Klaim Belum Berdampak, ESDM: Sumber Minyak RI Bukan dari Venezuela

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 05 Januari 2026 | 20:36 WIB
Klaim Belum Berdampak, ESDM: Sumber Minyak RI Bukan dari Venezuela
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM menganalisis dampak geopolitik penangkapan Presiden Venezuela Maduro terhadap harga BBM domestik.
  • Direktur Jenderal Migas menyatakan pasokan minyak mentah Indonesia bukan berasal dari Venezuela.
  • Penangkapan Maduro oleh AS pada 3 Januari 2026 berujung pengambilalihan pengelolaan minyak Venezuela.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana menganalisis dampak dari situasi geopolitik terhadap harga BBM di Indonesia. Salah satunya, terkait penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang diperkirakan dapat mempengaruhi harga minyak dunia. 

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan sejauh ini situasi geopolitik itu belum berdampak ke dalam negeri. 

Sebagaimana diketahui, usai menangkap Nicolas Maduro beserta istrinya, Presiden Amerika Serikat juga akan mengambil alih seluruh pengelolaan minyak di Venezuela. 

Ilustrasi Donald Trump dan kapal tanker [ist/via True Crime Update, Kristi Noem]
Ilustrasi Donald Trump dan kapal tanker [ist/via True Crime Update, Kristi Noem]

"Kami akan analisis. Tapi yang jelas, kondisi di negara saat ini stabil," ujar Laode saat ditemui wartawan di Kantor BPH Migas, Jakarta pada Senin (5/1/2026). 

Di samping itu, Laode juga mengungkap bahwa pasokan minyak mentah untuk kebutuhan domestik bukan bersumber dari Venezuela. 

"Kita sumber crude itu bukan dari sana (Venezuela). Jadi dari wilayah lain," kata Laode.  

Meski demikian langkah antisipatif tetap akan diambil Kementerian ESDM sambil memantau situasi yang ada. 

"Antisipasi itu selalu ada. Jadi masih stabil. Pada saat hari ini kita belum melihat itu (dampaknya)," kata Laode.

Sebagai informasi saja, Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya ditangkap dalam operasi militer dibawah kendali Presiden AS Donald Trump. Nicolas Maduro ditangkap di negaranya pada 3 Januari 2026, dan dibawa ke Amerika Serikat. 

baca juga

Nicolas Maduro dituduh sebagai otak di balik "Cartel de los Soles", sebuah jaringan yang diduga menyelundupkan ribuan ton kokain ke Amerika Serikat dengan bantuan gerilya Kolombi. Hal itu berdasarkan dakwaan Departemen Kehakiman AS tahun 2020. 

Selain melakukan penangkapan, militer AS juga meluncurkan serangan udara presisi yang tidak hanya menghantam ibu kota, tetapi juga melumpuhkan titik-titik strategis di Negara Bagian Miranda, La Guaira, dan Aragua.

Usai melakukan penangkapan Trump mengumumkan akan mengambil alih seluruh industri minyak di Venezuela dengan mengirimkan perusahaan-perusahaan raksasa dari negaranya. 

"Kita akan mengerahkan perusahaan-perusahaan minyak besar Amerika Serikat, yang terbesar di dunia, untuk masuk, menghabiskan miliaran dolar, memperbaiki infrastruktur yang rusak parah, infrastruktur minyak, dan mulai menghasilkan uang untuk negara ini," kata Trump. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penangkapan Presiden Venezuela Bisa Guncang Pasar Kripto, Ini Alasannya

Penangkapan Presiden Venezuela Bisa Guncang Pasar Kripto, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 17:57 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel Setelah Trump Culik Maduro

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel Setelah Trump Culik Maduro

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 15:08 WIB

Pertamina Miliki Kilang Minyak di Venezuela, Terdampak?

Pertamina Miliki Kilang Minyak di Venezuela, Terdampak?

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 13:54 WIB

Terkini

Rumah Dinas TNI Diduga Jadi Markas Judol, DPR Minta Semua Pihak Ditindak Tegas

Rumah Dinas TNI Diduga Jadi Markas Judol, DPR Minta Semua Pihak Ditindak Tegas

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:29 WIB

Ferli Hidayat Duduk di Kursi Elit Polri, Suporter Sodorkan 5 Tuntutan Kanjuruhan kepada Kapolri

Ferli Hidayat Duduk di Kursi Elit Polri, Suporter Sodorkan 5 Tuntutan Kanjuruhan kepada Kapolri

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Kombes Ferli Hidayat Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejak Kariernya

Kombes Ferli Hidayat Lulusan Akpol Tahun Berapa? Ini Rekam Jejak Kariernya

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:23 WIB

MBG Prasmanan Diklaim Kurangi Makanan Terbuang, Jam Istirahat Siswa Bertambah

MBG Prasmanan Diklaim Kurangi Makanan Terbuang, Jam Istirahat Siswa Bertambah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:23 WIB

Keponakan Prabowo Rahayu Saraswati Mundur dari Komut TRIN

Keponakan Prabowo Rahayu Saraswati Mundur dari Komut TRIN

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:23 WIB

Pesta Buah di Hutan Ceria

Pesta Buah di Hutan Ceria

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Denny Indrayana Lulusan Apa? Berani Gugat Ijazah Gibran di MK

Denny Indrayana Lulusan Apa? Berani Gugat Ijazah Gibran di MK

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Asap Karhutla Sampai Singapura Jelang Gelaran F1, Kemenhut Kerahkan Ribuan Personel

Asap Karhutla Sampai Singapura Jelang Gelaran F1, Kemenhut Kerahkan Ribuan Personel

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Ditanya Kapan DPR Sikapi Putusan MK soal Gibran, Abduh: Mungkin Tahun Depan

Ditanya Kapan DPR Sikapi Putusan MK soal Gibran, Abduh: Mungkin Tahun Depan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Perkuat Layanan Kesehatan, BRI Salurkan Ambulans untuk Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi Klaten

Perkuat Layanan Kesehatan, BRI Salurkan Ambulans untuk Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi Klaten

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×