Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Pemerintah Akui Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Nataru, Tembus Rp 60.000 per Kg

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 29 Desember 2025 | 14:10 WIB
Pemerintah Akui Harga Cabai Rawit Masih Tinggi di Nataru, Tembus Rp 60.000 per Kg
Pembeli membeli cabai rawit merah di Pasar Jatinegara, Jakarta, Jumat (17/12/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
  • Menko Pangan Zulhas menemukan harga cabai rawit tinggi, mencapai Rp 60.000 per kilogram saat sidak di Kramatjati.
  • Inspeksi mendadak di Jakarta menunjukkan kenaikan harga ayam eceran dari Rp 40.000 menjadi Rp 42.000 per kilogram.
  • Harga beras premium dilaporkan mengalami penurunan, sementara stok pangan secara umum diklaim terkendali oleh pemerintah.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan harga cabai rawit masih tinggi pada masa natal dan tahun baru (nataru) 2025/2026.

Hal ini diketahui, setelah dirinya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur. Pada sidak tersebut, harga cabai rawit mencapai Rp 60.000 per kilogram.

"Di Jakarta cabai Rp 40.000 - Rp 50.000. Yang agak malah memang cabai rawit belum turun banyak masih ada Rp 60.000 per kg," ujarnya dalam sidak seperti yang dikutip, Senin (29/12/2025).

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Selain itu, Zulhas menemukan, harga ayam juga mengalami kenaikan dari harga eceran penjualan yang sebesar Rp 40.000 per kg, menjadi Rp 42.000 per kg.

"Tadi ayam di sini antara Rp 39.000, Rp 40.000 Rp 41.000. Tapi memang kualitas di sini Jakarta beda pak. Dia pengen yang terbaik, ayamnya tadi paling fresh segar. Jadi ayam itu yang terbaik Rp 41.000 dan Rp 42.000," katanya.

Kemudian, harga pangan lainnya, seperti telur ayam yang harganya beda-beda di setiap daerah, seperti di Lampung lebih mahal dari Jawa barat.

Lalu, harga beras alami penurunan, di mana beras premium harganya sebesar Rp 70.000 per 5 kg.

"Kalau premium itu standar pemrintah Rp 14.900 per kg. Jadi Alhamdulillah harga stok terkendali. Daging sapi 130rb per kg. Kalau belinya agak banyak bisa kurang. Itu yang HAS terbaik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Harga Pangan 29 Desember: Bawang, Cabai, Hingga Beras Kompak Turun

Update Harga Pangan 29 Desember: Bawang, Cabai, Hingga Beras Kompak Turun

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 12:39 WIB

Panel BPN Catat Harga Pangan Turun, Cabai dan Beras Ikut Terkoreksi

Panel BPN Catat Harga Pangan Turun, Cabai dan Beras Ikut Terkoreksi

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 07:34 WIB

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam

Bisnis | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:59 WIB

Terkini

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:15 WIB

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:02 WIB

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB