Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Rupiah Berbalik Menguat, Dolar Amerika Serikat Loyo Sentuh Level Rp16.667

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 17 Desember 2025 | 10:11 WIB
Rupiah Berbalik Menguat, Dolar Amerika Serikat Loyo Sentuh Level Rp16.667
Ilustrasi pertukaran nilai mata uang asing terhadap rupiah di salah satu gerai Money Changer di Jakarta. [Suara.com]
  • Rupiah dibuka menguat 0,14% pada Rabu (17/12/2025) di level Rp16.667 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya.
  • Pelemahan dolar AS menyebabkan mata uang Asia menguat, dengan peso Filipina memimpin penguatan terbesar 0,19%.
  • Analis memprediksi penguatan rupiah terbatas karena investor menanti keputusan suku bunga Bank Indonesia hari ini.

Suara.com - Nilai tukar rupiah mulai bangkit pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Rabu (17/12/2025) dibuka level Rp16.667 Amerika Serikat (AS).

Alhasil, rupiah menguat 0,14 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp 16.691 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.693 per dolar AS.

Dalam hal ini, pelemahan dolar AS terjadi di mata uang asing. Di mana peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,19 persen.

Selanjutnya ada baht Thailand yang menanjak 0,07 persen dan ringgit Malaysia yang terkerek 0,05 persen. Disusul, dolar Hongkong yang terangkat 0,04 persen.

Berikutnya, yen Jepang yang naik 0,02 persen dan yuan China terlihat menguat tipis 0,004 persen di pagi ini.

Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]
Ilustrasi Won Korea. [Pixabay]

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,27 persen.

Kemudian ada dolar Taiwan yang turun 0,04 persen dan dolar Singapura yang melemah 0,02 persen terhadap the greenback.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan, penguatan rupiah diperkirakan masih akan terjadi. Pasalnya, pembukaan hari ini dipengaruhi sentimen dalam negeri dan global.

"Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS setelah data pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun penguatan akan terbatas, dengan investor mengantisipasi penetapan suku bunga yang diumumkan Bank Indonesia pada hari ini.

Apalagi, diperkirakan suku bunga bakal ditahan pada akhir tahun 2025

"RDGBI sore ini yang walau diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, tapi berpotensi mensinyalkan pemangkasan kedepannya. Range 16600-16700," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Makin Kokoh, Dolar AS Malah Melempem di Level Rp16.635

Rupiah Makin Kokoh, Dolar AS Malah Melempem di Level Rp16.635

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 09:46 WIB

Rupiah Cuma Menguat Sejengkal, tapi Tetap Lebih Perkasa dari Dolar AS

Rupiah Cuma Menguat Sejengkal, tapi Tetap Lebih Perkasa dari Dolar AS

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 15:43 WIB

Awal Desember, Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar Amerika Serikat

Awal Desember, Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 09:58 WIB

Bos BI Mau Luncurkan Rupiah Digital, Apa Manfaatnya?

Bos BI Mau Luncurkan Rupiah Digital, Apa Manfaatnya?

Bisnis | Senin, 01 Desember 2025 | 07:49 WIB

Nilai Tukar Rupiah Merosot Lagi Jumat Petang, Ini Pemicunya

Nilai Tukar Rupiah Merosot Lagi Jumat Petang, Ini Pemicunya

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 17:19 WIB

Rupiah Jeblok di Pembukaan Hari Ini

Rupiah Jeblok di Pembukaan Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 28 November 2025 | 09:52 WIB

Terkini

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:58 WIB

Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun

Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:46 WIB

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:35 WIB

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:29 WIB

Biaya Medis Jebol Rp200 Juta, Ini Pentingnya Proteksi Sejak Dini

Biaya Medis Jebol Rp200 Juta, Ini Pentingnya Proteksi Sejak Dini

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:19 WIB

Investor Asing Antre Beli Saham EMAS, 50 Persen Jatah IPO Hong Kong Langsung Ludes

Investor Asing Antre Beli Saham EMAS, 50 Persen Jatah IPO Hong Kong Langsung Ludes

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:09 WIB

Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:59 WIB