Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel Setelah Trump Culik Maduro

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 05 Januari 2026 | 15:08 WIB
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD 100 per Barel Setelah Trump Culik Maduro
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Pengamat UGM memproyeksikan harga minyak mentah dunia dapat melampaui USD 100 per barel akibat tindakan AS terhadap Venezuela.
  • Langkah AS mengontrol minyak Venezuela dinilai serupa pola sebelumnya diterapkan terhadap minyak mentah di Irak pasca intervensi.
  • Dampak eskalasi geopolitik ini diperkirakan memberatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia terkait subsidi energi.

Suara.com - Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmi Radhy, menilai serangan dan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang dilakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan berdampak terhadap harga minyak mentah dunia. 

Dia memproyeks, harganya bisa mencapai di atas  USD 100 per barel. Fahmi memandang langkah yang dilakukan AS memiliki pola yang sama seperti sebelumnya terjadi Timur Tengah. 

"Modus yang dilakukan di Venezuela sebelumnya dilakukan di Irak. AS mengontrol langsung minyak Irak dan Venezuela," kata Fahmi saat dihubungi Suara.com pada Senin (5/1/2025). 

(Gambar tidak asli, digunakan sebagai ilustrasi) Nicolas Maduro, Presiden Venezuela ditangkap militer AS [Ist/via Military Leak]
(Gambar tidak asli, digunakan sebagai ilustrasi) Nicolas Maduro, Presiden Venezuela ditangkap militer AS [Ist/via Military Leak]

Sebagaimana diketahui usai menangkap Nicolas Maduro beserta istrinya, Trump menyatakan akan mengontrol secara penuh industri minyak di Venezuela. 

Fahmi pun memandang China akan terdampak, karena menjadi salah satu negara yang memasok minyaknya dari Venezuela. 

"Kalau China sebagai pembeli minyak terbesar dari Venezuela bertindak secara militer, potensi harga minyak akan meningkat," ujarnya. 

Harga minyak pun dapat melambung tinggi. Tercatat pada awal perdagangan Senin 5 Januari 2025,  harga Brent berjangka naik 17 sen menjadi USD 60,92 per barel. 

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di harga USD 57,43 per barel, naik 11 sen.

"Kalau eskalasi perang meluas, harga minyak dunia akan naik hingga di atas USD 100 per barel," kata Fahmi. 

baca juga

Meski demikian, AS dan Rusia, menurutnya  tidak akan menghendaki kenaikan harga tersebut, sebab akan merugikan industri di masing-masing negara. 

"Pada saat itu-lah, AS akan membuka perundingan dengan China dan Rusia," ujarnya. 

Di samping itu, potensi kenaikan harga yang disebabkan gejolak geopolitik itu juga akan berdampak ke Indonesia. 

"Kenaikan harga minyak dunia akan semakin memberatkan APBN untuk subsidi," kata Fahmi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Miliki Kilang Minyak di Venezuela, Terdampak?

Pertamina Miliki Kilang Minyak di Venezuela, Terdampak?

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 13:54 WIB

AS 'Kuasai' Minyak Venezuela, Ogah Berbagi dengan China, Iran dan Rusia

AS 'Kuasai' Minyak Venezuela, Ogah Berbagi dengan China, Iran dan Rusia

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 13:28 WIB

Harga Minyak Dunia Mulai Mendidih Akibat Ulah Trump Kudeta Venezuela

Harga Minyak Dunia Mulai Mendidih Akibat Ulah Trump Kudeta Venezuela

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 10:38 WIB

Terkini

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×