Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Dongkrak Produksi Minyak di Papua, SKK Migas dan Petrogas Mulai Injeksi Kimia di Lapangan Walio

Mohammad Fadil Djailani | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 30 Desember 2025 | 20:26 WIB
Dongkrak Produksi Minyak di Papua, SKK Migas dan Petrogas Mulai Injeksi Kimia di Lapangan Walio
Ilustrasi. SKK Migas bersama Petrogas (Basin) Ltd. resmi memulai prosesi proyek pilot Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) di Lapangan Walio, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, pada Selasa (30/12/2025).
  • Pilot CEOR Walio dimulai; SKK Migas injeksi kimia untuk dorong sisa minyak di Papua.
  • Proyek gunakan 1 sumur injeksi & 4 sumur produksi; targetkan reservoir berusia 40 tahun.
  • Keberhasilan di Walio jadi rujukan teknologi EOR untuk lapangan migas di Jawa & Sumatera.

Suara.com - Upaya mengejar target produksi migas nasional terus merambah wilayah timur Indonesia. SKK Migas bersama Petrogas (Basin) Ltd. resmi memulai prosesi proyek pilot Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) di Lapangan Walio, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, pada Selasa (30/12/2025).

Proyek yang berlokasi di Wilayah Kerja (WK) Kepala Burung ini menggunakan teknik injeksi bahan kimia berupa surfaktan-polimer ke dalam reservoir. Tujuannya adalah mendorong sisa-sisa minyak yang sulit terangkat agar dapat diproduksi kembali secara maksimal, terutama pada lapangan yang sudah matang (mature field).

Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas, Rikky Rahmat Firdaus, menyatakan bahwa dimulainya proyek ini membuktikan bahwa tantangan geografis bukan hambatan untuk inovasi teknologi.

“Proyek membuktikan bahwa lokasi remote dan jauh bukan menjadi hambatan karena dengan komitmen, dedikasi dan kerja keras, semua persiapan proyek dapat dilaksanakan dengan baik,” ujar Rikky.

Proyek percontohan ini menerapkan skema injeksi lima titik, yang terdiri dari satu sumur injeksi dan empat sumur produksi. Fokus utamanya adalah zona reservoir Kais, sebuah formasi karbonat yang telah dieksploitasi selama lebih dari 40 tahun. Didukung fasilitas unit injeksi khusus, pilot proyek ini diproyeksikan berjalan selama 30 hingga 35 bulan hingga tahap evaluasi teknis selesai.

Proyek CEOR Walio merupakan bagian dari pemenuhan Komitmen Kerja Pasti (KKP) di WK Kepala Burung. Jika uji coba ini sukses, pemerintah berencana mendorong pengembangan skala komersial yang lebih masif. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan cadangan nasional, tetapi juga memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi industri pendukung di sektor hulu migas.

President RH Petrogas Companies di Indonesia, Ferry Hakim, menambahkan bahwa langkah ini adalah wujud nyata strategi perusahaan dalam memaksimalkan oil recovery.

"Kesuksesan proyek ini akan membuka peluang besar bagi Petrogas dalam mengembangkan penerapan CEOR di area yang lebih luas," ungkap Ferry.

Selain di Papua, keberhasilan teknologi CEOR di Lapangan Walio diharapkan menjadi rujukan bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lainnya yang mengelola lapangan potensial EOR di wilayah dengan infrastruktur mapan seperti Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Karbon Digital Tersembunyi di Balik Setiap Email yang Anda Kirim

Jejak Karbon Digital Tersembunyi di Balik Setiap Email yang Anda Kirim

Your Say | Kamis, 25 Desember 2025 | 12:10 WIB

Sampah Jadi Listrik Dinilai Menjanjikan, Akademisi IPB Tekankan Peran Pemilahan di Masyarakat

Sampah Jadi Listrik Dinilai Menjanjikan, Akademisi IPB Tekankan Peran Pemilahan di Masyarakat

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 08:47 WIB

PHR Kantongi Sertipikat Tanah 542 Hektare, Amankan Aset Negara demi Ketahanan Energi Nasional

PHR Kantongi Sertipikat Tanah 542 Hektare, Amankan Aset Negara demi Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 17:15 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:46 WIB

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:38 WIB

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:30 WIB

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:28 WIB

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:13 WIB

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:00 WIB

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:59 WIB

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:27 WIB

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:18 WIB

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:08 WIB