Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Suntikan Aset dan Efisiensi Operasional, Saham INDS Meroket 145% Hingga Tembus ARA

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 15 Januari 2026 | 15:03 WIB
Suntikan Aset dan Efisiensi Operasional, Saham INDS Meroket 145% Hingga Tembus ARA
Ilustrasi. Emiten komponen otomotif, PT Indospring Tbk (INDS), tengah menjadi sorotan pasar modal setelah mencatatkan reli kenaikan harga saham yang fenomenal. Foto ist.
  • Saham INDS meroket 145% YTD, dipicu aksi korporasi strategis dan optimisme investor.
  • Optimalisasi aset operasional lewat transaksi afiliasi perkuat produktivitas Indospring.
  • Analis prediksi potensi re-rating valuasi dan dividen INDS di semester I-2026.

Suara.com - Emiten komponen otomotif, PT Indospring Tbk (INDS), tengah menjadi sorotan pasar modal setelah mencatatkan reli kenaikan harga saham yang fenomenal. Langkah strategis Perseroan dalam memperkuat struktur operasional melalui transaksi afiliasi dan optimalisasi aset dinilai menjadi katalis utama meningkatnya kepercayaan investor.

Pada penghujung Desember 2025, INDS melakukan langkah taktis dengan mengakuisisi aset operasional dari anak usahanya, PT Indobaja Primamurni (IBPM).

ransaksi senilai Rp3,01 miliar tersebut mencakup pembelian mesin dan perangkat komputer guna mendongkrak produktivitas pabrik. Tak hanya itu, efisiensi administrasi juga diperkuat melalui perjanjian sewa kantor strategis di Gresik dengan entitas induk, PT Indoprima Investama.

Langkah ini dipandang bukan sekadar penataan rutin, melainkan upaya manajemen untuk memastikan kesiapan infrastruktur produksi dalam menghadapi lonjakan permintaan di sektor otomotif tahun 2026.

Pasar merespons positif fundamental Perseroan. Pada perdagangan Rabu (14/1/2026), saham INDS sukses menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) dengan kenaikan 25%. Secara Year to Date (ytd), saham ini telah melonjak sebesar 145,58%.

Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi, menuturkan bahwa selain aksi korporasi, investor tengah mengantisipasi potensi re-rating valuasi.

“Investor cenderung mengantisipasi pembagian dividen dan re-rating valuasi saham. INDS sangat menarik untuk strategi fast trading mengingat adanya sentimen rilis laporan keuangan dan pemulihan sektor otomotif di semester I-2026,” ujar Wafi.

Optimisme ini juga berpijak pada rekam jejak pembagian laba Perseroan. Berdasarkan RUPST Juni 2025, INDS telah membuktikan komitmennya dengan membagikan dividen tunai sebesar Rp52,5 miliar. Dengan sisa laba bersih yang dialokasikan sebagai saldo laba, INDS memiliki posisi keuangan yang kokoh untuk melakukan ekspansi lebih lanjut atau aksi korporasi strategis lainnya di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Bidik Level 10.500: Mirae Asset Tetap Bullish di Tengah Tantangan Rupiah

IHSG Bidik Level 10.500: Mirae Asset Tetap Bullish di Tengah Tantangan Rupiah

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 13:49 WIB

Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria

Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 12:30 WIB

Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto

Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 11:18 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB