Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Target Mandatori Semester II-2025, ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Alat-alat Berat

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Minggu, 21 Desember 2025 | 13:22 WIB
Target Mandatori Semester II-2025, ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Alat-alat Berat
Petugas menunjukkan sampel bahan bakar minyak (BBM) B-20, B-30, dan B-100 di Jakarta, Selasa (26/2/2019). Antara/Aprillio Akbar/aww/aa.
  • Kementerian ESDM sedang menguji coba penerapan mandatori B50 pada kendaraan berat, kereta, kapal, dan alat pertanian sebelum berlaku 2026.
  • Implementasi penuh B50 direncanakan paling cepat pada semester kedua tahun 2026 jika semua proses uji coba berjalan sukses.
  • Mandatori B50 bertujuan mengurangi impor solar, melanjutkan program B40 yang berhasil menghemat devisa Rp 107 triliun pada 2025.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan mandatori B50 yang akan diberlakukan pada semester dua 2026 saat ini masih dalam proses uji coba di sejumlah kendaraan berat.

Uji coba dilakukan untuk memastikan keadaan mesin, sebelum biodiesel 50 persen atau B50 diterapkan ke seluruh kendaraan. 

"Nah sekarang masih berlanjut. Jadi kita tes ini di alat-alat berat, di kereta, kapal, alat pertanian. Semua yang berbau itu semua kita sekarang lagi tes secara paralel," kata Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia di Jakarta dikutip Minggu (21/12/2025). 

Ia menjelaskan, proses uji coba akan berlangsung selama kurang lebih 6 hingga 7 bulan. Uji coba mulai dilakukan sejak dua minggu yang lalu.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].

Bahlil menyebut kondisi mesin kendaraan akan terlihat pada 2 hingga 3 bulan setelah uji coba dilakukan. "Makanya dibutuhkan waktu 6 bulan untuk bisa kita melakukan penyesuaian," katanya. 

Mantan Menteri Investasi dan Hilirisasi ini memastikan, jika proses uji coba berhasil, implementasikan B50 akan dijalankan pada semester dua 2026, sesuai target yang ditetapkan pemerintah. 

"Dengan time schedule yang seperti itu, maka dapat dipastikan, andaikan B50 kita implementasikan, katakanlah sukses dalam tes, maka itu kemungkinan besar dilakukan pada semester ke-2 paling cepat," ujar Bahlil. 

Sebagaimana diketahui penerapan mandatori B50 bertujuan untuk menekan ketergantungan terhadap impor solar. B50 merupakan 50 persen campuran bahan bahan bakar nabati atau biodiesel yang bersumber dari minyak mentah kelapa sawit (crude palm oil /CPO) yang diolah. 

Pada 2025, mandatori B40 telah diperlakukan. Hasilnya berkontribusi terhadap penghematan devisa negara sebesar Rp 107 triliun. 

Kementerian ESDM mencatat, realisasi penyerapan biodiesel hingga 6 November 2025 mencapai sekitar 12,11 juta kiloliter (kl). Realisasi itu mencapai 77,8 persen dari target penyerapan sebesar 15,6 juta kl.

Adapun kapasitas produksi biodiesel nasional mencapai 22 juta kl yang terdiri dari 28 pabrik biodiesel, dan 25 badan usaha untuk bahan bakar nabati. Produsen itu tersebar di Sumatera, Kalimantan dan Jawa. 

Dengan adanya mandatori B40 juga memberikan terhadap nilai tambah crude palm oil (CPO). Tercatat hingga November 2025 telah mencapai Rp 16,89 triliun. 

Di sisi lain untuk memastikan ketersediaan CPO pemerintah tengah mempersiapkan tiga opsi, pemberlakuan Domestic Market Obligation (DMO), peremajaan perkebunan sawit yang sudah ada atau intensifikasi, dan pembukaan lahan baru. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jurus Bahlil Amankan Stok BBM di Wilayah Rawan Bencana Selama Nataru

Jurus Bahlil Amankan Stok BBM di Wilayah Rawan Bencana Selama Nataru

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2025 | 12:54 WIB

Pilihan Baru BBM Ramah Lingkungan, UltraDex Setara Standar Euro 5

Pilihan Baru BBM Ramah Lingkungan, UltraDex Setara Standar Euro 5

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2025 | 20:45 WIB

Pelanggan Pertamina Kabur ke SPBU Swasta, Kementerian ESDM Masih Hitung Kuota Impor BBM

Pelanggan Pertamina Kabur ke SPBU Swasta, Kementerian ESDM Masih Hitung Kuota Impor BBM

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2025 | 18:26 WIB

Terkini

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

BTN Salurkan KPP Hampir Rp3 Triliun

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Prabowo Minta Purbaya Ganti Pimpinan Bea Cukai, Singgung Kasus Era Orde Baru

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Pemerintah Beri Insentif Pajak 0 Persen Bagi Eksportir SDA, Ini Syaratnya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:30 WIB

Sentimen BUMN Makelar Eskpor Bikin IHSG Kacau Balau, Ambruk Lagi 0,82%

Sentimen BUMN Makelar Eskpor Bikin IHSG Kacau Balau, Ambruk Lagi 0,82%

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:06 WIB

Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya

Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:56 WIB

Mulai 1 Juni, BUMN Siap Jadi Makelar Ekspor SDA

Mulai 1 Juni, BUMN Siap Jadi Makelar Ekspor SDA

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:34 WIB

IHSG Ditutup di Zona Merah, BRI Sekuritas Berikan Peringatan Keras

IHSG Ditutup di Zona Merah, BRI Sekuritas Berikan Peringatan Keras

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:23 WIB

Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Dana Pemerintah

Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Dana Pemerintah

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:19 WIB

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:07 WIB

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:03 WIB