Investor Asing Bawa Kabur Dananya Rp 7,71 T dari RI di Minggu Kedua Januari

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Minggu, 18 Januari 2026 | 10:12 WIB
Investor Asing Bawa Kabur Dananya Rp 7,71 T dari RI di Minggu Kedua Januari
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Bank Indonesia mencatat modal asing keluar Rp 7,71 triliun pada 12–14 Januari 2026, dominan dari pasar SBN.
  • Premi risiko investasi Indonesia (CDS tenor 5 tahun) meningkat menjadi 71,43 basis poin per 14 Januari 2026.
  • Pada periode tersebut, rupiah ditutup Rp 16.855 per dolar AS, sementara imbal hasil SBN 10 tahun naik.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing keluar sangat deras pada minggu kedua Januari 2026.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny, mengungkapkan mengatakan berdasarkan data transaksi 12 – 14 Januari 2026, modal asing kembali mengambil dananya sebesar Rp 7,71 triliun.

Aliran modal asing itu banyak keluar dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

"Terdiri dari jual neto sebesar Rp 8,15 triliun di pasar SBN dan Rp 2,64 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), serta beli neto sebesar Rp3,08 triliun di pasar saham," ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (18/1/2026).

Bank Indonesia. [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Bank Indonesia. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Sementara itu pada tahun 2026, berdasarkan data setelmen hingga 14 Januari 2026, modal asing tercatat masih masuk sebesar Rp 5,33 triliun ke pasar SRBI. Disusul pembeliam Rp 6,16 triliun di pasar saham, serta keluar deras sebesar Rp 9,91 triliun di pasar SBN.

"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," jelasnya.

Seiring perkembangan tersebut, premi risiko investasi Indonesia yang tecermin dari credit default swaps (CDS) tenor 5 tahun naik ke level 71,43 basis poin (bps) per 14 Januari 2026, dibandingkan 69,31 bps pada 9 Januari 2026.

Selain itu, BI juga melaporkan perkembangan nilai tukar rupiah periode 12-15 Januari 2026. Pada Rabu (14/1), rupiah ditutup di level (bid) Rp 16.855 per dolar AS dan dibuka di level (bid) Rp 16.840 per dolar AS pada Kamis (15/1).

Sedangkan, imbal hasil SBN tenor 10 tahun naik ke level 6,21 persen pada Rabu (14/1) dan kembali meningkat menjadi 6,23 persen pada Kamis (15/1). Di sisi global, indeks dolar AS (DXY) melemah ke level 99,06, sedangkan yieldUS Treasury tenor 10 tahun turun ke level 4,132 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Ungkap Biang Kerok Guyuran Dana Investor Asing Anjlok di 2025

Pemerintah Ungkap Biang Kerok Guyuran Dana Investor Asing Anjlok di 2025

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:40 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia (ULN) Tembus Rp7.140 Triliun

Utang Luar Negeri Indonesia (ULN) Tembus Rp7.140 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:29 WIB

Kasih Obat Kuat, BI Bakal Intervensi Rupiah Biar Perkasa

Kasih Obat Kuat, BI Bakal Intervensi Rupiah Biar Perkasa

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 13:41 WIB

Terkini

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Piala Saja Tidak Cukup! Ini Kunci Sukses Pelajar Indonesia Menembus Panggung Dunia

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 20:46 WIB

×