Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Survei: Skincare Ditinggalkan, Konsumen Kini Fokus ke Produk Kesehatan

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 10 Desember 2025 | 17:01 WIB
Survei: Skincare Ditinggalkan, Konsumen Kini Fokus ke Produk Kesehatan
Survei Inventure–Alvara 2025 menemukan bahwa mayorias konsumen kini lebih fokus berbelanja produk kesehatan ketimbang skincare. Terjadi di tengah pelemahan ekonomi. (freepik)
  • Riset Inventure-Alvara 2025 menunjukkan 84% masyarakat Indonesia memprioritaskan inner wellness daripada skincare.
  • Pergeseran fokus ini didorong oleh konsumen yang lebih cerdas dalam mengeluarkan uang di tengah ekonomi melemah.
  • Kondisi ekonomi menekan menciptakan tren frugal consumer yang memprioritaskan manfaat nyata dan jangka panjang.

“Penurunan tabungan, merosotnya investasi, dan pendapatan yang stagnan telah memaksa masyarakat masuk ke mode bertahan," ujarnya di Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Tekanan ekonomi juga tercermin dari jawaban responden mengenai pendapatan. Sebanyak 55 persen menilai pendapatannya masih tetap dan cukup. Namun, kelompok terbesar kedua yakni 14 persen menyatakan pendapatannya tetap tetapi sudah tidak mencukupi kebutuhan.

Ini menandakan stabilitas pendapatan tidak lagi menjadi indikator kemampuan masyarakat memenuhi biaya hidup yang terus meningkat.

"Di fase dormant economy seperti sekarang, konsumen berubah menjadi frugal consumer yaitu jauh lebih hemat, lebih kritis, dan lebih menuntut nilai. Mereka tidak lagi membeli berdasarkan keinginan, tetapi berdasarkan urgensi dan manfaat nyata yang dirasakan," tuturnya.

CEO Alvara Research Center, Hasannudin Ali, melihat gejala tersebut sebagai respons realistis masyarakat dalam menghadapi tekanan ekonomi jangka panjang.

"Data survei menunjukkan bahwa ketahanan finansial rumah tangga mulai rentan. Ketika pendapatan tidak lagi sebanding dengan kenaikan biaya hidup, konsumen mengalihkan fokus dari akumulasi aset menuju pengamanan arus kas harian," lanjutnya.

Kombinasi penurunan tabungan, melemahnya investasi, dan pendapatan yang stagnan itu mendorong terbentuknya perilaku konsumsi baru yang makin dominan, yakni frugal consumer. Konsumen tak sekadar berhemat, tetapi semakin selektif dan kritis terhadap nilai manfaat setiap pembelian.

Memasuki 2026, tren ini menjadi sinyal kuat bahwa efisiensi dan prioritas kebutuhan esensial akan menjadi norma utama dalam perilaku belanja masyarakat. Di tengah tekanan biaya hidup dan ekonomi yang belum pulih sepenuhnya, “makan tabungan” tampaknya akan menjadi strategi bertahan banyak keluarga Indonesia dalam waktu dekat.

"Dalam kondisi seperti ini, perilaku frugal bukan sekadar pilihan, tetapi strategi adaptif untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Rekomendasi Skincare Mengandung Peptide untuk Cegah Penuaan Dini

4 Rekomendasi Skincare Mengandung Peptide untuk Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:53 WIB

Daftar Skincare dan Makeup Gratis dari Sociolla di Promo Rangkaian 12.12, Cek Syaratnya!

Daftar Skincare dan Makeup Gratis dari Sociolla di Promo Rangkaian 12.12, Cek Syaratnya!

Lifestyle | Rabu, 10 Desember 2025 | 11:31 WIB

4 Krim Pencerah Wajah yang Harganya Murah dan Sudah BPOM, Mulai Rp30 Ribuan

4 Krim Pencerah Wajah yang Harganya Murah dan Sudah BPOM, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 10 Desember 2025 | 10:50 WIB

4 Manfaat Serum Wajah untuk Perawatan Kulit yang Perlu Diketahui

4 Manfaat Serum Wajah untuk Perawatan Kulit yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 10 Desember 2025 | 10:21 WIB

Survei: Orang Indonesia Masuk Mode Bertahan, Gaya Hidup Frugal Jadi Tren

Survei: Orang Indonesia Masuk Mode Bertahan, Gaya Hidup Frugal Jadi Tren

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 20:51 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB