Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Kemenkeu Tunda Cukai MBDK, Purbaya: Ekonomi Masyarakat Belum Kuat

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 09 Desember 2025 | 12:18 WIB
Kemenkeu Tunda Cukai MBDK, Purbaya: Ekonomi Masyarakat Belum Kuat
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Screenshot YouTube Kadin]
  • Menkeu Purbaya menunda penerapan cukai MBDK hingga ekonomi nasional mencapai pertumbuhan enam persen atau lebih.
  • Kebijakan cukai MBDK tetap masuk APBN 2026 dengan target penerimaan negara diproyeksikan mencapai tujuh triliun rupiah.
  • Penundaan ini merespons pertanyaan Komisi XI DPR mengenai kejelasan skema dan potensi dampak defisit APBN.

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan kebijakan baru mengenai penerapan cukai pada Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK).

Cukai MBDK, yang telah ditargetkan sebagai salah satu sumber penerimaan negara dalam APBN 2026, ditegaskan baru akan diberlakukan apabila ekonomi nasional mampu tumbuh di kisaran 6 persen atau lebih.

Pernyataan ini merupakan respons langsung terhadap sorotan dari Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang menanyakan belum jelasnya skema penerapan cukai MBDK tersebut.

Purbaya menjelaskan, pihaknya belum berniat menerapkan kebijakan tersebut dalam waktu dekat karena alasan kondisi ekonomi masyarakat.

"Kalau ekonomi sudah tumbuh 6 persen lebih, kami akan datang ke sini untuk mendiskusikan cukai seperti apa yang pantas diterapkan. Kalau sekarang, saya pikir ekonomi masyarakat belum cukup kuat," kata Purbaya dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (9/12/2025), seperti yang dikutip via Antara.

Meskipun pelaksanaan cukai MBDK ditunda, Menkeu Purbaya mengonfirmasi bahwa target penerimaan dari cukai MBDK telah dimasukkan dalam APBN 2026 dengan proyeksi kontribusi sebesar Rp7 triliun.

Purbaya meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi akan menunjukkan perbaikan signifikan setelah triwulan pertama dan kedua tahun depan, sehingga pelaksanaan kebijakan tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi ekonomi yang aktual.

Untuk menutupi potensi kekosongan penerimaan dari cukai MBDK yang tertunda, Purbaya menambahkan bahwa penerimaan negara dapat tetap dioptimalkan melalui Bea Keluar atas komoditas emas dan batu bara pada tahun 2026.

Ia menegaskan, pihaknya akan lebih berhati-hati dan mempertimbangkan secara matang setiap kebijakan fiskal baru di masa depan.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, menyoroti ketidakjelasan sumber penerimaan lain yang akan menggantikan target cukai MBDK tersebut.

Fauzi meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjelaskan secara rinci model, roadmap, dan kategori cukai MBDK agar implementasinya jelas dan tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI lainnya, Dolfie Othniel Frederic Palit, menekankan kekhawatiran terkait potensi defisit APBN.

Ia menilai, jika target penerimaan Rp7 triliun dari Cukai MBDK tidak tercapai, sementara pos belanja sudah direncanakan, maka defisit akan meningkat dan menjadi beban masyarakat.

Dolfie menekankan perlunya Kemenkeu disiplin dalam perencanaan fiskal, termasuk memastikan asumsi penerimaan realistis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Target Kantongi Rp 23 Triliun dari Bea Keluar Emas dan Batu Bara Tahun Depan

Purbaya Target Kantongi Rp 23 Triliun dari Bea Keluar Emas dan Batu Bara Tahun Depan

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 17:56 WIB

Purbaya Ungkap Bobrok Ekspor Komoditas RI, Ungkap Kinerja Bea Cukai

Purbaya Ungkap Bobrok Ekspor Komoditas RI, Ungkap Kinerja Bea Cukai

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 17:24 WIB

Alasan Purbaya Tarik Bea Keluar Batu Bara Tahun Depan: Hilirisasi hingga Dekarbonisasi

Alasan Purbaya Tarik Bea Keluar Batu Bara Tahun Depan: Hilirisasi hingga Dekarbonisasi

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 16:43 WIB

Terkini

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:41 WIB

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:35 WIB

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:46 WIB

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:45 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:22 WIB