Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!

M Nurhadi

Minggu, 11 Januari 2026 | 12:54 WIB
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
BUMI
  • Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi paling banyak dilepas investor global dengan *net sell* Rp1,58 triliun selama minggu pertama Januari 2026.
  • UBS AG London menjual 289,6 juta lembar saham BUMI pada 6 Januari 2026 untuk lindung nilai transaksi derivatif.
  • Jumlah pemegang saham ritel domestik BUMI melonjak drastis mencapai 361.728 pihak per akhir Desember 2025.

Menariknya, dari total pemilik saham tersebut, sebanyak 361.728 merupakan investor perorangan atau ritel domestik. Meski jumlah kepala sangat banyak, porsi kepemilikan ritel nasional ini hanya mencakup 15,93% dari total saham yang beredar.

Saat ini, struktur kendali BUMI masih dipegang secara dominan oleh:

  • Mach Energy (Hongkong) Limited: Menguasai 45,78% saham.
  • Treasure Global Investments Limited: Memegang 8,07% saham.
  • Kepemilikan CIC: Melalui Chengdong Investment Corporation terpantau menyusut menjadi 5,76%.

Analisis Teknikal: Peluang 'Buy on Weakness'

Pada penutupan perdagangan Jumat (9/1/2025), harga saham BUMI bertengger di level Rp462, menguat tipis 0,43% secara harian.

Jika ditarik dalam rentang satu pekan, performa harga BUMI sebenarnya masih cukup impresif dengan kenaikan kumulatif sebesar 10%.

MNC Sekuritas dalam ulasan terbarunya menyebutkan adanya tekanan jual yang menyertai penguatan BUMI pada akhir pekan lalu.

Secara teknikal, saham ini diprediksi masih berpotensi mengalami koreksi minor ke area Rp450 hingga Rp456. Kondisi ini dinilai sebagai peluang bagi investor untuk melakukan strategi buy on weakness.

"Saham BUMI berpeluang melakukan rebound kembali dengan target harga pertama di level 486 dan target kedua mencapai 510. Namun, investor disarankan melakukan stoploss jika harga menembus ke bawah 442," tulis analis MNC Sekuritas.

DISCLAIMER: Investasi pada aset saham, khususnya saham komoditas seperti BUMI, memiliki volatilitas dan risiko kerugian modal yang sangat tinggi. Artikel ini disusun untuk tujuan informatif dan tidak mencerminkan saran investasi, ajakan beli, atau rekomendasi trading. Setiap keputusan finansial sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi investor. Lakukan analisis mandiri (DYOR) atau konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum mengambil langkah di pasar modal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Kena Isu Selingkuh dengan Zize, Salim Nauderer Direstui Faisal Haris Pacari Shakilla Astari

Pernah Kena Isu Selingkuh dengan Zize, Salim Nauderer Direstui Faisal Haris Pacari Shakilla Astari

Entertainment | Sabtu, 10 Januari 2026 | 16:40 WIB

Saham Tidur dan Cerita di Baliknya: Pelajaran Investasi untuk Anak Muda

Saham Tidur dan Cerita di Baliknya: Pelajaran Investasi untuk Anak Muda

Lifestyle | Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:46 WIB

Novel 'Makhluk Bumi': Sebuah Luka yang Dinormalisasi

Novel 'Makhluk Bumi': Sebuah Luka yang Dinormalisasi

Your Say | Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:30 WIB

Terkini

Kenaikan Harga Pertamax Sudah Atas Izin Mas Bahlil 'Ganteng'

Kenaikan Harga Pertamax Sudah Atas Izin Mas Bahlil 'Ganteng'

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:54 WIB

Bos OJK Beberkan Pendorong IHSG Mulai Rebound, Ini Obat Kuatnya

Bos OJK Beberkan Pendorong IHSG Mulai Rebound, Ini Obat Kuatnya

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:51 WIB

Chatib Basri Sorot Efisiensi Anggaran MBG: Harus Lebih Efisien Lagi

Chatib Basri Sorot Efisiensi Anggaran MBG: Harus Lebih Efisien Lagi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:36 WIB

BI Naikkan Suku Bunga Mendadak, Masihkah Aman Investasi di Saham Bank?

BI Naikkan Suku Bunga Mendadak, Masihkah Aman Investasi di Saham Bank?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:15 WIB

Harga Pertamax Nyaris Rp 17.000, Pertamina Anggap Sudah Wajar

Harga Pertamax Nyaris Rp 17.000, Pertamina Anggap Sudah Wajar

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB

BI Rate Naik Mendadak, Pertanda Apa untuk Ekonomi Indonesia?

BI Rate Naik Mendadak, Pertanda Apa untuk Ekonomi Indonesia?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:53 WIB

OJK Redakan Isu Panas Ekonomi Indonesia, 'Sell Indonesia' Jadi Sorotan Investor

OJK Redakan Isu Panas Ekonomi Indonesia, 'Sell Indonesia' Jadi Sorotan Investor

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:45 WIB

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini, Pertamax Hampir Sentuh Rp17.000

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini, Pertamax Hampir Sentuh Rp17.000

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:30 WIB

OJK Panggil PT Toyota Astra Financial Services, Apa Kasusnya?

OJK Panggil PT Toyota Astra Financial Services, Apa Kasusnya?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:22 WIB

Digital Edge Kucurkan Investasi Rp73 Triliun, Bangun Kampus Data Center AI Terbesar

Digital Edge Kucurkan Investasi Rp73 Triliun, Bangun Kampus Data Center AI Terbesar

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:14 WIB