Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Rupiah Menguat di Penutupan Pasar, Sentimen The Fed dan Kebijakan BI Jadi Penopang

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Selasa, 02 Desember 2025 | 17:09 WIB
Rupiah Menguat di Penutupan Pasar, Sentimen The Fed dan Kebijakan BI Jadi Penopang
Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan taringnya pada penutupan perdagangan Selasa (2/12/2025). (Foto: antara)
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup menguat ke posisi Rp16.625 per dolar AS.
  • Mata uang Garuda ini menguat 0,23% dibanding penutupan sehari sebelumnya di level Rp16.663 per dolar AS.
  • Sementara itu, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.632 per dolar AS.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan taringnya pada penutupan perdagangan Selasa (2/12/2025).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup menguat ke posisi Rp16.625 per dolar AS, menguat 0,23% dibanding penutupan sehari sebelumnya di level Rp16.663 per dolar AS. Sementara itu, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.632 per dolar AS.

Penguatan rupiah terjadi di tengah pergerakan beragam mata uang Asia. Dolar Taiwan tercatat naik 0,1%, disusul ringgit Malaysia (0,04%), yuan China (0,03%), dan peso Filipina (0,019%). Dolar Hong Kong juga menguat tipis 0,004%.

Namun tidak semua mata uang bergerak positif. Rupee India justru menjadi yang paling tertekan dengan pelemahan 0,34%, disusul yen Jepang (-0,21%) dan baht Thailand (-0,08%). Adapun dolar Singapura mencatat kenaikan 0,03%.

Penguatan rupiah disebut sejalan dengan mulai meredanya tekanan eksternal. Research and Development ICDX, Taufan Dimas Hareva, menilai bahwa pasar kini semakin optimistis terhadap prospek aset negara berkembang.

“Ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada Desember mendorong pelemahan dolar AS secara bertahap, sehingga memberi ruang penguatan bagi rupiah,” ujarnya.

Selain itu, kebijakan stabilisasi Bank Indonesia juga punya andil besar. Intervensi triple intervention meliputi pasar spot, DNDF, dan pembelian SBN dinilai efektif menjaga dinamika pasar valas tetap terkendali.

“Penguatan likuiditas valas serta stabilitas inflasi nasional memperkuat persepsi fundamental Indonesia di mata pelaku pasar,” imbuh Taufan.

Melihat kombinasi sentimen global yang membaik dan langkah agresif Bank Indonesia, Taufan menilai rupiah masih punya peluang untuk melanjutkan penguatan dalam beberapa sesi perdagangan ke depan.

baca juga

“Dengan risk appetite global yang mulai pulih dan komitmen BI menjaga stabilitas nilai tukar, rupiah berpeluang besar menutup perdagangan dalam kondisi menguat, atau setidaknya tetap stabil,” katanya.

Pasar kini menanti rilis data ekonomi AS dan keputusan suku bunga The Fed sebagai penentu arah rupiah selanjutnya. Untuk sementara, rupiah boleh bernafas lega.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Makin Kokoh, Dolar AS Malah Melempem di Level Rp16.635

Rupiah Makin Kokoh, Dolar AS Malah Melempem di Level Rp16.635

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 09:46 WIB

Rupiah Cuma Menguat Sejengkal, tapi Tetap Lebih Perkasa dari Dolar AS

Rupiah Cuma Menguat Sejengkal, tapi Tetap Lebih Perkasa dari Dolar AS

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 15:43 WIB

Awal Desember, Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar Amerika Serikat

Awal Desember, Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 09:58 WIB

Terkini

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:36 WIB

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

Malang | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:35 WIB

×