Bahlil Sengaja Tahan Produksi Batu Bara Jadi 600 Juta di 2026 Demi Harga Stabil

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 08 Januari 2026 | 16:37 WIB
Bahlil Sengaja Tahan Produksi Batu Bara Jadi 600 Juta di 2026 Demi Harga Stabil
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM akan merevisi RKAB 2026 untuk memangkas produksi batubara menjadi sekitar 600 juta ton.
  • Pemangkasan produksi batubara ini bertujuan utama menjaga kestabilan harga batubara di pasar global.
  • Selain batubara, produksi nikel 2026 juga akan dipangkas sesuai kebutuhan domestik guna pemerataan industri.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memangkas produksi batubara menjadi kurang lebih 600 juta ton pada 2026.

Langkah itu diambil untuk menjaga harganya tetap stabil. Tercatat produksi batubara nasional pada 2025 mencapai 790 juta ton. 

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjelaskan pemangkasan produksi akan dilakukan lewat merevisi rencana kerja dan anggaran biaya atau (RKAB) untuk 2026.  

"Yang jelas ya di sekitar 600 juta lah, sekitar itu-lah untuk batubara. Kurang lebih-lah. Bisa kurang, bisa lebih sedikit," ujar Bahlil saat menggelar konferensi pers Capaian Kinerja Tahun 2025 di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (8/1/2026). 

Ilustrasi batu bara di Sungai Mahakam, Samarinda, Kaltim. [Ist]
Ilustrasi batu bara di Sungai Mahakam, Samarinda, Kaltim. [Ist]

Pemangkasan produksi itu bertujuan untuk menjaga kestabilan harga. Tercatat dari 790 juta ton produksi batubara pada 2025, sebanyak 65,1 persen atau 514 ton dimanfaatkan untuk ekspor. 

Lalu 32 persen atau 254 juta ton dimanfaatkan untuk keperluan domestik seperti listrik dan non-kelistrikan. Adapun 2,8 persen atau 22 ton sisanya dimanfaatkan sebagai stok. Bahlil menyebut secara global terdapat 1,3 miliar ton batubara yang diperdagangkan. 

"Nah, dari 1,3 miliar ton itu, Indonesia menyuplai 514 juta ton, atau setara kurang lebih sekitar 43 persen," kata Bahlil. 

Hal itu menurut Bahlil menyebabkan suplai dan demand tidak terjaga yang berdampak terhadap harga batubara. 

"Akhirnya harga batubara turun. Lewat kesempatan berbahagia ini, ESDM, sudah saya rapatkan dengan Dirjen Minerba, kita akan melakukan revisi daripada RKAB," ujarnya. 

baca juga

Selain batubara, pemangkasan produksi nikel untuk 2026 juga akan dilakukan. Namun untuk perkiraan angkanya masih dalam perhitungan. Bahlil memastikan akan disesuaikan dengan kebutuhan dalam negeri. 

"Nikel kami akan sesuaikan dengan kebutuhan industri. Itu nikel kita mau bikin pemerataan. Maksudnya adalah industri-industri besar mereka juga harus membeli ornikel dari pengusaha tambang," kata Bahlil. 

Dia menegaskan tidak ingin ada monopoli harga nikel, antara investor dan pengusaha di daerah harus berkeadilan. 

"Jangan ada monopoli, enggak boleh. Kita ingin investor kuat tapi juga pengusaha daerahnya juga kuat. Supaya ada kolaborasi. Itulah esensi sebenarnya hilirisasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelanjutan Proyek PLTN Tinggal Tunggu Perpres dari Prabowo

Kelanjutan Proyek PLTN Tinggal Tunggu Perpres dari Prabowo

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 19:17 WIB

Genjot Lifting Migas, Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Lelang 75 Wilayah Kerja

Genjot Lifting Migas, Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Lelang 75 Wilayah Kerja

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:15 WIB

DME Batubara Groundbreaking Januari, Bahlil Minta Waktu Finalisasi dengan Danantara

DME Batubara Groundbreaking Januari, Bahlil Minta Waktu Finalisasi dengan Danantara

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 13:36 WIB

Terkini

Belanja Minimal Rp500 Ribu, Langsung Dapat Diskon dari BRI! Begini Caranya

Belanja Minimal Rp500 Ribu, Langsung Dapat Diskon dari BRI! Begini Caranya

Bri | Senin, 14 September 2026 | 16:23 WIB

Bila Tak Ditemukan di Hari Ketujuh, Keluarga Korban Hilang Krakatau Minta Operasi SAR Diperpanjang

Bila Tak Ditemukan di Hari Ketujuh, Keluarga Korban Hilang Krakatau Minta Operasi SAR Diperpanjang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:23 WIB

Usai Gibran Tengok Orangutan, Aktivis Minta Langkah Konkret Lindungi Habitat Satwa dari Karhutla

Usai Gibran Tengok Orangutan, Aktivis Minta Langkah Konkret Lindungi Habitat Satwa dari Karhutla

News | Senin, 14 September 2026 | 16:22 WIB

Detik-detik Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Detik-detik Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Video | Senin, 14 September 2026 | 16:21 WIB

Waspada APK hingga Deepfake, IMS Bedah Keamanan Siber di Gen Z Impact Fest 2026

Waspada APK hingga Deepfake, IMS Bedah Keamanan Siber di Gen Z Impact Fest 2026

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 16:21 WIB

Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?

Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 16:18 WIB

Bahaya Menggunakan Krim Malam Racikan Tanpa BPOM dalam Jangka Panjang, Efeknya Bisa Permanen?

Bahaya Menggunakan Krim Malam Racikan Tanpa BPOM dalam Jangka Panjang, Efeknya Bisa Permanen?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:14 WIB

Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara

Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 16:14 WIB

Tugas Pertama Suahasil Gantikan Purbaya: APBN Harus Sehat

Tugas Pertama Suahasil Gantikan Purbaya: APBN Harus Sehat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:13 WIB

Suahasil Nazara Dilantik Menkeu usai Purbaya Pamer Capaian di DPD

Suahasil Nazara Dilantik Menkeu usai Purbaya Pamer Capaian di DPD

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:13 WIB

×