Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Pipa Gas Milik TGI Alami Kebocoran, Berpotensi Berdampak pada Target Lifting 2026

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:54 WIB
Pipa Gas Milik TGI Alami Kebocoran, Berpotensi Berdampak pada Target Lifting 2026
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman di Jakarta dikutip pada Selasa (6/1/2025).  [Suara.com/Yaumal]
  • Pipa gas PT TGI di Indragiri Hilir, Riau bocor, berpotensi mengganggu produksi minyak nasional awal 2026.
  • Dirjen Migas ESDM, Laode Sulaeman, akan meninjau langsung kerusakan pipa pada hari Selasa (6/1) ini.
  • Kebocoran pipa ini mempengaruhi operasional migas Rokan karena suplai gas untuk pembangkit listrik terganggu.

Suara.com - Pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) di Indragiri Hilir, Riau mengalami kebocoran. 

Kerusakan itu pun berpotensi mengganggu produksi minyak nasional pada awal 2026. 

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyebut kerusakan yang terjadi sedang dalam proses penanganan.  

Selain itu, Laode juga mengaku akan meninjau langsung kerusakannya pada hari ini, Selasa (6/1)

"Jadi kita akan cek di wilayah Indragiri Hilir memang ini harus cepat kita selesaikan karena berdampak pada produksi minyak nasional," kata Laode di Jakarta dikutip pada Selasa (6/1/2025). 

Dijelaskannya kebocoran pipa yang terjadi berdampak terhadap operasional produksi di lapangan migas  Rokan. 

Sebab pipa yang disalurkan untuk pembangkit listrik di kawasan tersebut. 

"TGI ini menyuplai gas untuk pembangkitan listrik wilayah-wilayah di Rokan. Jadi banyak mesin-mesin pompa angguk di sana yang dibangkitkan dengan listrik dan gasnya dari pipa ini. Jadi harus segera diselesaikan," kata Laode. 

Terkait dengan potensi kehilangan produksi akibat kebocoran itu, akan diumumkan di Pusdatin Kementerian ESDM.

Namun, ditegaskan Laode  pemulihan harus segera dilakukan, karena berkaitan dengan target lifting 2026.

"Ya, untuk awal tahun itu perlu kita pulihkannya. Karena nanti berdampak pada proyeksi akhir tahun kita yang 610 ribu (barel per hari). Jadi kita harus buru-buru, agar pipa ini segera bisa tersambung," ujar Laode. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Tegaskan Perang Total Lawan Mafia Tambang

Bahlil Tegaskan Perang Total Lawan Mafia Tambang

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 20:45 WIB

Sejarah! Produksi Sumur Minyak Rakyat Dibeli Pertamina di Jambi

Sejarah! Produksi Sumur Minyak Rakyat Dibeli Pertamina di Jambi

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 19:35 WIB

Bahlil Buka-bukaan Amblil Langkah Berani Legalkan Sumur Rakyat

Bahlil Buka-bukaan Amblil Langkah Berani Legalkan Sumur Rakyat

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:59 WIB

Jelang Tutup Tahun, Pemerintah Sita 70 Ribu Ton Batubara Ilegal

Jelang Tutup Tahun, Pemerintah Sita 70 Ribu Ton Batubara Ilegal

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:52 WIB

Produksi Minyak Naik, Bahlil Sebut Ada Pihak Terusik

Produksi Minyak Naik, Bahlil Sebut Ada Pihak Terusik

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 13:23 WIB

Bahlil Sebut Lifting Minyak 2025 Penuhi Target: 605 Ribu Barel per Hari

Bahlil Sebut Lifting Minyak 2025 Penuhi Target: 605 Ribu Barel per Hari

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 11:27 WIB

Terkini

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:41 WIB

Emas Antam Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,9 Juta/Gram

Emas Antam Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,9 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:06 WIB

Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi

Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:01 WIB

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:51 WIB

Kenapa Harga E-Katalog Lebih Mahal? Begini Penjelasan LKPP

Kenapa Harga E-Katalog Lebih Mahal? Begini Penjelasan LKPP

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:36 WIB

SeaBank Cetak Laba Bersih Rp 678,4 Miliar di 2025, Meroket 79%

SeaBank Cetak Laba Bersih Rp 678,4 Miliar di 2025, Meroket 79%

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:23 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.999

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.999

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:16 WIB

IHSG Gaspol, Melejit 2% di Awal Perdagangan Rabu

IHSG Gaspol, Melejit 2% di Awal Perdagangan Rabu

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 09:16 WIB

FTSE Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market', Ini Dampaknya

FTSE Pertahankan IHSG di 'Secondary Emerging Market', Ini Dampaknya

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 08:44 WIB

Meski Perang Berkobar Lagi, Wall Street Melenggang Naik

Meski Perang Berkobar Lagi, Wall Street Melenggang Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 08:27 WIB