IHSG Masih Betah di Level 8.700 pada Awal Perdagangan Selasa

Achmad Fauzi Suara.Com
Selasa, 09 Desember 2025 | 09:14 WIB
IHSG Masih Betah di Level 8.700 pada Awal Perdagangan Selasa
Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • IHSG mencatat penguatan di awal perdagangan Senin, 8 Desember 2025, mencapai level 8.743, dengan apresiasi 0,24% hingga pukul 09.06 WIB.
  • Pada waktu tersebut, terjadi transaksi 4,19 miliar saham senilai Rp 1,88 triliun, dengan 242 saham menguat dan 281 saham melemah.
  • Proyeksi IHSG menunjukkan pergerakan bervariasi cenderung menguat, ditopang investor asing meskipun ada tekanan sentimen global.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih menghijau di awal perdagangan, Senin 8 Desember 2025. IHSG menguat di level 8.743.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG masih terapresiasi dengan naik 0,24 persen di level 8.731.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 4,19 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,88 triliun, serta frekuensi sebanyak 264.500 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 242 saham bergerak naik, sedangkan 281 saham mengalami penurunan, dan 434 saham tidak mengalami pergerakan.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ARTA, CASS, COIN, DCII, DSSA, DUTI, EXCL, FAST, JARR, KETR, MASB, PGUN.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, AADI, ASPI, BESS, BRAM, BREN, BUKK, CPIN, FPNI, INKP, INTP, JPFA, LINK.

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan hari ini, di tengah kombinasi sentimen global dan aksi investor asing.

Sentimen negatif datang dari pelemahan indeks di bursa Wall Street menjelang rapat bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), serta terkoreksinya harga mayoritas komoditas.

Baca Juga: Analisis Teknikal IHSG Hari Ini: GOTO dan BMRI Diborong, Indeks Saham Tertekan?

Dalam riset yang diterbitkan CGS International Sekuritas Indonesia, disebutkan bahwa pasar masih mencermati sikap The Fed terkait arah kebijakan moneter.

Ketidakpastian menjelang keputusan suku bunga turut menekan indeks global dan meningkatkan volatilitas pasar.

Namun, di sisi lain, aksi beli berkelanjutan dari investor asing diperkirakan mampu memberikan dorongan bagi IHSG. Arus dana asing tersebut menjadi penopang utama di tengah tekanan eksternal yang masih membayangi.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.640/8.570 dan resistance 8.780/8.850,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia dalam laporannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI