Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel Setelah Trump Culik Maduro

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 05 Januari 2026 | 15:08 WIB
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel Setelah Trump Culik Maduro
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]
  • Pengamat UGM memproyeksikan harga minyak mentah dunia dapat melampaui USD 100 per barel akibat tindakan AS terhadap Venezuela.
  • Langkah AS mengontrol minyak Venezuela dinilai serupa pola sebelumnya diterapkan terhadap minyak mentah di Irak pasca intervensi.
  • Dampak eskalasi geopolitik ini diperkirakan memberatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia terkait subsidi energi.

Suara.com - Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmi Radhy, menilai serangan dan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang dilakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan berdampak terhadap harga minyak mentah dunia. 

Dia memproyeks, harganya bisa mencapai di atas  USD 100 per barel. Fahmi memandang langkah yang dilakukan AS memiliki pola yang sama seperti sebelumnya terjadi Timur Tengah. 

"Modus yang dilakukan di Venezuela sebelumnya dilakukan di Irak. AS mengontrol langsung minyak Irak dan Venezuela," kata Fahmi saat dihubungi Suara.com pada Senin (5/1/2025). 

(Gambar tidak asli, digunakan sebagai ilustrasi) Nicolas Maduro, Presiden Venezuela ditangkap militer AS [Ist/via Military Leak]
(Gambar tidak asli, digunakan sebagai ilustrasi) Nicolas Maduro, Presiden Venezuela ditangkap militer AS [Ist/via Military Leak]

Sebagaimana diketahui usai menangkap Nicolas Maduro beserta istrinya, Trump menyatakan akan mengontrol secara penuh industri minyak di Venezuela. 

Fahmi pun memandang China akan terdampak, karena menjadi salah satu negara yang memasok minyaknya dari Venezuela. 

"Kalau China sebagai pembeli minyak terbesar dari Venezuela bertindak secara militer, potensi harga minyak akan meningkat," ujarnya. 

Harga minyak pun dapat melambung tinggi. Tercatat pada awal perdagangan Senin 5 Januari 2025,  harga Brent berjangka naik 17 sen menjadi USD 60,92 per barel. 

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di harga USD 57,43 per barel, naik 11 sen.

"Kalau eskalasi perang meluas, harga minyak dunia akan naik hingga di atas USD 100 per barel," kata Fahmi. 

Meski demikian, AS dan Rusia, menurutnya  tidak akan menghendaki kenaikan harga tersebut, sebab akan merugikan industri di masing-masing negara. 

"Pada saat itu-lah, AS akan membuka perundingan dengan China dan Rusia," ujarnya. 

Di samping itu, potensi kenaikan harga yang disebabkan gejolak geopolitik itu juga akan berdampak ke Indonesia. 

"Kenaikan harga minyak dunia akan semakin memberatkan APBN untuk subsidi," kata Fahmi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Miliki Kilang Minyak di Venezuela, Terdampak?

Pertamina Miliki Kilang Minyak di Venezuela, Terdampak?

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 13:54 WIB

AS 'Kuasai' Minyak Venezuela, Ogah Berbagi dengan China, Iran dan Rusia

AS 'Kuasai' Minyak Venezuela, Ogah Berbagi dengan China, Iran dan Rusia

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 13:28 WIB

Harga Minyak Dunia Mulai Mendidih Akibat Ulah Trump Kudeta Venezuela

Harga Minyak Dunia Mulai Mendidih Akibat Ulah Trump Kudeta Venezuela

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 10:38 WIB

Terkini

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:57 WIB

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:16 WIB

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:21 WIB

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB