KEK Mandalika Kembali Dikembangkan, Mau Bangun Marina

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 17 Desember 2025 | 19:37 WIB
KEK Mandalika Kembali Dikembangkan, Mau Bangun Marina
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, NTB. [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]
  • ITDC mengembangkan KEK Mandalika dengan inisiatif strategis termasuk pembangunan marina untuk memperkuat konektivitas regional.
  • KEK Mandalika diposisikan sebagai mesin penggerak ekonomi nasional, terbukti dari dampak MotoGP yang menyumbang Rp 4,96 triliun.
  • Hingga Kuartal IV-2025, total investasi di Mandalika mencapai Rp 5,73 triliun didukung fasilitas dan kalender event terstruktur.

Suara.com - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika kembali memasuki fase pengembangan lanjutan. InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyiapkan sejumlah inisiatif strategis, termasuk rencana pembangunan marina, untuk memperkuat konektivitas kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko sekaligus Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, mengatakan pengembangan tahap berikutnya dilakukan seiring meningkatnya intensitas event dan aktivitas di kawasan tersebut.

Ia menjelaskan, ITDC tengah menyiapkan berbagai langkah strategis, mulai dari masuknya brand internasional, pengembangan marina untuk memperkuat konektivitas laut, pembentukan eastern premium zone, penguatan central zone sebagai tuan rumah event global, hingga komersialisasi kawasan hunian serta retail–lifestyle.

ITDC menegaskan posisi KEK Mandalika tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai sportstainment destination dan value creator bagi perekonomian nasional, dengan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai penarik utama aktivitas kawasan.

MotoGP Mandalika 2025 Siap dimulai (Instagram)
MotoGP Mandalika 2025 Siap dimulai (Instagram)

"Mandalika tidak hanya kami posisikan sebagai destinasi pariwisata, tetapi sebagai mesin penggerak ekonomi kawasan. Setiap aktivasi di sirkuit dan kawasan dirancang untuk menciptakan multiplier effect yang nyata, mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, penguatan perputaran ekonomi lokal, hingga penyerapan tenaga kerja," ujar Ahmad di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Ia mencontohkan dampak ekonomi dari penyelenggaraan ajang internasional, khususnya MotoGP Indonesia. Event tersebut mencatat tren peningkatan jumlah penonton dari tahun ke tahun dengan total penonton mencapai 140.324 orang.

Selain itu, MotoGP Indonesia juga memberikan dampak ekonomi hingga Rp 4,96 triliun, menghasilkan media value sebesar Rp 1,33 triliun, serta menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal. Kontribusi ini menegaskan peran KEK Mandalika terhadap perekonomian daerah dan nasional.

Tak hanya menjadi tuan rumah balapan kelas dunia, Pertamina Mandalika International Circuit kini mencatat lebih dari 309 aktivasi per tahun, mulai dari olahraga internasional, hiburan, budaya, hingga kegiatan komunitas. Aktivasi berkelanjutan tersebut turut mendorong pertumbuhan ekosistem usaha di kawasan Mandalika.

Saat ini, kawasan tersebut telah didukung oleh 128 homestay, 965 kamar hotel, puluhan restoran, UMKM, serta berbagai fasilitas pendukung pariwisata lainnya.

Untuk menjaga keberlanjutan dampak ekonomi, ITDC telah menyiapkan kalender event terstruktur sepanjang 2026. Sejumlah ajang seperti Mandalika Racing Series, Mandalika Festival of Speed, GT World Challenge Asia, hingga Grand Prix of Indonesia (MotoGP) akan tetap menjadi anchor event.

"Event besar menjadi anchor, namun dampak sesungguhnya tercermin dari kesinambungan aktivitas kawasan. Hal ini tercermin dari tumbuhnya UMKM, meningkatnya tingkat okupansi hotel yang kini berada di kisaran 54 persen per tahun, serta meningkatnya kepercayaan investor terhadap KEK Mandalika sebagai KEK pariwisata," imbuh Ahmad.

Hingga kuartal IV-2025, total investasi yang masuk ke KEK Mandalika telah mencapai Rp 5,73 triliun dengan estimasi Internal Rate of Return (IRR) sebesar 11,2 persen. Capaian ini menunjukkan daya tarik KEK Mandalika sebagai destinasi investasi yang kompetitif dan berkelanjutan.

KEK Mandalika yang dikelola ITDC memiliki luas 1.175 hektare dengan garis pantai sepanjang 16 kilometer. Kawasan ini didukung infrastruktur strategis terintegrasi, mulai dari sirkuit bertaraf internasional, hotel, kawasan komersial, hingga konektivitas melalui bypass Bandara Internasional Lombok.

Selain itu, KEK Mandalika juga memperoleh berbagai fasilitas fiskal dan nonfiskal, seperti insentif pajak, pembebasan bea masuk, serta skema pemanfaatan lahan hingga 80 tahun, yang memberikan kepastian bagi investor.

ITDC berharap pengelolaan KEK Mandalika dapat menjadi best practice bagi pengembangan KEK lain di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Mandalika sebagai ikon transformasi pariwisata nasional berbasis event, investasi, dan dampak ekonomi nyata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian ESDM Berhati-hati Tangani Tambang Emas Ilegal di Mandalika

Kementerian ESDM Berhati-hati Tangani Tambang Emas Ilegal di Mandalika

Bisnis | Selasa, 11 November 2025 | 19:46 WIB

Bahlil Tak Ambil Pusing Soal Tambang Emas di Mandalika: Proses Hukum Aja!

Bahlil Tak Ambil Pusing Soal Tambang Emas di Mandalika: Proses Hukum Aja!

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 15:34 WIB

Perkuat Sport Tourism dan Ekonomi Lokal, BRI Dukung Indonesia Mendunia Melalui MotoGP Mandalika 2025

Perkuat Sport Tourism dan Ekonomi Lokal, BRI Dukung Indonesia Mendunia Melalui MotoGP Mandalika 2025

Bisnis | Minggu, 05 Oktober 2025 | 19:12 WIB

Terkini

Bukan Karena Kapal Rusak, Ini Biang Kerok Antrean Kendaraan di Bakauheni

Bukan Karena Kapal Rusak, Ini Biang Kerok Antrean Kendaraan di Bakauheni

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:46 WIB

Konflik AS-Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga BBM di 95 Negara, RI Paling Merana?

Konflik AS-Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga BBM di 95 Negara, RI Paling Merana?

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:14 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026: PLN Berangkatkan 12.500 Pemudik Sekaligus Tekan Emisi

Mudik Gratis BUMN 2026: PLN Berangkatkan 12.500 Pemudik Sekaligus Tekan Emisi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:57 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Presiden Prabowo Perintahkan Genjot Produksi Batu Bara

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Presiden Prabowo Perintahkan Genjot Produksi Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:53 WIB

Sistem Kelistrikan PLN Sumatera Utara Andal, Siap Layani Periode Idul Fitri 2026

Sistem Kelistrikan PLN Sumatera Utara Andal, Siap Layani Periode Idul Fitri 2026

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:44 WIB

10 Cara Mengelola Sisa Gaji Bulanan Jika THR Habis Terpakai Mudik

10 Cara Mengelola Sisa Gaji Bulanan Jika THR Habis Terpakai Mudik

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:35 WIB

Jangan Cuma Habis buat Baju Baru! Ini 10 Cara Putar THR Jadi Passive Income Modal Kecil

Jangan Cuma Habis buat Baju Baru! Ini 10 Cara Putar THR Jadi Passive Income Modal Kecil

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:02 WIB

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:43 WIB

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:17 WIB

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:07 WIB