Daftar Pemilik Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Publik Punya Jatah 'Kecil'?

M Nurhadi

Selasa, 09 Desember 2025 | 17:41 WIB
Daftar Pemilik Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Publik Punya Jatah 'Kecil'?
BUMI

Suara.com - PT Bumi Resources Tbk (BUMI), salah satu perusahaan pertambangan batu bara terbesar di Indonesia, selalu menarik perhatian publik dan investor.

Di balik pergerakan sahamnya yang dinamis, ada sejumlah pihak besar yang menjadi pemegang kendali utama perusahaan.

Berdasarkan data kepemilikan saham terbaru per akhir September 2025, mayoritas saham BUMI dikuasai oleh segelintir entitas besar, yang totalnya mencapai lebih dari 60% dari keseluruhan saham. Sisanya, sekitar 30%, dimiliki oleh masyarakat luas atau investor publik.

Tiga Besar Pemilik Saham Institusi

Kepemilikan saham BUMI menunjukkan dominasi yang kuat dari entitas-entitas institusi, baik dari dalam maupun luar negeri. Berikut adalah rincian empat besar pemegang saham utama BUMI per 30 September 2025:

  • Mach Energy (Hongkong) Limited: 45,78% (170.000.000.000 saham).
  • Masyarakat (Publik): 30,68% (113.908.633.206 saham).
  • HSBC-FUND SVS A/C CHENGDONG INVESTMENT CORP-SELF: 9,11% (33.819.461.630 saham).
  • Treasure Global Investment Limited: 8,08% (30.000.000.000 saham).

1. Mach Energy (Hongkong) Limited

Posisi teratas sebagai pemegang saham terbesar BUMI saat ini dipegang oleh Mach Energy (Hongkong) Limited. Entitas asing ini menguasai porsi yang sangat besar, mencapai 45,78% dari total modal disetor perusahaan, setara dengan 170 miliar saham.

Mach Energy bukan hanya sekadar investor, tetapi merupakan bagian kunci dari konsorsium yang kini bertindak sebagai pengendali utama BUMI.

Konsorsium ini diketahui memiliki keterkaitan erat dengan dua kelompok usaha besar di Indonesia, yaitu Grup Bakrie dan Salim Group, menunjukkan adanya pergeseran dan penguatan kendali di tubuh perusahaan.

baca juga

2. Investor Institusi Global Lainnya

Di bawah Mach Energy, terdapat dua investor institusi besar lainnya yang memegang porsi signifikan:

  • HSBC-FUND SVS A/C Chengdong Investment Corp-Self: Entitas ini menduduki posisi kedua terbesar dengan kepemilikan sebesar 9,11% atau sekitar 33,81 miliar saham.
  • Treasure Global Investment Limited: Investor ini juga memiliki peran penting dengan kepemilikan sebanyak 8,08% atau 30 miliar saham.

Selain ketiga entitas di atas, investor seperti UBS Switzerland AG-Client Assets juga masuk dalam daftar pemegang saham utama, meskipun persentase kepemilikannya mungkin di bawah 5%.

Peran Penting Saham Publik

Meskipun perusahaan dikendalikan oleh sejumlah kelompok usaha dan institusi besar, porsi saham yang dimiliki oleh Masyarakat (Publik) ternyata masih sangat besar, yaitu mencapai 30,68% dari total saham perusahaan. Ini setara dengan lebih dari 113,9 miliar saham.

Kepemilikan publik di sini merujuk pada saham-saham yang dipegang oleh investor ritel (perorangan) maupun institusi yang masing-masing memiliki kepemilikan di bawah 5%.

Tingginya porsi saham publik (di atas 30%) memiliki konsekuensi penting:

  • Sensitivitas Pasar: Pergerakan harga saham BUMI menjadi sangat sensitif dan cepat bereaksi terhadap sentimen pasar secara umum, berita perusahaan, dan rekomendasi yang dikeluarkan oleh para analis saham.
  • Daya Tarik: Kinerja perusahaan yang positif akan dengan cepat menarik minat investor ritel. Misalnya, ketika BUMI mencatatkan kenaikan pendapatan yang melampaui ekspektasi, seperti mencapai US$1 miliar dalam sembilan bulan, hal ini menjadi katalis kuat yang mendorong aksi beli yang masif di pasar.

Secara keseluruhan, struktur kepemilikan saham BUMI menunjukkan adanya kendali yang terkonsolidasi oleh sejumlah entitas besar, namun dengan likuiditas yang tinggi berkat porsi saham publik yang substansial.

Investor perlu mencermati pergerakan para pemegang saham utama ini, karena keputusan mereka sangat memengaruhi arah dan kebijakan perusahaan di masa depan.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Terkoreksi Balik ke Level 8.600 Hari Ini, Dibayangi Ambil Untung Investor

IHSG Terkoreksi Balik ke Level 8.600 Hari Ini, Dibayangi Ambil Untung Investor

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 17:09 WIB

Belum Kering Luka Banjir, Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Aceh Siang Ini

Belum Kering Luka Banjir, Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Aceh Siang Ini

News | Selasa, 09 Desember 2025 | 15:05 WIB

Aksi Jual Asing Warnai IHSG, Duo Saham Milik Keluarga Cendana Ambruk

Aksi Jual Asing Warnai IHSG, Duo Saham Milik Keluarga Cendana Ambruk

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 14:58 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×