Menhub Beri 4 Catatan dalam Pelaksanaan Nataru

Achmad Fauzi Suara.Com
Senin, 05 Januari 2026 | 14:53 WIB
Menhub Beri 4 Catatan dalam Pelaksanaan Nataru
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Baca 10 detik
  • Menhub Dudy Purwagandhi menutup posko Nataru 2025/2026 pada 5 Januari 2026, menyoroti tantangan bencana dan cuaca ekstrem.
  • Penyelenggaraan angkutan Nataru membutuhkan kesiapan sarana prasarana seluruh moda transportasi dan strategi operasional operator.
  • Menhub menekankan pentingnya pengawasan keselamatan, keamanan, serta pemanfaatan data digital dalam pengambilan keputusan operasional.

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, memberikan empat catatan terhadap penyelenggaraan angkutan selama natal dan tahun baru (nataru) 2025/2026.

Menurut Menhub, penyelenggaraan angkutan nataru saat ini bukan hal yang mudah. Pasalnya, pemerintah dihadapkan dengan bencana dan cuaca ekstrim yang tak menentu.

"Libur Nataru tahun ini merupakan Nataru yang tidak biasa. Di satu sisi kita melayani mobilitas masyarakat, di sisi lain kita dihadapkan pada sejumlah bencana di berbagai daerah. Dalam situasi seperti ini, kehadiran negara melalui kerja nyata menjadi sangat penting dan bermakna bagi masyarakat," ujar Dudy saat menutup posko Nataru secara virtual, Senin (5/1/2026).

Suasana arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama. (ANTARA/HO - Jasa Marga)
Suasana arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama. (ANTARA/HO - Jasa Marga)

Setidaknya ada 4 catatan yang menjadi perhatian khusus Menhub. Pertama, kesiapan dari saranad dan prasarana mulai dari angkutan udara, laut, darat, dan kereta api yang memang harus dipersiapkan dari awal.

Kedua, Menhub meminta operator untuk menyiapkan strategi operasional, agar tidak terjadi penumpukan di titik krusial.

Kemudian ketiga, Menhub meminta pegawainya untuk selalu mengawasi agar terciptanya keselamatan dan keamanan saat masa angkutan nataru maupun mudik lebaran ke depannya.

Keempat, Menhub juga meminta semua pihak memanfaatkan data dan sistem digital lintas sektor untuk pengambilan keputusan di kala penumpukan kendaraan maupun penumpang.

Menhub mengakui, cuaca masih menjadi tantangan dalam angkutan nataru kemarin. Akan tetapi, cuaca terlihat masih terkendali.

"Kita melihat bagaimana kondisi cuaca, kemudian juga kesiapan dari sarana dan prasarana kita evaluasi, tapi sejauh ini sudah berjalan dengan baik," pungkasnya.

Baca Juga: Sekolah dan Kantor Mulai Aktif, Penumpang Whoosh Melonjak hingga 20 Persen

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI