Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Survei: Skincare Ditinggalkan, Konsumen Kini Fokus ke Produk Kesehatan

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 10 Desember 2025 | 17:01 WIB
Survei: Skincare Ditinggalkan, Konsumen Kini Fokus ke Produk Kesehatan
Survei Inventure–Alvara 2025 menemukan bahwa mayorias konsumen kini lebih fokus berbelanja produk kesehatan ketimbang skincare. Terjadi di tengah pelemahan ekonomi. (freepik)
  • Riset Inventure-Alvara 2025 menunjukkan 84% masyarakat Indonesia memprioritaskan inner wellness daripada skincare.
  • Pergeseran fokus ini didorong oleh konsumen yang lebih cerdas dalam mengeluarkan uang di tengah ekonomi melemah.
  • Kondisi ekonomi menekan menciptakan tren frugal consumer yang memprioritaskan manfaat nyata dan jangka panjang.

Suara.com - InventureAlvara 2025 mencatat pergeseran besar dalam cara masyarakat Indonesia mendefinisikan kecantikan. Riset terhadap 573 responden itu menunjukkan mayoritas konsumen kini lebih mengutamakan inner wellness atau kesehatan ketimbang skincare, perubahan yang mencuat di tengah tekanan dormant economy.

Berdasarkan survei yang dilakukan, sebanyak 84 persen responden memilih fokus pada wellness, sementara hanya 16 persen yang masih menempatkan skincare sebagai prioritas.

Pergeseran ini menandai perubahan orientasi dari tampilan luar ke kondisi tubuh dan pikiran yang lebih sehat sebagai fondasi kecantikan modern.

Kecantikan tak lagi dikejar lewat serum mahal atau krim premium. Konsumen kini memburu kualitas tidur yang lebih baik, pola makan bersih, kondisi emosi yang stabil, serta rutinitas suplementasi. Inner wellness dipandang memberi hasil nyata dan lebih tahan lama.

Managing Partner Inventure, Yuswohady, menilai perubahan preferensi ini mencerminkan kecerdasan baru konsumen dalam mengatur pengeluaran.

"Frugal consumer tidak berhenti merawat diri, tetapi mereka mengalihkan fokus dari kosmetik ke kesehatan tubuh secara menyeluruh," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (10/12/2025).

Dalam situasi ekonomi yang melemah, konsumen kian selektif dan hanya mau membayar untuk manfaat yang benar-benar terasa. Kestabilan fisik dan mental dianggap memberikan nilai lebih tinggi ketimbang skincare premium yang efeknya kerap lama terlihat atau tidak signifikan.

Gaya hidup urban yang menekan juga menjadi pendorong utama pergeseran ini. Konsumen mengejar ketenangan, energi stabil, kualitas tidur, serta keseimbangan emosi—kebutuhan yang tidak dapat dipenuhi oleh skincare, tetapi bisa dicapai melalui pendekatan wellness.

Ia menyebut kini wellness bukan lagi sekadar kategori produk. Ia berubah menjadi cara hidup dan strategi perawatan diri yang dianggap lebih relevan dalam menghadapi tekanan ekonomi dan tuntutan hidup modern.

"Wellness dianggap memberi dampak nyata dan berjangka panjang, bukan efek instan. Mereka berniat merawat akar masalah, bukan sekadar menutup permukaan," pungkasnya.

Gaya Hidup Frugal Jadi Tren

Sebelumnya dalam survei yang sama ditemukan bahwa perlambatan ekonomi berkepanjangan mulai menggerus ketahanan finansial rumah tangga, memaksa banyak keluarga mengalihkan fokus dari membangun aset menuju sekadar menjaga arus kas tetap hidup. Fenomena ini disebut sebagai frugal consumer.

Dalam survei terhadap 600 responden itu, gambaran pelemahan keuangan rumah tangga terlihat jelas. Pada pos tabungan, 35 persen responden mengaku simpanan mereka menurun, sedangkan hanya 10 persen yang mengalami peningkatan.

Kondisi yang lebih berat muncul di area investasi karena 40 persen responden melaporkan penurunan, sementara kenaikan hanya dirasakan 7 persen. Situasi tersebut memberikan sinyal kuat adanya pergeseran prioritas finansial masyarakat menuju kebutuhan jangka pendek.

Managing Partner Inventure, Yuswohady, menggambarkan perubahan ini sebagai titik balik perilaku konsumsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Rekomendasi Skincare Mengandung Peptide untuk Cegah Penuaan Dini

4 Rekomendasi Skincare Mengandung Peptide untuk Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:53 WIB

Daftar Skincare dan Makeup Gratis dari Sociolla di Promo Rangkaian 12.12, Cek Syaratnya!

Daftar Skincare dan Makeup Gratis dari Sociolla di Promo Rangkaian 12.12, Cek Syaratnya!

Lifestyle | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:31 WIB

4 Krim Pencerah Wajah yang Harganya Murah dan Sudah BPOM, Mulai Rp30 Ribuan

4 Krim Pencerah Wajah yang Harganya Murah dan Sudah BPOM, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 10 Desember 2025 | 10:50 WIB

4 Manfaat Serum Wajah untuk Perawatan Kulit yang Perlu Diketahui

4 Manfaat Serum Wajah untuk Perawatan Kulit yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 10 Desember 2025 | 10:21 WIB

Survei: Orang Indonesia Masuk Mode Bertahan, Gaya Hidup Frugal Jadi Tren

Survei: Orang Indonesia Masuk Mode Bertahan, Gaya Hidup Frugal Jadi Tren

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 20:51 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB