Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Masih Menghijau Pagi Ini, Simak Saham-saham Cuan

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 15 Desember 2025 | 09:30 WIB
IHSG Masih Menghijau Pagi Ini, Simak Saham-saham Cuan
Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada 15 Desember 2025, mencapai level 8.667 atau naik 0,18 persen hingga pukul 09.15 WIB.
  • Pada perdagangan pagi tersebut, tercatat transaksi 8,94 miliar saham senilai Rp 5,55 triliun dengan 228 saham menguat dan 335 melemah.
  • Proyeksi IHSG pekan ini diperkirakan konsolidasi terbatas antara level 8.550 hingga 8.700 akibat sentimen global dan domestik.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada awal sesi perdagangan, Senin, 15 Desember 2025. IHSG menguat di level 8.705.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.15 WIB, IHSG terap menghijau di level 8.667 atau naik 0,18 persen dari penutupan pekan kemarin.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 8,94 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 5,55 triliun, serta frekuensi sebanyak 594.600 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 228 saham bergerak naik, sedangkan 335 saham mengalami penurunan, dan 394 saham tidak mengalami pergerakan. 

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, VINS, IATA, CARE, MBSS, MITI, RLCO, MGMA, NATO, CSIS, LAPD. 

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, SAFE, KETR, YPAS, BESS, KIJA, NIRO PSDN, SOUL, ISAP, PGUN.

Proyeksi IHSG

Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan bergerak terbatas dengan kecenderungan konsolidasi, seiring pelaku pasar mencermati sentimen global dan domestik yang masih berimbang.

Mengutip riset Phintraco Sekuritas,IHSG diproyeksikan bergerak dengan level resistance di 8.750, pivot di 8.600, dan support di 8.500.

Dari global, indeks Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Jumat (12/12) akibat koreksi saham-saham sektor kecerdasan buatan (AI). Kondisi tersebut membuat pergerakan indeks bursa AS cenderung mixed sepanjang pekan lalu. 

Koreksi ini dinilai sebagai indikasi rotasi sektor, di mana investor mulai mengalihkan dana ke saham-saham cyclical yang lebih sensitif terhadap siklus ekonomi, sekaligus melakukan profit taking pada saham berorientasi pertumbuhan, termasuk saham terkait AI.

Sejalan dengan itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun (U.S. 10-year Bond Yield) tercatat naik 4 basis poin ke level 4,188 persen. Sementara harga emas spot menguat sekitar 0,3 persen ke level US$4.293 per troy ounce pada akhir pekan lalu.

Pada pekan ini, perhatian investor global tertuju pada rilis sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat, di antaranya data nonfarm payrolls untuk periode Oktober dan November 2025. Selain itu, pasar juga akan mencermati rilis data retail sales, inflasi, serta indeks PMI. 

Keputusan kebijakan moneter dari bank sentral utama dunia seperti European Central Bank (ECB), Bank of England (BoE), dan Bank of Japan (BoJ) juga diperkirakan akan memengaruhi sentimen pasar.

Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia serta data pertumbuhan kredit perbankan yang dijadwalkan rilis pada 17 Desember 2025. Di sisi lain, aksi korporasi emiten diperkirakan masih akan menjadi salah satu katalis pergerakan IHSG.

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat terjadinya pelebaran histogram negatif pada indikator MACD. Namun demikian, pelemahan Stochastic RSI mulai melandai dan mendekati area oversold. IHSG juga masih bergerak di bawah level MA5.

Dengan kombinasi sentimen tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi mengalami konsolidasi pada kisaran level 8.550 hingga 8.700 sepanjang pekan ini.

Untuk pilihan saham unggulan pekan ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham INDY, BRPT, TINS, MEDC, INKP, dan MDKA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Aksi Borong Saham Direktur TPIA, Berapa Duit yang Dihabiskan?

Di Balik Aksi Borong Saham Direktur TPIA, Berapa Duit yang Dihabiskan?

Bisnis | Minggu, 14 Desember 2025 | 16:49 WIB

BBYB vs SUPA: Adu Prospek Saham, Valuasi, Kinerja, dan Dividen

BBYB vs SUPA: Adu Prospek Saham, Valuasi, Kinerja, dan Dividen

Bisnis | Minggu, 14 Desember 2025 | 09:39 WIB

50 Harta Taipan RI Tembus Rp 4.980 Triliun, APBN Menkeu Purbaya Kalah Telak!

50 Harta Taipan RI Tembus Rp 4.980 Triliun, APBN Menkeu Purbaya Kalah Telak!

Bisnis | Sabtu, 13 Desember 2025 | 12:10 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB