Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Gegara Tipu Daya Cinta, Uang Masyarakat Rp 49,19 Miliar Lenyap

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 09 Januari 2026 | 12:55 WIB
Gegara Tipu Daya Cinta, Uang Masyarakat Rp 49,19 Miliar Lenyap
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi. [Suara.com/Achmad Fauzi].
  • OJK melaporkan tingginya kerugian masyarakat akibat modus penipuan love scamming daring yang menggunakan identitas palsu.
  • Indonesia Anti-Scam Center menerima 3.494 laporan love scam dengan total kerugian mencapai Rp 49,198 miliar.
  • Modus penipuan akhir tahun didominasi belanja online dan panggilan palsu, meskipun laporan periode Natal menurun.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan modus penipuan yang terus tinggi dan masih terjadi. Termasuk menggunakan modus percintaan atau love scamming yang ternyata merugikan masyarakat Indonesia.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengatakan kerugian modus penipuan love scamming ini mencapai Rp 49,19 miliar.

Adapun, love scamming adalah jenis penipuan daring yang memanfaatkan kedok mencari pasangan, di mana pelaku menggunakan identitas palsu untuk menargetkan korban tanpa memandang usia maupun latar belakang.  

Ilustrasi Modus Love Scamming. [Suara.com/AI]
Ilustrasi Modus Love Scamming. [Suara.com/AI]

"Terkait datanya, kalau ada yang bertanya-tanya yang diterima Indonesia Anti-Scam Center terkait dengan Love Scam ini di tahun 2025 sampai dengan akhir tahun lalu Indonesia Anti-Scam Center telah menerima 3.494 laporan kerugian masyarakat yang terkena skam melalui modus Love Scam ini dengan total kerugian yang cukup besar yaitu sebesar 49,198 miliar rupiah," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (9/1/2026).

OJK pun meminta agar masyarakat berhati-hati terhadap modus penipuan yang bisa membuat korban kehilangan uangnya. Apalagi banyak pelaku penipuan menggunakan cara untuk memanupulasi korban sehingga terkena modusnya dan kehilangan uang yang cukup besar.

"Untuk itu kami terus mengajak seluruh masyarakat untuk terus berhati-hati, terus meningkatkan kewaspadaan terkait berbagai hal manipulatif ya terutama terkait Love Scam ini," katanya.

Sementara itu, wanita yang akrab disapa Kiki menyebutkan peningkatan laporan penipuan selama periode Natal ini khususnya rentang waktu di minggu terakhir 24 sampai dengan 31 Desember 2025 berkurang. Secara keseluruhan angkanya lebih rendah daripada apa yang disampaikan oleh masyarakat di tahun 2024 lalu.

"Ini kalau dilihat angkanya kalau di atas sampai dengan 30 sebagai perbandingan hingga yang tahun 2025 itu ada hingga 30 November itu laporan tercatat 373.129 laporan," katanya.

Kiki mengungkapkan, modus penipuan yang banyak terjadi di akhir tahun ini yakni mengenai belanja online. Hingga penipuan tilang online dan modus telepon panggilan yang dilakukan oleh pelaku.

"Pasti kalau di akhir tahun itu penipuan transaksi belanja online jual-beli online kalau mungkin banyak seperti iklan atau diskon-diskon ya tiket-tiket Natal dan Tahun Baru dan sebagainya itu paling marak ya 1.127 laporan dan kemudian fake call dan seterusnya," pungkasnya.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Waspadai Efek Domino Operasi Militer AS di Venezuela terhadap Stabilitas Keuangan RI

OJK Waspadai Efek Domino Operasi Militer AS di Venezuela terhadap Stabilitas Keuangan RI

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:46 WIB

OJK Desak Perbankan Segara Tutup Ribuan Rekening Judi Online

OJK Desak Perbankan Segara Tutup Ribuan Rekening Judi Online

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:06 WIB

Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026

Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB