Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.626, Pasar Cari Petunjuk dari Risiko Global

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 03 Desember 2025 | 09:34 WIB
Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.626, Pasar Cari Petunjuk dari Risiko Global
Ilustrasi petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS. (Suara.com/Alfian Winanto)
  • Rupiah melemah tipis 0,01% pada Rabu (3/12/2025) dibuka di level Rp16.626 per dolar AS.
  • Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS, tetapi peso Filipina dan won Korea melemah pagi itu.
  • Pelemahan rupiah diwaspadai karena sentimen global (Rusia-Ukraina) dan data utang pemerintah kuartal III-2025 mencapai Rp9.408,64 triliun.

Suara.com - Nilai tukar rupiah melemah sedikit pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Rabu (3/12/2025) dibuka di level Rp16.626 dolar Amerika Serikat (AS).

Alhasil, rupiah melemah 0,01 persen dibanding penutupan pada Selasa yang berada di level Rp 16.625 per dolar AS.

Selain itu, beberapa mata uang asia menunjukkan fluktuatif terhadap dolar.

Beberapa mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS pagi ini dengan baht Thailand menguat 0,25 persen.

Disusul, yen Jepang menguat 0,13 persen, yuan China menguat 0,07 persen, ringgit Malaysia menguat 0,05 persen, dolar Singapura menguat 0,05 persen dan dolar Hong Kong menguat 0,03 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS pagi ini. Peso Filipina melemah 0,27 persen. won Korea melemah 0,12 persen, dan dolar Taiwan melemah 0,03 persen.

Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]
Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,23, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 99,35

Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuabi, menyatakan bahwa rupiah harus mewaspadai sentimen dari global dan dalam negeri. Apalagi, dari tekanan Rusia-Ukraina kembali memanas.

Hal itu setelah meningkatnya frekuensi serangan pesawat nirawak terhadap infrastruktur Rusia.

"Serangan baru-baru ini sempat mengganggu pemuatan di terminal Laut Hitam Konsorsium Pipa Kaspia, jalur utama untuk minyak mentah Kazakhstan dan Rusia," katanya.

Selain itu, ketegangan antara Washington dan Caracas semakin dalam setelah para pejabat AS mengisyaratkan mereka mungkin akan memperketat pembatasan terhadap Venezuela, termasuk menutup wilayah udara mereka.

"Langkah ini menyusul meningkatnya tekanan AS terhadap Venezuela, dengan Trump menuduh negara itu membiarkan pengiriman narkoba mengalir dari wilayahnya," bebernya.

Sedangkan sentimen dalam negeri dipengaruhi oleh data Kementerian Keuangan yabg mencatatkan, posisi utang pemerintah per akhir Kuartal III-2025 senilai Rp 9.408,64 triliun.

Jika dirinci lebih lanjut, komposisi utang pemerintah Rp 9.408,64 triliun itu didominasi oleh hasil penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) Rp 8.187,55 triliun atau sekitar 87,02 persen.

"Sedangkan yang berasal dari pinjaman mencapai Rp 1.221,09 triliun (12,98 persen)," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Ngacir di Penutupan Sore ke Level Rp 16.708, Imbas BI Rate Ditahan

Rupiah Ngacir di Penutupan Sore ke Level Rp 16.708, Imbas BI Rate Ditahan

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 16:35 WIB

The Fed Bisa Bikin Rupiah Tembus Rp16.775 Hari Ini

The Fed Bisa Bikin Rupiah Tembus Rp16.775 Hari Ini

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 11:31 WIB

Tunggu Keputusan BI-Rate, Rupiah Masih Keok Lawan Dolar Amerika

Tunggu Keputusan BI-Rate, Rupiah Masih Keok Lawan Dolar Amerika

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 10:16 WIB

Gubernur BI: Redenominasi Rupiah Perlu Waktu 6 Tahun

Gubernur BI: Redenominasi Rupiah Perlu Waktu 6 Tahun

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 16:50 WIB

Aksi Jatuh Bareng: Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Terkoreksi

Aksi Jatuh Bareng: Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 15:49 WIB

Rupiah Kian Tertekan, Dibuka Melemah ke Rp16.754 per Dolar AS

Rupiah Kian Tertekan, Dibuka Melemah ke Rp16.754 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 09:51 WIB

Terkini

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:56 WIB

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 20:31 WIB

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:41 WIB

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:36 WIB

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:32 WIB

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Naiknya Harga BBM Nonsubsidi Berdampak Terbatas Terhadap Inflasi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:27 WIB

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh di atas 5 Persen di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:23 WIB

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Indonesia Bidik Swasembada 8 Pangan Strategis di 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:13 WIB

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

MBG Sampai ke Perbatasan IndonesiaTimor Leste, Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 19:09 WIB

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Jumlah Lapor SPT Tahunan Tembus 11,43 Juta Orang, Aktivasi Coretax 18,1 Juta

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 18:50 WIB