Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!

M Nurhadi

Minggu, 11 Januari 2026 | 12:54 WIB
Saham BUMI Dijual Asing Triliunan, Target Harga Masih Tetap Tinggi!
BUMI
baca 10 detik
  • Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi paling banyak dilepas investor global dengan *net sell* Rp1,58 triliun selama minggu pertama Januari 2026.
  • UBS AG London menjual 289,6 juta lembar saham BUMI pada 6 Januari 2026 untuk lindung nilai transaksi derivatif.
  • Jumlah pemegang saham ritel domestik BUMI melonjak drastis mencapai 361.728 pihak per akhir Desember 2025.

Menariknya, dari total pemilik saham tersebut, sebanyak 361.728 merupakan investor perorangan atau ritel domestik. Meski jumlah kepala sangat banyak, porsi kepemilikan ritel nasional ini hanya mencakup 15,93% dari total saham yang beredar.

Saat ini, struktur kendali BUMI masih dipegang secara dominan oleh:

  • Mach Energy (Hongkong) Limited: Menguasai 45,78% saham.
  • Treasure Global Investments Limited: Memegang 8,07% saham.
  • Kepemilikan CIC: Melalui Chengdong Investment Corporation terpantau menyusut menjadi 5,76%.

Analisis Teknikal: Peluang 'Buy on Weakness'

Pada penutupan perdagangan Jumat (9/1/2025), harga saham BUMI bertengger di level Rp462, menguat tipis 0,43% secara harian.

Jika ditarik dalam rentang satu pekan, performa harga BUMI sebenarnya masih cukup impresif dengan kenaikan kumulatif sebesar 10%.

MNC Sekuritas dalam ulasan terbarunya menyebutkan adanya tekanan jual yang menyertai penguatan BUMI pada akhir pekan lalu.

Secara teknikal, saham ini diprediksi masih berpotensi mengalami koreksi minor ke area Rp450 hingga Rp456. Kondisi ini dinilai sebagai peluang bagi investor untuk melakukan strategi buy on weakness.

"Saham BUMI berpeluang melakukan rebound kembali dengan target harga pertama di level 486 dan target kedua mencapai 510. Namun, investor disarankan melakukan stoploss jika harga menembus ke bawah 442," tulis analis MNC Sekuritas.

DISCLAIMER: Investasi pada aset saham, khususnya saham komoditas seperti BUMI, memiliki volatilitas dan risiko kerugian modal yang sangat tinggi. Artikel ini disusun untuk tujuan informatif dan tidak mencerminkan saran investasi, ajakan beli, atau rekomendasi trading. Setiap keputusan finansial sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi investor. Lakukan analisis mandiri (DYOR) atau konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum mengambil langkah di pasar modal.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Kena Isu Selingkuh dengan Zize, Salim Nauderer Direstui Faisal Haris Pacari Shakilla Astari

Pernah Kena Isu Selingkuh dengan Zize, Salim Nauderer Direstui Faisal Haris Pacari Shakilla Astari

Entertainment | Sabtu, 10 Januari 2026 | 16:40 WIB

Saham Tidur dan Cerita di Baliknya: Pelajaran Investasi untuk Anak Muda

Saham Tidur dan Cerita di Baliknya: Pelajaran Investasi untuk Anak Muda

Lifestyle | Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:46 WIB

Novel 'Makhluk Bumi': Sebuah Luka yang Dinormalisasi

Novel 'Makhluk Bumi': Sebuah Luka yang Dinormalisasi

Your Say | Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:30 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×