Bioekonomi Jadi Strategi Kunci Transformasi RI 2045, Apa Itu?

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 05 Desember 2025 | 17:56 WIB
Bioekonomi Jadi Strategi Kunci Transformasi RI 2045, Apa Itu?
Penguatan bioekonomi kembali menjadi sorotan utama dalam upaya mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Sebagai strategi kunci transformasi ekonomi. Foto ist.
baca 10 detik
    • Bioekonomi jadi strategi kunci transformasi menuju Indonesia Emas 2045.
    • Bappenas dan KEM perkuat IBI untuk hilirisasi dan kesejahteraan lokal.
    • Enam rekomendasi strategis disepakati untuk akselerasi bioekonomi nasional.

Suara.com - Penguatan bioekonomi kembali menjadi sorotan utama dalam upaya mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. Sebagai strategi kunci transformasi ekonomi yang telah tercantum dalam RPJPN 2025–2045, pemerintah bersama Koalisi Ekonomi Membumi (KEM) resmi mengukuhkan kembali Indonesia Bioeconomy Initiative (IBI) melalui pelaksanaan Workshop Bioekonomi Indonesia 2025 di Jakarta pada Kamis (4/12/2025).

Kegiatan ini mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, lembaga riset, komunitas, investor, hingga aktor makroekonomi mewakili ekosistem multipihak yang dibutuhkan untuk memastikan pengembangan bioekonomi berjalan menyeluruh, inklusif, dan berkelanjutan.

Deputi Bidang Pangan, SDA, dan Lingkungan Hidup Bappenas, Leonardo A. A. Teguh Sambodo, menegaskan bahwa bioekonomi harus sejalan dengan agenda hilirisasi dan pengelolaan potensi hayati yang bertanggung jawab.

“Setiap peningkatan permintaan produk hayati 9% dapat mengerek PDB hingga 10%,” ujarnya, menegaskan besarnya peluang nilai tambah dari sektor berbasis hayati darat maupun laut.

Pandangan itu diperkuat Deputi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Nani Hendiarti, yang menyoroti peran perhutanan sosial sebagai model bioekonomi pangan. Dengan 1,38 juta keluarga dan 65% pengelolaan berbasis agroforestry, sektor ini dinilai potensial mendorong komoditas unggulan seperti kopi, madu, hingga pangan lokal asal diiringi pendampingan, kepastian hak kelola, akses modal, dan pasar.

Sementara itu, Direktur KKSDA Bappenas, Dadang Jainal Mutaqin, menekankan bahwa masyarakat adalah aktor inti dalam Kerangka Bioekonomi Indonesia: sebagai produsen komunitas, mitra industri, dan penjaga ekosistem. Prinsip kesejahteraan menjadi fondasi transformasi ini.

Panel lintas sektor yang dipandu Ketua KEM, Gita Syahrani, menghasilkan enam rekomendasi strategis untuk mempercepat penguatan bioekonomi nasional:

  1. Penguatan rantai nilai lokal dan hilirisasi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
  2. Diversifikasi komoditas dan pilot project di sektor kesehatan, kecantikan, farmasi, dan F&B, didorong teknologi dan AI.
  3. Blended finance dan kemitraan publik-swasta-komunitas untuk memperluas pembiayaan rendah risiko.
  4. Perlindungan pengetahuan masyarakat adat dan kekayaan intelektual lokal agar manfaat ekonomi kembali ke komunitas.
  5. Peningkatan infrastruktur dan kapasitas lokal sehingga masyarakat menjadi pelaku aktif dari hulu hingga hilir.
  6. Penegakan regulasi lingkungan dan tata kelola lahan untuk memastikan bioekonomi berjalan inklusif dan berorientasi konservasi.

Diskusi menunjukkan bahwa banyak tantangan yang selama ini dianggap berjalan sendiri ternyata justru saling terkait dan dapat diatasi melalui kolaborasi lintas sektor. Di sinilah peran Koalisi Ekonomi Membumi (KEM) menjadi sentral sebagai penghubung dialog dan sinergi multipihak.

Menutup acara, Executive Director KEM, Fito Rahdianto, menegaskan perlunya pendekatan bottom-up dalam pengembangan bioekonomi.

baca juga

“Memanfaatkan pembelajaran pilot, memperkuat teknologi tepat guna yang melengkapi pengetahuan lokal, serta memastikan hilirisasi yang adil demi kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Laut Tak Lagi Murah Hati: Pesisir Hidup, tapi Ekonomi Pasang Surut

Ketika Laut Tak Lagi Murah Hati: Pesisir Hidup, tapi Ekonomi Pasang Surut

Your Say | Jum'at, 05 Desember 2025 | 08:39 WIB

Menko Airlangga Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,6 Persen di Tengah Bencana

Menko Airlangga Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,6 Persen di Tengah Bencana

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 19:00 WIB

Menkeu Purbaya Wanti-wanti Banjir Sumatra Ancam Pertumbuhan Ekonomi RI

Menkeu Purbaya Wanti-wanti Banjir Sumatra Ancam Pertumbuhan Ekonomi RI

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 17:48 WIB

Terkini

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sungai Lubuak Lakuak Meluap, Banjir Bandang Rendam Empat Jorong di Pandai Sikek

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 18:25 WIB

Banjir Aceh Barat Gerus Pondasi Rumah dan Jalan, 3 Kecamatan Terdampak

Banjir Aceh Barat Gerus Pondasi Rumah dan Jalan, 3 Kecamatan Terdampak

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:17 WIB

Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri

Bukan Tak Peduli, Ketika Masyarakat Adat Takut Membela Tanahnya Sendiri

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:15 WIB

Momen Personel Ungu Nyanyi di Konser, Rowman Bikin Cliquers Tepuk Tangan

Momen Personel Ungu Nyanyi di Konser, Rowman Bikin Cliquers Tepuk Tangan

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 18:06 WIB

150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan

150 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan di Madina, Ladang Seluas 5 Hektar Ditemukan di Pegunungan

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 18:04 WIB

Zero ODOL Mulai Januari 2027 Terancam Tak Tercapai, Akademisi Ungkap Masalahnya

Zero ODOL Mulai Januari 2027 Terancam Tak Tercapai, Akademisi Ungkap Masalahnya

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 18:04 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Ijazah Palsu, Budi Arie Beberkan Persiapan Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:00 WIB

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Ini Cara Minum Dirty Latte Si Kopi yang Lagi Viral, Jangan Asal Aduk!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 17:59 WIB

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Binance Pulihkan Dana Peretasan Kripto Senilai USD 6,3 Miliar, FBI Tuduh Hacker Korut

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:54 WIB

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Delapan Belas Cerita, Delapan Belas Cara Mempermainkan Pikiran Pembaca

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:50 WIB

×