Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Saham SUPA Keok di Tengah Kinerja Positif Cetak Laba Rp122 Miliar

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 22 Desember 2025 | 10:03 WIB
Saham SUPA Keok di Tengah Kinerja Positif Cetak Laba Rp122 Miliar
SUPA [Dok Superbank]
  • Superbank mencatat laba sebelum pajak Rp122,4 miliar hingga November 2025, didorong pertumbuhan pendapatan bunga bersih 165 persen.
  • Aset bank melonjak 69 persen menjadi Rp18,0 triliun, didukung DPK Rp11,0 triliun dan penyaluran kredit Rp9,3 triliun.
  • IPO membawa modal inti melebihi Rp6 triliun, memindahkan Superbank ke kategori KBMI 2 dengan lima juta nasabah.

Suara.com - Lanskap perbankan digital Indonesia kembali menunjukkan taji melalui pencapaian impresif PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank atau SUPA).

Hingga periode November 2025, bank digital ini sukses mempertahankan tren pertumbuhan positif dengan membukukan laba sebelum pajak (PBT) sebesar Rp122,4 miliar.

Lonjakan performa ini didorong oleh struktur pendapatan yang tumbuh secara konsisten di tengah persaingan ketat industri keuangan.

Salah satu motor utama keberhasilan ini adalah pendapatan bunga bersih yang melesat tajam sebesar 165 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), dengan nilai mencapai Rp1,4 triliun.

Angka ini mencerminkan keberhasilan strategi intermediasi perusahaan yang berjalan sangat progresif namun tetap terjaga.

Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat meroket hingga 149 persen (YoY) menjadi Rp11,0 triliun.

Di sisi lain, fungsi intermediasi berjalan optimal dengan penyaluran kredit yang tumbuh 58 persen (YoY) hingga menyentuh angka Rp9,3 triliun.

Harga saham SUPA saat pembukaan pasar IHSG hari ini, Senin 22 Desember 2025 terpantau melemah berkisar 14% di angka kisaran 1.050.

Presiden Direktur Superbank, Tigor M Siahaan, menjelaskan bahwa kombinasi pertumbuhan tersebut berdampak langsung pada penguatan struktur neraca perusahaan. Total aset Superbank kini melonjak 69 persen (YoY) menjadi Rp18,0 triliun per akhir November 2025.

"Kinerja ini mencerminkan kekuatan fundamental dan arah pertumbuhan perseroan," ungkap Tigor dalam keterangan resminya, Senin (22/12/2025).

Sejak pertama kali meluncurkan aplikasi digital pada Juni 2024, penetrasi pasar Superbank tergolong sangat cepat. Hingga saat ini, perusahaan telah berhasil melayani lebih dari 5 juta nasabah.

Pertumbuhan jumlah pengguna ini diikuti oleh aktivitas transaksi yang sangat masif, di mana rata-rata transaksi harian kini telah melampaui 1 juta transaksi per hari.

Tigor menambahkan bahwa model bisnis perusahaan semakin matang seiring dengan kenaikan aktivitas transaksi sebesar 40 persen pada kuartal ketiga 2025 dibandingkan periode sebelumnya.

"Fokus kami tetap pada membangun layanan perbankan digital yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari, dijalankan secara prudent, dan didukung oleh fondasi yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang," tegasnya.

Momentum bersejarah juga ditandai dengan aksi korporasi penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Langkah ini tidak hanya meningkatkan transparansi, tetapi juga mempertebal modal inti perseroan.

Saat ini, modal inti Superbank telah melampaui Rp6 triliun, yang secara otomatis membawa perseroan naik kelas masuk ke dalam Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2.

"Dengan modal inti yang kini telah melampaui Rp6 triliun, kami memiliki struktur permodalan yang lebih kuat sebagai fondasi untuk memperluas skala usaha dan memasuki fase pertumbuhan berikutnya sebagai perusahaan publik," tutup Tigor.

Dengan status baru sebagai perusahaan publik dan kategori KBMI 2, Superbank kini memiliki ruang gerak yang lebih luas untuk meluncurkan inovasi produk keuangan baru serta memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam ekosistem ekonomi digital di kota-kota besar Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspansi Agresif PIK2, Ada 'Aksi Strategis' saat PANI Caplok Saham CBDK

Ekspansi Agresif PIK2, Ada 'Aksi Strategis' saat PANI Caplok Saham CBDK

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2025 | 19:46 WIB

BUMI Borong Saham Australia, Ini Alasan di Balik Akuisisi Jubilee Metals

BUMI Borong Saham Australia, Ini Alasan di Balik Akuisisi Jubilee Metals

Bisnis | Minggu, 21 Desember 2025 | 15:24 WIB

Supa Dupa Luv oleh BabyMonster: Ledakan Perasaan Cinta yang Tak Terbendung

Supa Dupa Luv oleh BabyMonster: Ledakan Perasaan Cinta yang Tak Terbendung

Your Say | Sabtu, 20 Desember 2025 | 08:01 WIB

Terkini

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:25 WIB

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:14 WIB

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:57 WIB

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:54 WIB