Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 02 Januari 2026 | 18:35 WIB
Pemangkasan Produksi Batu Bara dan Nikel Sesuaikan Kebutuhan Industri
Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hustasuhut].
baca 10 detik
  • Wakil Menteri ESDM menjelaskan penyesuaian produksi batubara dan nikel akan disesuaikan kebutuhan industri dan RKAP.
  • Penyesuaian tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga komoditas, bukan melakukan pemangkasan produksi secara keseluruhan.
  • Upaya stabilisasi harga ini diharapkan mengoptimalkan keuntungan pengusaha sekaligus meningkatkan penerimaan negara.

Suara.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung memberikan penjelasan terkait pemangkasan produksi batubara dan nikel yang rencananya diterapkan tahun ini.

 Dia mengatakan rencana tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan industri dan yang termuat dalam  rencana kerja dan anggaran perusahaan atau (RKAP). 

"Jadi berapa kebutuhan industri di dalam negeri ya kemudian itu berapa kemampuan pasar. Jadi berapa yang diajukan oleh perusahaan untuk RKB ini kami akan sesuaikan," kata Yuliot saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta pada Jumat (2/1/2026). 

Dia pun mengklaim tidak ada pemangkasan produksi, melainkan penyesuaian  kebutuhan demi menjaga stabilitas harga. 

"Jadi tidak ada penurunan, tapi kami menyesuaikan dengan kebutuhan industri. Kalau over-produksi ini kan dampaknya adalah penurunan harga. Jadi, kita juga mengusahakan bagaimana industri bisa tetap berjalan," kata Yuliot. 

Dengan upaya itu, menurutnya akan memberikan keuntungan bagi pengusaha tambang batubara dan nikel. 

"Jadi tingkat keuntungan itu bisa dioptimalkan. Dan juga ujung-ujungnya adalah penerimaan negara," ujarnya. 

Sebelumnya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah berencana memangkas produksi batubara dan nikel. Hal itu ditujukan untuk menjaga stabilitas harga. Menurutnya dengan pemangkasan produksi, Indonesia bisa mengontrol harga menjadi lebih stabil. 

Bahlil pun mencontohkan harga batubara yang turun drastis. Menurutnya hal  itu disebabkan tingkat produksinya yang tinggi. Setidaknya, kata Bahlil, dari 1,3 miliar ton stok batubara global, hampir 50 persen berasal dari produksi dalam negeri. 

baca juga

" Indonesia sendiri menyuplai sekitar 500-600 juta ton. Hampir 50 persen. Bagaimana harganya enggak jatuh?," kata Bahlil pada 19 Desember 2025 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya

Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 17:00 WIB

Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara

Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 16:42 WIB

Reklamasi Terintegrasi, Wujud Komitmen Praktik Pertambangan yang Bertanggung Jawab

Reklamasi Terintegrasi, Wujud Komitmen Praktik Pertambangan yang Bertanggung Jawab

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 10:35 WIB

Iri dengan China? Trump 'Kebelet' Minta Harta Karun Mineral RI

Iri dengan China? Trump 'Kebelet' Minta Harta Karun Mineral RI

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 08:38 WIB

Kemenkeu Matangkan Regulasi Bea Keluar Batu Bara, Berlaku 1 Januari 2026

Kemenkeu Matangkan Regulasi Bea Keluar Batu Bara, Berlaku 1 Januari 2026

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 19:55 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Mengajukan SKCK Online? Ini 8 Langkahnya

Bagaimana Cara Mengajukan SKCK Online? Ini 8 Langkahnya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Wabah Pes Rusia Bikin Was-was, Pakar Kesehatan Ingatkan Munculnya Bakteri yang Kebal Antibiotik

Wabah Pes Rusia Bikin Was-was, Pakar Kesehatan Ingatkan Munculnya Bakteri yang Kebal Antibiotik

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Pemprov DKI Rampungkan Renovasi 16 Gedung Sekolah, Anggaran Capai Rp 876,7 Miliar

Pemprov DKI Rampungkan Renovasi 16 Gedung Sekolah, Anggaran Capai Rp 876,7 Miliar

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:41 WIB

Terdampak Rencana Penataan Tanah Abang, Warga Kampung Bali Bingung Cari Kontrakan Baru

Terdampak Rencana Penataan Tanah Abang, Warga Kampung Bali Bingung Cari Kontrakan Baru

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Kok Bisa Persib Bandung Comeback di Markas Port FC? Igor Tolic Sebut Otak Moncer Pemain

Kok Bisa Persib Bandung Comeback di Markas Port FC? Igor Tolic Sebut Otak Moncer Pemain

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Catatan untuk Revitalisasi Tanah Abang: Siapkan Hunian Sementara, Libatkan Warga Terdampak

Catatan untuk Revitalisasi Tanah Abang: Siapkan Hunian Sementara, Libatkan Warga Terdampak

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Tanggapi PCNU Sekadau, KH Ismail Ghofur Bantah Ikut Agenda Pengondisian Muktamar di Jakarta

Tanggapi PCNU Sekadau, KH Ismail Ghofur Bantah Ikut Agenda Pengondisian Muktamar di Jakarta

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Rumah Bakal Pakai Jargas dan PLTS, Danantara Ikut Biayai

Rumah Bakal Pakai Jargas dan PLTS, Danantara Ikut Biayai

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:22 WIB

5 HP Murah dengan Dukungan Update Bertahun-tahun, Pas Buat Jangka Panjang

5 HP Murah dengan Dukungan Update Bertahun-tahun, Pas Buat Jangka Panjang

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Kenanga: Ketika Adat Bali Mengikat Cinta dan Membatasi Kebebasan Perempuan

Kenanga: Ketika Adat Bali Mengikat Cinta dan Membatasi Kebebasan Perempuan

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:20 WIB

×