Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 02 Januari 2026 | 19:06 WIB
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN
Gudang beras milik Perum Bulog. (Dok: Perum Bulog)
  • Perum Bulog sedang intensif membahas peralihan status menjadi badan otonom bersama Komisi IV DPR RI.
  • Badan otonom ini bertujuan mengembalikan peran strategis Bulog, mengelola komoditas pokok selain beras.
  • Perubahan status menghilangkan beban target profit, fokus pada stabilitas harga dan ketersediaan pangan negara.

Suara.com - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan bahwa proses peralihan status institusinya menjadi badan otonom kini sedang berada dalam tahap pembahasan intensif bersama Komisi IV DPR RI.

Langkah ini merupakan bagian dari visi strategis pemerintah untuk mengembalikan taring Bulog dalam menjaga kedaulatan pangan Indonesia.

Dalam konferensi pers mengenai pencapaian tahun 2025 dan proyeksi tahun 2026 di Jakarta, Jumat (2/1/2026), Rizal menjelaskan bahwa koordinasi dengan legislatif terus berjalan secara maraton.

Rangkaian pertemuan penting telah dilaksanakan sejak Desember 2025 di Yogyakarta dan berlanjut hingga hari ini untuk mematangkan payung hukum lembaga baru tersebut.

Transformasi ini bukan sekadar pergantian status, melainkan upaya untuk membangkitkan kembali peran strategis Bulog sebagaimana masa kejayaannya di masa lampau.

Rizal menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan Bulog memiliki kekuatan sebesar saat dipimpin oleh Bustanil Arifin pada era Orde Baru.

“Harapannya sesuai dengan keinginan Presiden, Bulog kembali jaya seperti zaman dulu zamannya Pak Bustanil Arifin,” ungkap Rizal. Dengan menjadi badan otonom, Bulog diharapkan mampu berdiri tegak sebagai pilar utama yang menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan secara berdaulat tanpa terikat oleh birokrasi yang kaku.

Salah satu perubahan paling krusial dalam konsep badan otonom ini adalah perluasan wewenang pengelolaan komoditas.

Jika sebelumnya Bulog sangat identik dengan beras, ke depan lembaga ini akan memegang kendali langsung atas rantai pasok berbagai kebutuhan pokok lainnya secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Rizal merinci bahwa kemandirian pangan hanya bisa tercapai jika Bulog menguasai komoditas strategis secara mandiri, antara lain:

  • Minyak goreng dan gula pasir.
  • Tepung terigu dan telur ayam.
  • Daging sapi serta komoditas esensial lainnya.

"Yang namanya mandiri itu kan kita harus pegang sendiri, jangan dipegang orang lain. Harapannya Bulog bisa mengelola itu semua agar lebih efektif dan efisien bagi masyarakat," tambahnya, dikutip dari Antara.

Hal yang paling signifikan dari perubahan status ini adalah pergeseran orientasi lembaga. Sebagai badan otonom, Bulog nantinya tidak lagi dibebani target untung rugi layaknya sebuah perusahaan korporasi atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Institusi ini akan dikembalikan pada fungsi aslinya sebagai lembaga non-komersial yang bertugas sebagai penyangga pasokan (buffer stock) dan stabilitator harga pasar.

Dengan menanggalkan fungsi profit, Bulog dapat lebih fokus dalam menjalankan penugasan negara untuk mendukung target swasembada pangan yang dipatok harus tercapai pada tahun 2027.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras

Bos Bulog Tak Bantah Banjir Sumatera Pengaruhi Produksi Beras

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:42 WIB

Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:30 WIB

Bulog Potong Jalur Distribusi, Harga MinyaKita Dijamin Sesuai HET Rp 15.700 per Liter

Bulog Potong Jalur Distribusi, Harga MinyaKita Dijamin Sesuai HET Rp 15.700 per Liter

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 17:39 WIB

Terkini

Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:40 WIB

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian Kisaran di Bawah 3 Jutaan

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian Kisaran di Bawah 3 Jutaan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:34 WIB

Rupiah Anjlok, Emas Logam Mulia Diramal Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram

Rupiah Anjlok, Emas Logam Mulia Diramal Bisa Tembus Rp3 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 08:08 WIB

IHSG Diprediksi Berkutat di Level 7000 di Tengah Sinyal Damai Perang Iran

IHSG Diprediksi Berkutat di Level 7000 di Tengah Sinyal Damai Perang Iran

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:56 WIB

Pemerintah Bakal Tiru Rusun di Jakbar untuk Program 3 Juta Rumah

Pemerintah Bakal Tiru Rusun di Jakbar untuk Program 3 Juta Rumah

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:56 WIB

IHSG Berpotensi Melemah Awal Pekan, Saham-Saham Ini Bisa Untung

IHSG Berpotensi Melemah Awal Pekan, Saham-Saham Ini Bisa Untung

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:30 WIB

Fakta-fakta Harga Plastik Melonjak Drastis, Ini Penyebabnya

Fakta-fakta Harga Plastik Melonjak Drastis, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:01 WIB

1.000 Unit Rusun Bakal Dibangun di Lahan Kampung Bandan Milik KAI Pakai Skema CSR

1.000 Unit Rusun Bakal Dibangun di Lahan Kampung Bandan Milik KAI Pakai Skema CSR

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 06:57 WIB

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Aset IRRA Tembus Rp2,43 Triliun, Laba Bersih Naik 23,03 Persen pada 2025

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 06:48 WIB

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 20:31 WIB