Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Masih Betah di Level 8.900, Tapi Waspada Aksi Ambil Untung

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 07 Januari 2026 | 17:06 WIB
IHSG Masih Betah di Level 8.900, Tapi Waspada Aksi Ambil Untung
Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG ditutup menguat terbatas pada Rabu (7/1/2026) di level 8.944,81, didorong sektor industrial, namun tertahan pelemahan rupiah.
  • Kekhawatiran global muncul akibat tekanan rupiah dan isu geopolitik, memicu potensi aksi profit taking investor.
  • Sentimen positif domestik mencakup rencana pemangkasan target produksi mineral serta pengumuman swasembada beras pada 7 Januari.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup menguat pada perdagangan Rabu (7/1), meski laju penguatannya terbilang terbatas.

Tekanan nilai tukar rupiah serta meningkatnya risiko geopolitik global membuat investor mulai bersikap lebih berhati-hati.

IHSG mengakhiri perdagangan di level 8.944,81, naik 0,13 persen, setelah sempat mencetak level intraday tertinggi baru di 8.970. Penguatan indeks ditopang oleh kinerja saham sektor industrial yang membukukan kenaikan terbesar pada perdagangan hari ini.

Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
Layar menampilkan pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Sementara itu, saham sektor transportasi justru mencatatkan koreksi paling dalam, sehingga menahan penguatan IHSG secara keseluruhan.

Dari sisi eksternal, rupiah kembali tertekan dan ditutup melemah di pasar spot pada level Rp 16.780 per dolar AS. Pelemahan rupiah terjadi seiring melemahnya mayoritas mata uang Asia. Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik global kembali meningkat menyusul ancaman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk mengakuisisi Greenland.

Dilansir dari riset Phintraco Sekurita, secara teknikal, histogram positif MACD masih menunjukkan penguatan. Namun, momentum beli mulai melemah dan Stochastic RSI berada di area overbought.

Kondisi tersebut membuat potensi aksi profit taking perlu diwaspadai, terutama jika ketegangan geopolitik global kembali memanas.

Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 8.850–8.900 dan resistance 8.970–9.000 pada perdagangan selanjutnya.

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari kebijakan pemerintah yang akan memangkas target produksi mineral dan batu bara dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026.

Langkah ini diambil untuk menjaga keseimbangan suplai dan permintaan, sehingga diharapkan mampu memulihkan harga mineral dan batu bara yang sempat tertekan akibat kelebihan pasokan pada tahun sebelumnya. Kebijakan tersebut diperkirakan berdampak positif terhadap saham-saham terkait.

Selain itu, Presiden Prabowo mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras dalam waktu satu tahun pada 7 Januari.

Pemerintah juga berencana merealisasikan swasembada untuk komoditas pangan lainnya secara bertahap setiap tahun, sejalan dengan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan.

Ke depan, pelaku pasar akan mencermati rilis data cadangan devisa Indonesia bulan Desember 2025 yang dijadwalkan pada Kamis (8/1).

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 68,67 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 36,83 triliun, serta frekuensi sebanyak 4,54 juta kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun

Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:35 WIB

Saham DADA Bangkit dari Harga "Gocap" Hingga ARA, Inikah Penyebabnya

Saham DADA Bangkit dari Harga "Gocap" Hingga ARA, Inikah Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:49 WIB

MKNT Raih Pinjaman Jumbo Rp822 Miliar, Duitnya Mau Dipakai Ekspansi Bisnis Baru

MKNT Raih Pinjaman Jumbo Rp822 Miliar, Duitnya Mau Dipakai Ekspansi Bisnis Baru

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:28 WIB

Terkini

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 22:44 WIB

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 21:45 WIB

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:16 WIB

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:05 WIB

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 20:00 WIB

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:34 WIB

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 19:22 WIB

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:47 WIB

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:12 WIB

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari

Bisnis | Kamis, 09 April 2026 | 18:00 WIB