Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona

Vania Rossa

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:56 WIB
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
Ilustrasi Rumah Tapak (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Pemerintah memperpanjang kebijakan PPN DTP 100% hingga 2026, meringankan beban pajak pembelian rumah.
  • Peluang emas ini dimanfaatkan pengembang untuk melakukan ekspansi besar-besaran di segmen hunian tapak, khususnya di wilayah penyangga Jakarta seperti Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan.
  • Dengan fokus pada harga yang terjangkau dan desain fungsional, langkah strategis ini diharapkan mampu memenuhi tingginya permintaan rumah tinggal sekaligus memperkuat struktur bisnis properti nasional.

Suara.com - Membeli rumah di tahun 2026 seharusnya akan terasa lebih enteng di kantong. Pemerintah resmi memperpanjang kebijakan PPN DTP (Ditanggung Pemerintah) sebesar 100%. Artinya, beban pajak yang biasanya mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah kini dihapus.

Melihat peluang emas ini, pemegang saham pengendali DADA, yakni PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII), langsung tancap gas. Mereka baru saja menyelesaikan akuisisi senilai Rp174,8 miliar untuk mengambil alih PT Pejaten Kreasi Sukses Indonesia (PKSI).

Langkah berani ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan strategi jitu untuk membawa PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) masuk ke segmen yang paling dicari saat ini: rumah tapak (landed housing).

Selama ini, DADA lebih dikenal dengan proyek apartemen atau hunian vertikalnya. Namun, melalui PKSI, perusahaan kini memperluas radar mereka ke wilayah buffer city alias kota penyangga Jakarta seperti Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan.

Kawasan-kawasan ini adalah "titik manis" bagi para keluarga muda dan milenial yang mencari keseimbangan antara akses kerja ke Jakarta dan kenyamanan hunian yang membumi.

Ekspansi ini pun langsung mendapat respons hangat dari pasar modal. Sempat berada di level "saham gocap" (Rp50), saham DADA kini mulai lincah bergerak hingga ke kisaran Rp67 per lembar.

Kenaikan ini menjadi sinyal kuat bahwa investor melihat fundamental perusahaan semakin kokoh, apalagi segmen rumah tapak memiliki perputaran arus kas yang lebih cepat dan stabil.

Direktur dan CEO PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan, menegaskan bahwa akuisisi ini adalah bagian dari rencana besar untuk mengelola ekspansi secara terukur.

“Akuisisi ini dilakukan untuk memperkuat pengembangan rumah tapak di wilayah buffer city Jakarta, yang secara permintaan masih sangat potensial dan didominasi oleh kebutuhan end user,” ujar Bayu.

baca juga

Menariknya, hunian yang dikembangkan bersama PKSI ini tidak akan tampil seperti perumahan konvensional yang membosankan.

Konsepnya dibuat lebih "kekinian" dengan desain fungsional, harga yang tetap affordable, namun memiliki tata kawasan yang terencana.

Tujuannya satu: agar rumah bukan sekadar tempat tidur, tapi kawasan yang meningkatkan kualitas hidup penghuninya.

Dengan dukungan kebijakan pemerintah yang membebaskan pajak dan strategi yang beralih ke rumah tapak bernilai tambah, proyek-proyek baru ini bisa menjadi pilihan yang sangat masuk akal di kantong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PKP Ara Minta Pramono Sediakan Rumah Tapak di Jakarta Pakai Aset Pemerintah

Menteri PKP Ara Minta Pramono Sediakan Rumah Tapak di Jakarta Pakai Aset Pemerintah

News | Rabu, 10 September 2025 | 21:08 WIB

Publik Meledak, Buntut Fahri Hamzah Usul Pajak Rumah Tapak Dinaikkan

Publik Meledak, Buntut Fahri Hamzah Usul Pajak Rumah Tapak Dinaikkan

Video | Kamis, 07 Agustus 2025 | 06:00 WIB

SUARA LIVE! Gibran Pakai Pin One Piece saat Debat, Fahri Hamzah Usul Pajak Rumah Tapak Dinaikkan

SUARA LIVE! Gibran Pakai Pin One Piece saat Debat, Fahri Hamzah Usul Pajak Rumah Tapak Dinaikkan

Video | Senin, 04 Agustus 2025 | 14:20 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×