Disegel dan Jadi Penyebab Banjir, PTPN III Ternyata Berniat Tambah 59 Ribu Hektar Lahan Sawit

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 10 Desember 2025 | 13:54 WIB
Disegel dan Jadi Penyebab Banjir, PTPN III Ternyata Berniat Tambah 59 Ribu Hektar Lahan Sawit
Ilustrasi. PTPN III sendiri ternyata memiliki ambisi besar untuk menambah luas lahan sawitnya sebesar 59.000 hektar dalam lima tahun ke depan. Foto ist.
baca 10 detik
  • PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) tengah berada di pusaran kontroversi besar.
  • Penyegelan ini dilakukan karena aktivitas perkebunan sawit PTPN III di lokasi tersebut.
  • PTPN III sendiri ternyata memiliki ambisi besar untuk menambah luas lahan sawitnya sebesar 59.000 hektar dalam lima tahun ke depan.

Suara.com - PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) tengah berada di pusaran kontroversi besar. BUMN pemimpin holding perkebunan nasional ini menjadi salah satu dari empat perusahaan yang lahannya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru, Sumatra, disegel oleh Kementerian Lingkungan Hidup pada Senin (9/12/2025).

Penyegelan ini dilakukan karena aktivitas perkebunan sawit PTPN III di lokasi tersebut disinyalir kuat menjadi salah satu penyebab utama bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatra akhir November lalu.

Namun, di tengah kabar tersebut, muncul fakta yang memicu keheranan publik. PTPN III, perusahaan yang dituding merusak tata kelola lahan hingga memicu bencana, ternyata memiliki ambisi besar untuk menambah luas lahan sawitnya sebesar 59.000 hektar dalam lima tahun ke depan.

Rencana ekspansi lahan sawit seluas 59.000 hektar tersebut pernah diungkapkan oleh mantan Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, Mohammad Abdul Ghani, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BAKN DPR RI pada Maret 2025.

Ghani, yang saat ini telah digantikan oleh Denaldy Mulino Mauna sejak Juli 2025, menjelaskan bahwa komoditas sawit adalah pendorong utama keuntungan perusahaan.

“Jadi bagi komoditas sawit memang luar biasa tahun ini pertumbuhan labanya untuk tahun 2024. Untuk sawit kami memperbanyak, menambah luas sekitar 59 ribu hektare dalam lima tahun ke depan,” tutur Ghani pada Maret lalu.

Bahkan, PTPN III menargetkan kontribusi sawit mencapai 75% dari total pendapatan pada tahun 2025, seiring dengan menguatnya harga komoditas sawit di awal tahun. Ambisi ekspansi lahan ini kini dipertanyakan oleh banyak pihak, mengingat perusahaan baru saja dicap bermasalah secara lingkungan.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, menegaskan bahwa penyegelan dilakukan pada empat perusahaan yang diindikasikan kuat melanggar lingkungan dan berpotensi memperparah bencana di kawasan DAS Batang Toru.

Penyegelan ini membuat PTPN III, yang mengelola total lahan lebih dari 1,18 juta hektar (dengan 733.378 hektar berupa sawit), kini harus menghentikan sementara aktivitas di lokasi yang disegel.

baca juga

Selain PTPN III, tiga perusahaan besar lain yang turut disegel dan diperiksa adalah:

  1. PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE), pengelola proyek strategis PLTA Batang Toru 510 MW.
  2. PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe.
  3. PT Sago Nauli, perusahaan perkebunan sawit lokal.

Penyegelan ini ditandai dengan pemasangan Papan Pengawasan dan PPLH Line. Pemerintah menegaskan langkah ini adalah komitmen pengetatan pengawasan lingkungan. Investigasi lanjutan akan menentukan sanksi administratif, pidana, atau perbaikan teknis yang harus dijalankan perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keluarga Jadi Korban Banjir Aceh, Faul Gayo Ceritakan Perjuangan Mereka

Keluarga Jadi Korban Banjir Aceh, Faul Gayo Ceritakan Perjuangan Mereka

Your Say | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:35 WIB

Mandat Digitalisasi Negara: BUMN Ini Dianggap Punya 'Privilege' Bisnis Masa Depan!

Mandat Digitalisasi Negara: BUMN Ini Dianggap Punya 'Privilege' Bisnis Masa Depan!

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:30 WIB

6 Cara Membersihkan Motor Listrik Setelah Terendam Banjir

6 Cara Membersihkan Motor Listrik Setelah Terendam Banjir

Otomotif | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:49 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

×