IHSG Sesi I: Selangkah Lagi 9.000, Sektor Energi Pimpin Reli Penguatan

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 08 Januari 2026 | 13:21 WIB
IHSG Sesi I: Selangkah Lagi 9.000, Sektor Energi Pimpin Reli Penguatan
IHSG [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]
Baca 10 detik
  • IHSG pada Kamis (8/1/2026) menguat solid 0,44% menjadi 8984, didorong kinerja positif sektor energi dan konsumer non-siklikal.
  • Sektor energi memimpin kenaikan sebesar 1,38%, sementara saham BUMI tercatat paling aktif dalam nilai transaksi sesi I.
  • Beberapa sektor mengalami pelemahan signifikan, termasuk Industri Dasar yang terkoreksi 0,93% akibat penurunan saham pertambangan logam.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa solid pada perdagangan hari ini, Kamis (8/1/2026).

Berdasarkan data penutupan sesi I, indeks kebanggaan bursa domestik ini berhasil parkir di zona hijau dengan penguatan sebesar 39,66 poin atau naik 0,44 persen ke level 8984.

Pergerakan IHSG yang kini mendekati level psikologis 9000 didorong oleh dominasi sektor energi dan konsumer non-siklikal.

Sektor Energi Pimpin Kenaikan Market

Sektor energi (IDXENER) menjadi salah satu penopang utama IHSG dengan kenaikan sebesar 1,38 persen ke level 4875,14. Lonjakan ini dipicu oleh reli sejumlah saham tambang dan infrastruktur energi raksasa.

Saham DSSA mencatat kenaikan signifikan sebesar 5,29 persen ke harga Rp105.900, disusul oleh PTRO yang menguat 4,21 persen di level Rp13.375.

Selain itu, saham BUMI yang menjadi salah satu saham paling aktif ditransaksikan (top active turnover) juga naik 1,33 persen ke level Rp458. Saham energi lainnya seperti ENRG (3,09%) dan CUAN (1,92%) turut memperkuat dominasi sektor ini.

Selain energi, sektor Konsumer Non-Siklikal (IDXNCYC) melesat paling tinggi secara persentase dengan kenaikan 1,50 persen. Saham RLCO dan NSSS menjadi bintang lapangan dengan kenaikan masing-masing 24,90 persen dan 22,82 persen.

Saham konsumer heavyweight seperti UNVR (1,92%), JPFA (1,57%), dan GGRM (3,85%) juga kompak berakhir di zona hijau pada sesi pertama.

Baca Juga: Awas Bubble Pecah! Bahaya Mengintai saat IHSG Menuju Rp 10.000

Di sisi lain, sektor Properti (IDXPROP) tidak mau kalah dengan mencatat kenaikan 1,15 persen. Saham KIJA dan ELTY masing-masing melonjak di atas 9 persen, sementara RISE menguat 5,73 persen ke level Rp9.225.

Daftar Saham Paling Aktif (Top Active Turnover)

Tingginya aktivitas perdagangan pada sesi I tercermin dari nilai transaksi yang berpusat pada lima saham utama. BUMI memimpin aktivitas pasar, diikuti oleh ADRO yang naik 2,99 persen. Namun, saham ANTM justru mengalami koreksi tajam sebesar 4,68 persen ke level Rp3.670, menjadikannya salah satu beban bagi sektor dasar (basic industry).

Berikut adalah 5 saham dengan nilai transaksi tertinggi di Sesi I:

BUMI: Rp458 (1,33%)
ADRO: Rp2.070 (2,99%)
ANTM: Rp3.670 (-4,68%)
BBRI: Rp3.730 (0,81%)
RAJA: Rp7.850 (6,44%)

Sektor yang Tertinggal (Lagging Sector)

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI