Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pemerintah Ungkap Biang Kerok Guyuran Dana Investor Asing Anjlok di 2025

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:40 WIB
Pemerintah Ungkap Biang Kerok Guyuran Dana Investor Asing Anjlok di 2025
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani. (Suara.com/Novian)
  • Menteri Rosan Roeslani menyatakan realisasi PMA 2025 hanya tumbuh 0,1 persen menjadi Rp 900,9 triliun akibat dinamika global.
  • Perlambatan PMA 2025 disebabkan sentimen geopolitik dan geoekonomi global, bukan karena minat investor asing melemah.
  • PMDN 2025 mencapai Rp 1.030,3 triliun, melampaui PMA, didukung percepatan eksekusi investasi domestik.

Suara.com - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani membeberkan akar masalah investor asing atau penanaman modal asing (PMA) sepanjang 2025 yang terlihat melambat jika dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Menurut Rosan, kondisi tersebut tidak bisa dilepaskan dari dinamika global yang masih penuh ketidakpastian.

Berdasarkan data realisasi investasi, PMA sepanjang Januari–Desember 2025 tercatat mencapai Rp 900,9 triliun atau hanya tumbuh tipis sebesar 0,1 persen. Angka ini kontras dengan PMA 2024 yang mampu melonjak hingga 21 persen.

Rosan menilai, perlambatan tersebut perlu dilihat secara proporsional. Ia menegaskan, bukan berarti minat investor asing terhadap Indonesia melemah, melainkan terdapat faktor lain yang memengaruhi perbandingan laju pertumbuhan investasi.

Ilustrasi investor asing. [Pixabay]
Ilustrasi investor asing. [Pixabay]

"Sebetulnya bukan PMA-nya yang melambat, kalau saya melihatnya, dalam negerinya yang lebih cepat," ujarnya saat konferensi pers realisasi investasi di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Menurut Rosan, capaian PMA 2025 yang lebih kecil dibanding 2024 dipengaruhi sejumlah sentimen global. Mulai dari kondisi geopolitik, geoekonomi, hingga ketegangan ekonomi dunia yang masih membayangi keputusan investasi lintas negara.

Meski begitu, Rosan menegaskan bahwa perusahaan asing yang masuk ke Indonesia sepanjang 2025 tetap sesuai dengan target yang dicanangkan Pemerintah Pusat. Ia menilai, kualitas dan arah investasi asing tersebut masih sejalan dengan agenda pembangunan nasional.

Rosan juga menyampaikan optimisme terhadap prospek PMA pada 2026. Ia meyakini, arus investasi asing tahun depan akan kembali meningkat seiring hadirnya katalis baru dalam ekosistem investasi nasional.

Salah satu faktor pendorong yang disebut Rosan adalah peran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Lembaga tersebut direncanakan akan masuk ke berbagai sektor strategis yang dinilai memiliki daya tarik tinggi bagi investor.

"Ada faktor Danantara akan berinvestasi di beberapa sektor, baik itu dihilirisasi, sektor chemical, sektor health care atau kesehatan, di plasma darah, kemudian juga di beberapa sektor lainnya. Belum lagi nanti, ya itu yang waste to energy kan juga masuk," kata dia.

Di sisi lain, Rosan menilai keberadaan Danantara juga berkontribusi besar terhadap tingginya realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sepanjang 2025. Tercatat, PMDN tahun lalu mencapai Rp1.030,3 triliun, melampaui nilai PMA.

Ia menjelaskan, proses investasi dalam negeri kini berjalan jauh lebih cepat dibandingkan periode sebelumnya. Percepatan tersebut, menurut Rosan, tidak terlepas dari peran Danantara dalam memperkuat kepercayaan dan eksekusi investasi domestik.

"Saya kasih perumpaan, kalau dulu larinya biasanya 10 kilometer jadi 15 kilometer per jam karena ada faktor Danantaranya. Mungkin itu yang bisa membuat perbedaan kenapa percepatan di dalam negerinya, investasinya, itu menjadi lebih cepat," pungkas Rosan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penguatan Infrastruktur Teknologi Himbara Jadi Fokus Danantara di 2026

Penguatan Infrastruktur Teknologi Himbara Jadi Fokus Danantara di 2026

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:08 WIB

Bos Danantara Buka Suara Kapan BUMN Tekstil Dibentuk

Bos Danantara Buka Suara Kapan BUMN Tekstil Dibentuk

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:18 WIB

Total Investasi ke RI Melesat di 2025 Capai Rp 1.931,2 Triliun

Total Investasi ke RI Melesat di 2025 Capai Rp 1.931,2 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:21 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB