Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Harga Minyak Dunia Susut Imbas Perundingan Moscow Gagal

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 05 Desember 2025 | 12:56 WIB
Harga Minyak Dunia Susut Imbas Perundingan Moscow Gagal
Ilustrasi kilang minyak. (Shutterstock)
  • Harga minyak dunia menguat pada Jumat, 5 Desember 2025, didorong prospek pemangkasan suku bunga The Fed.
  • Kenaikan harga ini dipicu ketegangan AS-Venezuela dan terhentinya perundingan damai yang berlangsung di Moskow.
  • Brent naik menjadi USD 63,32 dan WTI mencapai USD 59,71 per barel akibat sentimen pasar tersebut.

Suara.com - Harga minyak dunia menguat pada pembukaan pasar, Jumat, 5 Desember 2025. Kenaikan ini dipicu oleh 3 faktor yaitu, perkiraan pemangkasan suku bunga Federal Reserve, meningkatnya ketegangan AS-Venezuela, dan terhentinya perundingan damai di Moskow.

Mengutip dari Investing.com, harga minyak mentah Brent naik 6 sen atau 0,9 persen menjadi USD 63,32 per barel.

Sementara mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 4 sen, atau 0,07 persen, menjadi USD 59,71 per barel.

Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Berdasarkan survei yang dilakukan Reuters pada 28 November- 4 Desember terhadap para ekonom, diperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu depan.

Disebutkan penurunan suku bunga akan merangsang pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak.

Di sisi lain, pasar mengkhawatirkan potensi serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Venezuela. Kekhawatiran itu muncul usai pernyataan Presiden AS, Donald Trump yang akan mengambil tindakan untuk menghentikan peredaran narkoba dari Venezuela. 

Rystad Energy, perusahaan riset dan intelijen energi global memandang langka Trump itu bisa membahayakan produksi minyak mentah Venezuela sebesar 1,1 juta barel per hari, yang sebagian besarnya dipasok ke China. 

Selain itu, harga minyak dunia yang menguat, juga dipicu kegagalan perdamaian antara Ukraina dengan  Rusia. Dilaporkan perundingan perwakilan AS di Moskow tidak menemui titik temu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan Ukraina Tunda Perdamaian, Harga Minyak Dunia Menguat

Serangan Ukraina Tunda Perdamaian, Harga Minyak Dunia Menguat

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 11:41 WIB

Harga Minyak Melemah di Tengah Ketidakpastian Damai Rusia-Ukraina

Harga Minyak Melemah di Tengah Ketidakpastian Damai Rusia-Ukraina

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 12:37 WIB

OPEC Tahan Produksi, Harga Minyak Dunia Tetap Kokoh di Pasar Asia

OPEC Tahan Produksi, Harga Minyak Dunia Tetap Kokoh di Pasar Asia

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 11:11 WIB

Terkini

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Program DIB Harita Group Ubah Nasib Istri Nelayan, Kini Bisa Hasilkan Cuan Sendiri

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 22:03 WIB

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Komisaris Pertamina Cek Distribusi BBM dan LPG di Sorong, Pastikan Pasokan Terjaga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 21:06 WIB

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB