Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Wamen ESDM: Investasi Hilirasi Nikel Diproyeksikan Tembus USD 618 Miliar pada 2040

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 08 Desember 2025 | 16:28 WIB
Wamen ESDM: Investasi Hilirasi Nikel Diproyeksikan Tembus USD 618 Miliar pada 2040
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, menegaskan bahwa kebijakan hilirisasi nikel telah membawa perubahan besar terhadap perputaran ekonomi nasional. Foto Antara.
  • Kebijakan hilirisasi nikel telah membawa perubahan besar terhadap perputaran ekonomi nasional. 
  • Pemerintah memproyeksikan arus investasi dari rantai industri nikel dapat menembus USD 618 miliar.
  • Pada 2017, ekspor nikel dan produk turunannya hanya menyentuh USD 3,3 miliar. Namun pada 2024, angkanya melesat lebih dari sepuluh kali lipat.

Suara.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, menegaskan bahwa kebijakan hilirisasi nikel telah membawa perubahan besar terhadap perputaran ekonomi nasional. Sejak pemerintah melarang ekspor bijih nikel (nickel ore) pada 2020, nilai tambah yang tercipta di dalam negeri melonjak tajam dan memperkuat struktur industri nasional.

Berbicara dalam agenda pembentukan Forum DPRD Provinsi Penghasil Nikel di Kantor DPRD Sulawesi Tengah, Palu, Minggu (7/12/2025), Yuliot memaparkan bahwa hilirisasi menjadi motor penggerak investasi jangka panjang. Bahkan, pada 2040 pemerintah memproyeksikan arus investasi dari rantai industri nikel dapat menembus USD 618 miliar, seiring berkembangnya ekosistem baterai dan kendaraan listrik global.

“Program hilirisasi diproyeksikan menciptakan 3 juta lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan PDB dan nilai ekspor secara signifikan,” ujar Yuliot dalam sambutannya, Senin (8/12/2025).

Lonjakan nilai ekspor menjadi bukti nyata. Pada 2017, ekspor nikel dan produk turunannya hanya menyentuh USD 3,3 miliar. Namun pada 2024, angkanya melesat lebih dari sepuluh kali lipat menjadi USD 33,9 miliar. Yuliot menyebut capaian tersebut sebagai hasil langsung dari industrialisasi mineral dan komitmen pemerintah menjaga rantai pasok strategis di dalam negeri.

“Hilirisasi adalah strategi kemandirian bangsa dan pondasi menuju Indonesia Emas 2045. Nilai tambah harus kita kunci di dalam negeri,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yuliot turut mengapresiasi pembentukan Forum DPRD Provinsi Penghasil Nikel, yang terdiri dari lima daerah utama: Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Papua Barat Daya. Kelima provinsi ini menjadi pusat produksi nikel nasional, menyumbang mayoritas dari total 365 Izin Usaha Pertambangan (IUP) nikel di Indonesia.

Sementara itu, industri pengolahan dalam negeri kian berkembang dengan keberadaan 79 smelter beroperasi, 74 dalam tahap konstruksi, dan 17 dalam proses perizinan.

Ketua DPRD Sulawesi Tengah, Mohammad Arus Abdul Karim, mengatakan forum tersebut berfungsi sebagai kanal komunikasi bersama antara daerah penghasil nikel dan pemerintah pusat.

“Forum ini adalah wadah untuk menyatukan suara wakil rakyat dan memastikan aspirasi daerah penghasil nikel didengar serta diakomodasi dalam kebijakan nasional,” ujarnya.

Dengan proyeksi investasi yang masif dan industri yang terus berkembang, hilirisasi nikel dipandang sebagai salah satu pilar transformasi ekonomi nasional. Pemerintah menegaskan pengelolaan sumber daya harus tetap berlandaskan keadilan, keberlanjutan, dan kesejahteraan masyarakat sesuai amanat UUD 1945 Pasal 33.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kewajiban Neto Indonesia Meroket di Kuartal III 2025, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi?

Kewajiban Neto Indonesia Meroket di Kuartal III 2025, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi?

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 12:50 WIB

Aceh Tak Lagi Gelap Gulita, Pasokan Listrik Hampir 100 Persen Pulih

Aceh Tak Lagi Gelap Gulita, Pasokan Listrik Hampir 100 Persen Pulih

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 11:27 WIB

Menkeu Purbaya Ogah 'Ngemis' Investasi ke Pihak Asing

Menkeu Purbaya Ogah 'Ngemis' Investasi ke Pihak Asing

Bisnis | Minggu, 07 Desember 2025 | 15:09 WIB

Terkini

Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar

Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 17:56 WIB

SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026

SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 17:51 WIB

Alasan IHSG Ambruk 3% dan 701 Saham Merah Hari Ini

Alasan IHSG Ambruk 3% dan 701 Saham Merah Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 17:26 WIB

Menkeu Purbaya Bongkar Alasan Copot Febrio dan Luky: Ada 'Noise' Internal!

Menkeu Purbaya Bongkar Alasan Copot Febrio dan Luky: Ada 'Noise' Internal!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:54 WIB

BTN Tak Bagikan Dividen, Laba Bersih Ditahan untuk Perkuat Modal

BTN Tak Bagikan Dividen, Laba Bersih Ditahan untuk Perkuat Modal

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:24 WIB

Babah Alun Rayakan Kemenangan Gugatan CMNP Terhadap Hary Tanoe dan MNC

Babah Alun Rayakan Kemenangan Gugatan CMNP Terhadap Hary Tanoe dan MNC

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:11 WIB

Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228

Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:08 WIB

Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri

Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:04 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Bunga KPR 1,75% dan Hiburan Meriah

BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Bunga KPR 1,75% dan Hiburan Meriah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:01 WIB

Potret Horor Ketimpangan Ekonomi: Harta 50 Triliuner RI Bertambah Rp13,48 Miliar Setiap hari

Potret Horor Ketimpangan Ekonomi: Harta 50 Triliuner RI Bertambah Rp13,48 Miliar Setiap hari

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:01 WIB