Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:39 WIB
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kiri) didampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (keempat kanan), Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kiri), Wamentan Sudaryono (kanan), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (kedua kanan), Mensesneg Prasetyo Hadi (keempat kiri), dan Seskab Teddy Indra Wijaya (ketiga kanan) meninjau sawah dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan nasional 2025 di Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/foc]
  • Pengamat AEPI, Khudori, mempertanyakan rencana panen raya dan pengumuman swasembada pangan oleh pemerintah.
  • Khudori menekankan perlunya definisi jelas mengenai swasembada untuk memudahkan evaluasi publik.
  • Menurut Khudori, Indonesia telah swasembada beras karena impor 2018-2024 rata-rata hanya 3,85 persen.

Suara.com - Rencana pemerintah menggelar panen raya sekaligus pengumuman swasembada pangan dipertanyakan oleh pengamat pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori. Ia menilai swasembada beras sejatinya bukan capaian baru bagi Indonesia.

Khudori menyoroti sejak awal soal definisi swasembada yang digunakan pemerintah. Menurut dia, tanpa kejelasan makna, publik akan kesulitan menilai apakah pengumuman tersebut benar-benar mencerminkan capaian baru atau sekadar pengulangan.

Ia mempertanyakan apakah swasembada dimaknai sebagai pemenuhan 90 persen kebutuhan dalam negeri dari produksi domestik atau harus tanpa impor sama sekali.

“Lalu, apa definisi swasembada?” ucap Khudori dalam keterangannya, Jumat (9/1/2025).

Khudori juga menegaskan bahwa tanpa kejelasan definisi tersebut, sulit bagi publik melakukan evaluasi.

“Tanpa kejelasan maksud swasembada pangan dan definisi swasembada akan sulit bagi publik untuk menilai capaian,” ujarnya.

Dalam konteks beras, Khudori menyebut Indonesia sebenarnya sudah lama berada pada posisi swasembada. Ia merujuk data impor beras periode 2018–2024 yang menunjukkan porsi impor relatif kecil dibandingkan konsumsi nasional.

Menurutnya, dalam periode tersebut, impor beras rata-rata hanya sekitar 3,85 persen dari total konsumsi.

“Periode 2018-2024, impor beras (BULOG dan swasta) rerata hanya 3,85 persen dari total konsumsi,” ungkap Khudori.

Ia mengakui porsi impor terbesar terjadi pada 2024. Pada periode itu porsi impor terbesar, yakni 15,03% dari konsumsi, terjadi di 2024.

Namun, ia menekankan bahwa pada tahun-tahun lainnya impor beras berada di bawah 10 persen.Kondisi tersebut menjadi dasar kesimpulan Khudori bahwa Indonesia telah memenuhi kriteria swasembada beras.

“Artinya, di luar 2024 Indonesia swasembada beras,” tulisnya.

Ia menambahkan, kondisi serupa juga terjadi pada tahun berikutnya. Dengan realitas tersebut, Khudori mempertanyakan urgensi pengumuman swasembada yang kembali digelar pemerintah.

“Lalu, apakah yang seperti ini harus diumumkan?” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Beri Bintang Jasa Utama ke Mentan Amran, Berjuang Swasembada Pangan

Prabowo Beri Bintang Jasa Utama ke Mentan Amran, Berjuang Swasembada Pangan

Video | Jum'at, 09 Januari 2026 | 14:36 WIB

Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun

Bamsoet: Prabowo Capai Swasembada Beras 'Gaya' Soeharto-SBY Dalam Setahun

News | Kamis, 08 Januari 2026 | 13:58 WIB

Kampanye Sekian Tahun, Prabowo Konsisten Fokus pada Swasembada Pangan

Kampanye Sekian Tahun, Prabowo Konsisten Fokus pada Swasembada Pangan

Video | Rabu, 07 Januari 2026 | 20:15 WIB

Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025

Prabowo Umumkan Indonesia Capai Swasembada Pangan 2025

Foto | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:28 WIB

Dihujani Nyinyiran, Prabowo Kasih Bukti Umumkan Swasembada Pangan 2025

Dihujani Nyinyiran, Prabowo Kasih Bukti Umumkan Swasembada Pangan 2025

News | Rabu, 07 Januari 2026 | 16:06 WIB

Terkini

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Menko Pangan Ungkap Alasan Kritisnya Harga Minyakita, Pertimbangkan Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 16:14 WIB

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Menko Zulhas: HET Minyakita Naik!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:50 WIB

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Hitung-hitungan Harga Wajar Pertamax, Benarkah Bisa Tembus Rp17.000 per Liter?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:46 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 4,75 Persen

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:28 WIB

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:11 WIB

Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!

Bos SIG: Industri Bahan Bangunan RI Sangat Besar, Baru 11% yang Tergarap!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 15:04 WIB

Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital

Pelindo Group Buka Jalan UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:57 WIB

Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:51 WIB

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

BEI Bakal Depak Saham dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi dari Indeks Kunci di Bursa

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:46 WIB

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 14:23 WIB