supporter Bola

Lifestyle | Selasa, 02 Desember 2025 | 10:32 WIB

Terkini

IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?

IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:30 WIB

Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian

Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:29 WIB

5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih

5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:25 WIB

Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut

Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:24 WIB

Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak

Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak

Banten | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:24 WIB

KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu

KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu

Kaltim | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:20 WIB

Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung

Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:18 WIB

BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM

BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:15 WIB

Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh

Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:15 WIB

3 Tablet Murah dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta untuk Belajar, Kerja dan Hiburan

3 Tablet Murah dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta untuk Belajar, Kerja dan Hiburan

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:15 WIB

×