Genjot Daya Beli Akhir Tahun, Pemerintah Percepat Penyaluran BLT Kesra untuk 29,9 Juta Keluarga

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 26 Desember 2025 | 18:41 WIB
Genjot Daya Beli Akhir Tahun, Pemerintah Percepat Penyaluran BLT Kesra untuk 29,9 Juta Keluarga
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah disesuaikan menjadi 29.912.362 keluarga. [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Penyaluran BLT Kesra untuk 29,9 juta keluarga harus tuntas per 29 Desember 2025.
  • Pemerintah berikan bantuan Rp8 juta per keluarga bagi korban bencana banjir di Sumatra.
  • Penyesuaian data sensus pastikan stimulus daya beli tepat sasaran di akhir tahun.

Suara.com - Pemerintah resmi mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) guna membentengi daya beli masyarakat di tengah momentum libur akhir tahun. Langkah ini menjadi instrumen krusial perlindungan sosial dalam menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga sebagai penopang utama ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah disesuaikan menjadi 29.912.362 keluarga. Angka ini merupakan hasil pembaruan data dari target awal 35,05 juta keluarga agar bantuan lebih tepat sasaran sesuai data sensus ekonomi nasional terbaru.

“Pemerintah menyalurkan BLT Kesra dengan target penyesuaian menjadi 29.912.362 keluarga berdasarkan data sensus ekonomi nasional terakhir,” ujar Airlangga di Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

Airlangga menegaskan bahwa proses distribusi bantuan ini harus tuntas dalam waktu dekat. Pemerintah memasang target agar seluruh bantuan sudah diterima masyarakat sebelum pergantian tahun.

“Realisasi BLT Kesra memiliki batas waktu penyaluran hingga 29 Desember 2025,” tegas Airlangga. Ia meminta kementerian dan lembaga terkait memastikan proses di lapangan berjalan tanpa kendala mengingat tenggat waktu yang singkat.

Kebijakan ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi yang lebih luas, bersinergi dengan program di sektor transportasi dan konsumsi untuk memastikan dampak pemerataan ekonomi yang lebih kuat.

Selain program nasional BLT Kesra, pemerintah juga bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial tambahan bagi warga yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatra. Airlangga merinci, keluarga yang terdampak banjir dan longsor akan menerima bantuan langsung tunai bencana senilai Rp8 juta per keluarga.

“Bantuan tersebut terdiri atas Rp3 juta untuk pengisian rumah dan Rp5 juta untuk pemulihan ekonomi,” jelasnya. Selain dukungan dana pemulihan, pemerintah juga telah menyiapkan santunan khusus bagi korban meninggal dunia dan luka berat akibat bencana tersebut.

Diharapkan, kombinasi BLT Kesra dan bantuan bencana ini mampu menjaga pergerakan ekonomi nasional tetap positif sekaligus memberikan perlindungan fiskal bagi masyarakat yang paling membutuhkan di akhir tahun 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stimulus Transportasi Nataru Meledak: Serapan Anggaran Kereta Api Tembus 83% dalam Sepekan!

Stimulus Transportasi Nataru Meledak: Serapan Anggaran Kereta Api Tembus 83% dalam Sepekan!

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 18:03 WIB

Genjot Konsumsi Akhir Tahun, Pemerintah Incar Perputaran Uang Rp110 Triliun

Genjot Konsumsi Akhir Tahun, Pemerintah Incar Perputaran Uang Rp110 Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 17:57 WIB

Seskab Teddy dan Mensos Bahas BLT hingga Bantuan Korban Banjir Sumatra, Ini Rinciannya

Seskab Teddy dan Mensos Bahas BLT hingga Bantuan Korban Banjir Sumatra, Ini Rinciannya

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 13:52 WIB

Terkini

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Program Take Over dari BRI Mudahkan Nasabah Pindah KPR, Suku Bunga Mulai 2,50 Persen

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Prabowo Berjumpa Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi di Jepang, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:04 WIB

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Nostalgia di Semarang, D'Kambodja Heritage by Anne Avantie yang Berkembang Bersama BRI

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:39 WIB

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB