Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Aksi Jual Asing Warnai IHSG, Duo Saham Milik Keluarga Cendana Ambruk

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 09 Desember 2025 | 14:58 WIB
Aksi Jual Asing Warnai IHSG, Duo Saham Milik Keluarga Cendana Ambruk
Armada layanan jasa pelayaran LNG atau gas alam cair PT Humpuss Maritime Tbk (Humi). (ANTARA//HO/HUMI.)
  • Aksi jual bersih asing mendominasi perdagangan saham pada Selasa (9/12/2025), berfokus pada emiten terafiliasi Tommy Soeharto.
  • Saham GTSI menjadi sasaran jual terbesar asing dan harganya anjlok signifikan 5,74% pada jeda perdagangan sesi I.
  • Saham HUMI juga mengalami tekanan jual asing signifikan, mencatat jual bersih 45.146.500 lembar saham sesi I.

Suara.com - Aksi jual bersih (net foreign sell) oleh investor asing mendominasi perdagangan saham pada sesi I hari ini, Selasa (9/12/2025).

Fokus utama dari pelepasan saham tersebut terpantau mengarah pada dua emiten yang terafiliasi dengan pengusaha Tommy Soeharto, yaitu PT GTS Internasional Tbk (GTSI) dan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI).

Data perdagangan pada jeda siang menunjukkan bahwa kedua saham tersebut menjadi sasaran jual yang signifikan oleh investor non-domestik, menempatkan keduanya dalam daftar saham yang paling banyak dilepas asing berdasarkan volume.

Saham PT GTS Internasional Tbk (GTSI) menjadi emiten yang paling banyak dijual asing dari segi volume pada sesi I perdagangan hari ini. Aksi jual masif ini membuat harga saham GTSI bergerak anjlok hingga 5,74% pada jeda siang.

Net Foreign Sell (Volume): GTSI mencatatkan jual bersih asing sebanyak 50.450.500 saham.

Harga Penutupan Sesi I: Saham GTSI parkir di harga Rp230, melemah lebih dari 4 persen dari pembukaan. Sebelumnya, harga saham sempat berada di kisaran Rp232.

Aktivitas Transaksi: Menurut data IDX, sebanyak 333,8 juta saham GTSI telah ditransaksikan dengan frekuensi 20,28 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp80,01 miliar.

Humpuss Maritim (HUMI) Turut Tertekan

Senada dengan GTSI, saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) juga mengalami tekanan jual signifikan dari investor asing, menempatkannya di posisi kedua dalam daftar net foreign sell dari segi volume pada jeda siang.

Net Foreign Sell (Volume): Saham HUMI membukukan jual bersih asing sebanyak 45.146.500 saham.

Harga Penutupan Sesi I: Saham HUMI terpantau bergerak anjlok 2,01% pada sesi I perdagangan, dengan harga parkir di level Rp195, dan saat ini melemah di angka Rp193.

Aktivitas Transaksi: Data IDX mencatat sebanyak 358,1 juta saham HUMI telah ditransaksikan, dengan frekuensi 21,38 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp72,55 miliar.

Aksi pelepasan saham oleh investor asing secara besar-besaran pada dua emiten maritim yang terafiliasi dengan Tommy Soeharto ini menjadi sentimen negatif utama yang menekan pergerakan harga saham GTSI dan HUMI di pasar modal domestik pada awal pekan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RAJA Buka Suara soal Isu Keterkaitan Happy Hapsoro dengan CBRE

RAJA Buka Suara soal Isu Keterkaitan Happy Hapsoro dengan CBRE

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 11:40 WIB

Investor Saham Ritel Indonesia Capai 19,32 juta: Pengamat Minta Waspada FOMO

Investor Saham Ritel Indonesia Capai 19,32 juta: Pengamat Minta Waspada FOMO

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 10:36 WIB

IHSG Masih Betah di Level 8.700 pada Awal Perdagangan Selasa

IHSG Masih Betah di Level 8.700 pada Awal Perdagangan Selasa

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 09:14 WIB

Terkini

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:42 WIB

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:35 WIB

Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA

Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:31 WIB

BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group

BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:27 WIB

11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas

11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:24 WIB

KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan

KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:20 WIB

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:19 WIB

Pasar Karbon Global Jadi Ladang Cuan Baru dari Bisnis Energi Surya

Pasar Karbon Global Jadi Ladang Cuan Baru dari Bisnis Energi Surya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:10 WIB

Intip Strategi PGN Berdayakan UMKM Inklusif

Intip Strategi PGN Berdayakan UMKM Inklusif

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:09 WIB

Purbaya Bongkar Jurus Baru Dongkrak Ekonomi, Kendaraan Listrik Jadi Andalan

Purbaya Bongkar Jurus Baru Dongkrak Ekonomi, Kendaraan Listrik Jadi Andalan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:38 WIB