Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mulai Bangkit, Rupiah Beri Tekanan pada Dolar ke Level Rp16.706

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 19 Desember 2025 | 09:44 WIB
Mulai Bangkit, Rupiah Beri Tekanan pada Dolar ke Level Rp16.706
Ilustrasi petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah menguat 0,10 persen pada Jumat (19/12/2025) dibuka di level Rp16.706 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg.
  • Penguatan rupiah dipengaruhi sentimen domestik dan global, terutama meredanya tekanan inflasi Amerika Serikat baru-baru ini.
  • Analis memperkirakan penguatan rupiah terbatas karena investor mewaspadai prospek kebijakan suku bunga Bank Indonesia ke depan.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berbalik menguat pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Jumat (19/12/2025) dibuka pada level Rp16.706 Amerika Serikat (AS).

Alhasil, rupiah menguat 0,10 persen dibanding penutupan pada Kamis yang berada di level Rp 16.723 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.722 per dolar AS.

Penguatan dolar AS terjadi di mata uang asing. Di mana, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,11 persen.

Berikutnya, ada dolar Taiwan yang terkerek 0,05 persen dan peso Filipina naik 0,02 persen Disusul, yuan China yang menguat tipis 0,004 persen.

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,32 persen.

Ilustrasi Yen. [Pixabay]
Ilustrasi Yen. [Pixabay]

Kemudian ada yen Jepang yang tertekan 0,12 persen, dan baht Thailand yang terkoreksi 0,08 persen Lalu ada dolar Singapura yang turun 0,05 persen.

Diikuti, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,005 persen terhadap the greenback di pagi ini.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah diperkirakan masih akan terjadi.

baca juga

Pasalnya, pembukaan hari ini dipengaruhi sentimen dalam negeri dan global.

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS setelah data inflasi menunjukkan tekanan harga di AS yang mereda, menigkatkan prospek pemangkasan suku bunga the Fed", katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun, dia juga mewaspadai reaksi investor mengenai keputusan Bank Indonesia (BI) yang memutuskan untuk memangkas suku bunganya. Hal ini bisa membuat rupiah tertekan.

"Namun penguatan mungkin terbatas, mengingat rupiah juga masih terbebani oleh prospek pemangkasan suku bunga BI. 16.650-16.750," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cadangan Devisa Indonesia Melonjak per November, Tembus Rp 2.500 Triliun

Cadangan Devisa Indonesia Melonjak per November, Tembus Rp 2.500 Triliun

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 12:40 WIB

Rupiah Lemah Pagi Ini di Level Rp 16.665 per USD

Rupiah Lemah Pagi Ini di Level Rp 16.665 per USD

Bisnis | Jum'at, 05 Desember 2025 | 09:46 WIB

Rupiah Lemah Tak Berdaya Sore Ini Disebabkan Investor Cemas soal Data Cadangan Devisa

Rupiah Lemah Tak Berdaya Sore Ini Disebabkan Investor Cemas soal Data Cadangan Devisa

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 16:13 WIB

Rupiah Melemah Tipis Terhadap Dolar AS, Investor Khawatir Cadangan Devisa Indonesia

Rupiah Melemah Tipis Terhadap Dolar AS, Investor Khawatir Cadangan Devisa Indonesia

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2025 | 09:51 WIB

Rupiah Lesu Lawan Dolar AS Hari Ini, Kondisi Geopolitik Jadi Pemicu

Rupiah Lesu Lawan Dolar AS Hari Ini, Kondisi Geopolitik Jadi Pemicu

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 16:06 WIB

Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.626, Pasar Cari Petunjuk dari Risiko Global

Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.626, Pasar Cari Petunjuk dari Risiko Global

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 09:34 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB