Pilu di Balik Bendera Putih Warga Aceh Terdampak Bencana

M Nurhadi

Selasa, 16 Desember 2025 | 13:52 WIB
Pilu di Balik Bendera Putih Warga Aceh Terdampak Bencana
Warga Aceh Kibarkan Bendera Putih [Ist]

Suara.com - Di Aceh, bendera putih yang dikibarkan oleh warga di berbagai titik termasuk di Aceh Timur dan sepanjang jalur nasional Banda Aceh–Medan bukanlah sekadar kain.

Ini adalah simbol keputusasaan, sinyal darurat, dan pengakuan bahwa mereka telah "menyerah oleh keadaan". Warga  menegaskan bahwa mereka sudah tidak sanggup lagi mengatasi dampak banjir dan minimnya bantuan yang datang.

Tindakan ini adalah seruan minta tolong yang mendesak kepada pemerintah pusat, yang dinilai lambat dalam penanganan bencana.

Bendera putih ini menjadi penanda bagi dunia bahwa masyarakat memerlukan bantuan segera. Ini adalah cara masyarakat sipil mendesak Presiden Prabowo Subianto agar menetapkan bencana ini sebagai bencana nasional.

Dengan status bencana nasional, diharapkan akan ada respons terpadu, penambahan logistik, tenaga medis, alat berat, dan kebutuhan vital lainnya yang tidak mampu dipenuhi oleh pemerintah daerah.

Masri selaku juru bicara Gerakan Rakyat Aceh Bersatu bahkan mengancam bahwa jika tuntutan ini tidak diindahkan, seluruh gerakan sipil di Aceh akan bersatu dan turun ke jalan pada 16 Desember 2025.

Selain bantuan darurat, tuntutan utama masyarakat juga mencakup pendataan kerusakan total, langkah relokasi, rekonstruksi, rehabilitasi, dan jaminan pemulihan ekonomi bagi rakyat kecil yang kehilangan sumber penghidupan.

Sejarah Bendera Putih

Penggunaan bendera putih oleh warga Aceh sebagai simbol "menyerah" atau "mengaku kalah oleh keadaan" ini sangat relevan dengan sejarah globalnya.

baca juga

Secara historis, bendera putih (atau kain putih) telah digunakan selama berabad-abad, terutama dalam konteks militer dan konflik, sebagai tanda gencatan senjata, negosiasi, atau menyerah tanpa syarat.

Sejak era Kekaisaran Romawi, catatan menunjukkan penggunaan kain putih untuk menandakan niat damai atau penyerahan diri. Warna putih dipilih karena kontrasnya yang jelas dan mudah dilihat di berbagai kondisi, serta melambangkan 'tanpa noda' atau 'netralitas'.

  • Menyerah: Ini adalah makna yang paling umum dikenal. Ketika sebuah pasukan atau pihak mengibarkan bendera putih, itu berarti mereka menghentikan perlawanan dan menyerahkan diri kepada musuh. Tujuannya adalah untuk mengakhiri pertempuran dan mencegah pertumpahan darah lebih lanjut.
  • Negosiasi atau Gencatan Senjata: Bendera putih juga sering digunakan oleh para perunding atau utusan yang ingin mendekati pihak musuh untuk bernegosiasi atau membicarakan gencatan senjata sementara. Ini memberikan kekebalan sementara kepada pembawa bendera, yang dihormati di bawah hukum perang internasional.

Dokumentasi tertua mengenai penggunaan bendera putih terlacak pada masa pemerintahan Dinasti Han di Tiongkok sekitar abad ke-1 Masehi.

Bagi kebudayaan China kala itu, putih tidak hanya digunakan dalam pertempuran, tetapi juga menjadi representasi dari rasa duka cita, kemalangan, serta ungkapan kesedihan yang mendalam.

Foto udara kerusakan rumah warga pasca diterjang banjir bandang di Desa Kota Lintang, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz]
Foto udara kerusakan rumah warga pasca diterjang banjir bandang di Desa Kota Lintang, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz]

Dalam kasus Aceh, masyarakat sipil mengambil makna "menyerah" namun bukan menyerah kepada musuh, melainkan kepada daya rusak bencana dan kondisi darurat yang tak tertanggulangi.

Bendera putih di Aceh bisa diterjemahkan sebagai sinyal 'menyerah' warga yang tidak lagi mampu menahan kondisi akibat bencana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantuan Shin Tae-yong untuk Korban Banjir Sumatra Disambut Antusias Korban

Bantuan Shin Tae-yong untuk Korban Banjir Sumatra Disambut Antusias Korban

Bola | Selasa, 16 Desember 2025 | 12:52 WIB

Anies Desak Banjir Sumatera Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Anies Desak Banjir Sumatera Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Video | Selasa, 16 Desember 2025 | 11:22 WIB

Pakar UGM: Hunian Tetap Korban Bencana di Sumatra Harus Dibangun di Zona Aman

Pakar UGM: Hunian Tetap Korban Bencana di Sumatra Harus Dibangun di Zona Aman

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 11:07 WIB

Terkini

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

Raffi Ahmad Lepas Tangan dari Deklarasi Mahasiswa Bayaran di Bundaran HI, Ini Pengakuannya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:02 WIB

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

HP Android Lemot? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Perlu Menghapus Semua Data

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

Sosok Ini Disebut Sari yang Berikan Almamater UBSI di Acara Bersama Raffi Ahmad

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

Waketum Golkar Soal Suket Gibran: Urusan Hukum Hampir Final, Kini Masuk Politik Negara

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

IHSG Ambruk 7% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bursa Menguap Rp721 Triliun

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:40 WIB

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

Respons Kapolresta Sleman Buntut Tudingan Mobilisasi Massa Rans Carnival yang Diboikot Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Kerja Keras Saja Tidak Cukup! Alasan Mengapa Keluar dari Kemiskinan Bukan Sekadar Soal Usaha

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:35 WIB

×