Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

BGN Operasikan 276 SPPG sebagai Dapur Darurat Layani Pengungsi di Sumatera

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 03 Desember 2025 | 20:04 WIB
BGN Operasikan 276 SPPG sebagai Dapur Darurat Layani Pengungsi di Sumatera
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa seluruh layanan kedaruratan ini dijalankan dengan anggaran operasional reguler yang sudah tersedia di masing-masing SPPG. Foto Antara.
  • 276 SPPG di Sumatera beroperasi sebagai dapur darurat bagi pengungsi bencana.

  • Pendanaan dapur darurat tetap memakai anggaran rutin virtual account SPPG.

  • BGN siapkan layanan gizi harian tanpa tambahan anggaran khusus bencana.

Suara.com - Sebanyak 276 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tiga provinsi Sumatera resmi beroperasi sebagai dapur darurat untuk memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi yang terdampak banjir dan longsor.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa seluruh layanan kedaruratan ini dijalankan dengan anggaran operasional reguler yang sudah tersedia di masing-masing SPPG.

Menurut Dadan, SPPG merupakan infrastruktur pemerintah yang paling siap mendukung masyarakat ketika bencana terjadi. Di Aceh, terdapat 81 SPPG yang saat ini melayani pengungsi, sementara 80 lainnya tetap beroperasi normal. Di Sumatera Utara, sebanyak 129 SPPG aktif menyediakan makanan bagi pengungsi, dan di Sumatera Barat terdapat 66 SPPG dengan fungsi serupa.

“Jadi total seluruhnya ada 276 SPPG yang masih melayani pengungsi,” ujar Dadan di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Pendanaan dapur darurat juga dipastikan tetap berjalan melalui anggaran rutin yang tersimpan dalam virtual account tiap SPPG. Dana ini bersifat otomatis dapat digunakan untuk kegiatan harian maupun respons bencana.

“Ketika terjadi bencana, anak sekolah kan libur. Sementara banyak pengungsi itu juga anak-anak sekolah, jadi tetap harus kita layani,” jelas Dadan.

Meski demikian, layanan makanan untuk masyarakat terdampak bencana tetap mengacu pada skema reguler, yaitu pemberian porsi sekali per hari. Belum ada tambahan anggaran khusus untuk penanganan bencana. Dadan mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan penyesuaian anggaran jika kondisi di lapangan terus berkembang. “Nanti kita lihat,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Zulhas: Ahli Gizi di MBG Wajib Ada!

Menko Zulhas: Ahli Gizi di MBG Wajib Ada!

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 19:46 WIB

Bahas Bencana Sumatera di DPR, Menteri LH Siapkan Langkah Hukum Tegas: Tak Ada Dispensasi

Bahas Bencana Sumatera di DPR, Menteri LH Siapkan Langkah Hukum Tegas: Tak Ada Dispensasi

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 13:17 WIB

Terdampak Banjir, SPPG di Aceh Ganti MBG dengan Menu Lokal dan Masak Pakai Briket Batu Bara

Terdampak Banjir, SPPG di Aceh Ganti MBG dengan Menu Lokal dan Masak Pakai Briket Batu Bara

News | Rabu, 03 Desember 2025 | 10:00 WIB

Terkini

1,3 GW PLTS Atap Terpasang, Indonesia Bidik Target Ambisius 100 GW

1,3 GW PLTS Atap Terpasang, Indonesia Bidik Target Ambisius 100 GW

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:26 WIB

Dony Oskaria Wanti-wanti Telkom Nggak Boleh Rugi

Dony Oskaria Wanti-wanti Telkom Nggak Boleh Rugi

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 15:38 WIB

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 15:19 WIB

IHSG Masih 'Dibekukan' MSCI: Apa Kabar Empat Proposal Reformasi BEI?

IHSG Masih 'Dibekukan' MSCI: Apa Kabar Empat Proposal Reformasi BEI?

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 14:51 WIB

Thailand Akan Bangun Terusan Darat Pesaing Selat Malaka, Belajar dari Selat Hormuz

Thailand Akan Bangun Terusan Darat Pesaing Selat Malaka, Belajar dari Selat Hormuz

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 14:30 WIB

Bulog Siapkan Gudang Baru, 88 Titik Sudah Clear dari Target 100 Lokasi

Bulog Siapkan Gudang Baru, 88 Titik Sudah Clear dari Target 100 Lokasi

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 14:19 WIB

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 13:43 WIB

Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan untuk Kesetaraan Gender

Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan untuk Kesetaraan Gender

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:47 WIB

Gaduh PPN Jalan Tol, Anak Buah Menkeu Purbaya Bilang Begini

Gaduh PPN Jalan Tol, Anak Buah Menkeu Purbaya Bilang Begini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:40 WIB

Raja Jalan Tol Gugat Hary Tanoe Rp119 T, Emiten CMNP Berkirim Surat ke KY

Raja Jalan Tol Gugat Hary Tanoe Rp119 T, Emiten CMNP Berkirim Surat ke KY

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 12:31 WIB