Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Rupiah Makin Kokoh, Dolar AS Malah Melempem di Level Rp16.635

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Selasa, 02 Desember 2025 | 09:46 WIB
Rupiah Makin Kokoh, Dolar AS Malah Melempem di Level Rp16.635
Ilustrasi uang rupiah. [Antara]
  • Pada Selasa (2/12/2025), rupiah menguat 0,17% ke Rp16.635 per dolar AS, lebih baik dari penutupan hari sebelumnya.
  • Penguatan rupiah didorong faktor eksternal berupa ekspektasi pelonggaran The Fed menekan nilai dolar AS.
  • Faktor internal penguatan berasal dari ekspansi manufaktur Indonesia yang mencapai 53,3 pada November 2025.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terus menguat pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Selasa (2/12/2025) dibuka di level Rp16.635 dolar Amerika Serikat (AS).

Alhasil, rupiah menguat 0,17 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp 16.663 per dolar AS.

Selain itu, beberapa mata uang Asia menunjukkan fluktuatif terhadap dolar.

Peso Filipina mencatat penguatan terbesar yakni 0,30 persen, disusul rupiah yang menguat 0,20 persen. Lalu, ringgit Malaysia yang menguat 0,03 persen.

Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand melemah 0,14 persen, won Korea melemah 0,10 persen.

Diikuti yen Jepang melemah 0,09 persen, yuan China melemah 0,05 persen, dolar Hong Kong melemah 0,02 persen dan dolar Taiwan melemah 0,003 persen terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,41, tak berubah dari sehari sebelumnya yang juga ada di level 99,41.

Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]
Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]

Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi, menyatakan nilai tukar rupiah menguat dipengaruhi faktor eksternal dan internal.

Dari sisi ekternal disebabkan oleh perubahan tajam ekspektasi pelonggaran The Fed dan laporan bahwa penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett muncul sebagai kandidat terdepan untuk menjadi Ketua The Fed berikutnya telah menekan dolar, yang pada hari Jumat mencatat minggu terburuknya dalam empat bulan.

"Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan, ada kemungkinan besar Presiden Donald Trump akan mengumumkan pilihannya sebelum Natal," katanya.

Selain itu, fokus pasar pada data PMI Manufaktur ISM AS, yang diperkirakan akan sedikit menurun menjadi 48,6 pada bulan November dari 48,7 pada bulan Oktober, kemudian data ISM sektor Jasa untuk bulan November, Produksi Industri, Perubahan Ketenagakerjaan ADP, dan Klaim Pengangguran Awal untuk pekan yang berakhir pada 29 November lalu.

Sedangkan dalam negeri disebabkan oleh laporan terbaru S&P Global, menyebut kondisi ekspansi bulan ini didorong oleh kenaikan volume output dan merupakan pertumbuhan pesanan baru tercepat sejak Agustus 2023.

"Data menunjukkan bahwa perbaikan permintaan didorong oleh pasar domestik, karena pesanan ekspor baru turun pada laju yang cukup kuat. Perbaikan kondisi permintaan secara umum juga memacu meningkatnya kebutuhan tenaga kerja dan aktivitas pembelian," imbuhnya.

Selain itu, aktivitas manufaktur Indonesia kembali menunjukkan ekspansi berturut dalam 4 bulan terakhir.

PMI manufaktur Indonesia pada November 2025 berada di level 53,3 atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya 51,2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tunggu Keputusan BI-Rate, Rupiah Masih Keok Lawan Dolar Amerika

Tunggu Keputusan BI-Rate, Rupiah Masih Keok Lawan Dolar Amerika

Bisnis | Rabu, 19 November 2025 | 10:16 WIB

Gubernur BI: Redenominasi Rupiah Perlu Waktu 6 Tahun

Gubernur BI: Redenominasi Rupiah Perlu Waktu 6 Tahun

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 16:50 WIB

Aksi Jatuh Bareng: Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Terkoreksi

Aksi Jatuh Bareng: Rupiah dan Mata Uang Asia Kompak Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 15:49 WIB

Rupiah Kian Tertekan, Dibuka Melemah ke Rp16.754 per Dolar AS

Rupiah Kian Tertekan, Dibuka Melemah ke Rp16.754 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 18 November 2025 | 09:51 WIB

Rupiah Melemah, Sentimen Suku Bunga The Fed Jadi Faktor Pemberat

Rupiah Melemah, Sentimen Suku Bunga The Fed Jadi Faktor Pemberat

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 21:11 WIB

Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar Amerika Serikat

Rupiah Dibuka Keok Lawan Dolar Amerika Serikat

Bisnis | Senin, 17 November 2025 | 09:35 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB