Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Menpar Akui Wisatawan Domestik ke Bali Turun saat Nataru 2025, Ini Penyebabnya

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Sabtu, 27 Desember 2025 | 09:54 WIB
Menpar Akui Wisatawan Domestik ke Bali Turun saat Nataru 2025, Ini Penyebabnya
Ilustrasi Bali. [Pixabay.com]
  • Pemerintah mencatat penurunan kunjungan wisatawan nusantara ke Bali periode Nataru 2025 sekitar dua persen.
  • Menteri Pariwisata menyatakan pergerakan wisata domestik meningkat signifikan di berbagai provinsi Pulau Jawa.
  • Bali tetap menarik bagi wisman, dengan jumlah kunjungan mencapai 6,8 juta orang sepanjang tahun.

Suara.com - Pemerintah mencatat terjadi penurunan kunjungan wisatawan nusantara ke Bali selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Koreksi tersebut terjadi di tengah tren pergerakan wisata yang justru meningkat di sejumlah daerah lain, khususnya di Pulau Jawa.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan, data pergerakan wisata selama libur akhir tahun menunjukkan adanya pergeseran destinasi tujuan wisata domestik.

Bali tetap menjadi tujuan utama, namun mengalami penurunan dibanding wilayah lain.

“Terkait Bali, data menunjukkan wisatawan mancanegara tetap meningkat hingga 6,8 juta orang dengan target 7 juta,” ujar Widiyanti di Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2025).

Meski demikian, Widiyanti mengakui kunjungan wisatawan nusantara ke Bali tidak setinggi periode sebelumnya.

Sejumlah faktor dinilai turut memengaruhi keputusan perjalanan masyarakat selama Nataru.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana. (Suara.com/Bagaskara)
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana. (Suara.com/Bagaskara)

“Wisatawan nusantara sedikit menurun, kemungkinan dipengaruhi informasi cuaca dan faktor lainnya,” ucap Widiyanti.

Di sisi lain, pemerintah mencatat pergerakan wisata domestik di luar Bali menunjukkan tren yang lebih positif.

Sejumlah provinsi di Pulau Jawa justru mengalami peningkatan signifikan selama periode libur panjang.

“Pergerakan wisata di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Yogyakarta justru meningkat signifikan,” kata Widiyanti.

Penurunan kunjungan wisatawan ke Bali disebut relatif kecil. Widiyanti menyampaikan, tingkat koreksi kunjungan berada di kisaran rendah dan tidak mengganggu aktivitas pariwisata secara keseluruhan.

“Bali tetap ramai dengan penurunan sekitar 2 persen,” ujarnya.

Pemerintah menilai dinamika tersebut menunjukkan adanya redistribusi pergerakan wisata domestik.

Masyarakat dinilai mulai menjajaki destinasi alternatif yang lebih dekat secara geografis maupun menawarkan variasi pengalaman wisata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Siapkan 70 Unit SPBU Modular pada Masa Nataru!

Pertamina Siapkan 70 Unit SPBU Modular pada Masa Nataru!

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 13:05 WIB

Libur Nataru Aman dan Nyaman, BRI Hadirkan Layanan 24 Jam

Libur Nataru Aman dan Nyaman, BRI Hadirkan Layanan 24 Jam

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 09:57 WIB

Daftar Jalan Tol Kena Diskon Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026

Daftar Jalan Tol Kena Diskon Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2026

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 07:02 WIB

Kuota Mudik Gratis Nataru 2026 Berpeluang Ditambah, Cek Link Resmi dan Tujuan

Kuota Mudik Gratis Nataru 2026 Berpeluang Ditambah, Cek Link Resmi dan Tujuan

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 20:05 WIB

Hadapi Libur Nataru, BRI Optimistis Hadirkan Layanan Perbankan Aman

Hadapi Libur Nataru, BRI Optimistis Hadirkan Layanan Perbankan Aman

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 19:13 WIB

Lalu Lalang Penumpang Udara saat Nataru Diprediksi Lebih dari 10,5 Juta Orang

Lalu Lalang Penumpang Udara saat Nataru Diprediksi Lebih dari 10,5 Juta Orang

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 15:09 WIB

Terkini

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:13 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:09 WIB

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:08 WIB

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:58 WIB

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:57 WIB

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:54 WIB

Rupiah Loyo ke Rp17.500, Menteri Bahlil Gelar Rapat Darurat Bahas Nasib Harga BBM

Rupiah Loyo ke Rp17.500, Menteri Bahlil Gelar Rapat Darurat Bahas Nasib Harga BBM

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:49 WIB

Pasar Panik Gegara Rebalancing, IHSG Ambles 1,81% di Sesi I

Pasar Panik Gegara Rebalancing, IHSG Ambles 1,81% di Sesi I

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:37 WIB