Utang Luar Negeri Indonesia (ULN) Tembus Rp7.140 Triliun

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 15 Januari 2026 | 16:29 WIB
Utang Luar Negeri Indonesia (ULN) Tembus Rp7.140 Triliun
Ilustrasi utang luar negeri. (Ist)
baca 10 detik
  • Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada November 2025 tercatat sebesar 423,8 miliar dolar AS, mengalami penurunan dari bulan sebelumnya.
  • Pertumbuhan tahunan ULN Indonesia melambat menjadi 0,2 persen dipengaruhi perlambatan pertumbuhan ULN pada sektor publik.
  • ULN pemerintah dan swasta sama-sama menurun pada November 2025, dengan ULN pemerintah didominasi utang jangka panjang.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada November 2025 menurun.

Pada periode tersebut, ULN Indonesia mencapai 423,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp7.140 triliun.

Angka lebih rendah dibandingkan dengan posisi pada Oktober 2025 yang sebesar 424,9 miliar dolar AS.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI, Ramdan Denny, mengatakan secara tahunan, ULN Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 0,2 persen (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 0,5 persen (yoy).

"Angka ini dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik," katanya dalam jawaban tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Sedangkan, pada posisi ULN pemerintah pada November 2025 tercatat sebesar 209,8 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan dengan posisi bulan sebelumnya sebesar 210,5 miliar dolar AS.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny di Gedung BI, Jumat (7/11/2025). [Suara.com/Rina]
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Ramdan Denny di Gedung BI, Jumat (7/11/2025). [Suara.com/Rina]

Secara tahunan, pertumbuhan ULN pemerintah melambat dari 4,7 persen (yoy) pada Oktober 2025 menjadi 3,3 persen (yoy) pada bulan November 2025.

Selain itu, perkembangan posisi ULN pemerintah tersebut terutama dipengaruhi oleh pergerakan kepemilikan surat berharga negara seiring dengan tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

"Sebagai salah satu instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), ULN tetap dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel, dengan pemanfaatan yang terus diarahkan untuk mendukung pembiayaan program-program prioritas guna menjaga keberlanjutan fiskal serta memperkuat perekonomian nasional," katanya.

baca juga

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk mendukung Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,2) persen dari total ULN pemerintah), Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (19,7 persen), Jasa Pendidikan (16,4 persen), Konstruksi (11,7 persen), serta Transportasi dan Pergudangan (8,6 persen).

Posisi ULN pemerintah tersebut didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,99 persen dari total ULN pemerintah.

Selain itu, ULN swasta juga menurun. Posisi ULN swasta tercatat sebesar 191,2 miliar dolar AS pada November 2025, menurun dibandingkan dengan posisi Oktober 2025 sebesar 191,7 miliar dolar AS.

Secara tahunan, ULN swasta mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 1,3 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar 1,5 persen (yoy).

Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh lebih rendahnya kontraksi ULN perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporations), yang tercatat sebesar 0,4 persen (yoy).

Berdasarkan sektor ekonomi, ULN swasta terbesar berasal dari Sektor Industri Pengolahan, Jasa Keuangan dan Asuransi Pengadaan Listrik dan Gas, serta Pertambangan & Penggalian, dengan pangsa mencapai 80,5 persen terhadap total ULN swasta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepekan, Aliran Modal Asing ke Indonesia Masuk Tembus Rp240 Miliar

Sepekan, Aliran Modal Asing ke Indonesia Masuk Tembus Rp240 Miliar

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2025 | 11:42 WIB

BI: Ekonomi Indonesia Bisa Tertekan Imbas Bencana Aceh-Sumatra

BI: Ekonomi Indonesia Bisa Tertekan Imbas Bencana Aceh-Sumatra

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 10:28 WIB

Bank Indonesia : Pasokan Uang Tunai di Wilayah Bencana Sumatera Aman

Bank Indonesia : Pasokan Uang Tunai di Wilayah Bencana Sumatera Aman

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 08:03 WIB

Rupiah Dijamin Stabil di Akhir Tahun, Ini Obat Kuatnya

Rupiah Dijamin Stabil di Akhir Tahun, Ini Obat Kuatnya

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 08:02 WIB

BI Perpanjang Batas Waktu Pembayaran Tagihan Kartu Kredit

BI Perpanjang Batas Waktu Pembayaran Tagihan Kartu Kredit

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 18:30 WIB

Pengusaha Masih Males Ambil Utang ke Bank, Dana Kredit Nganggur Capai Rp2.500 Triliun

Pengusaha Masih Males Ambil Utang ke Bank, Dana Kredit Nganggur Capai Rp2.500 Triliun

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 17:41 WIB

Terkini

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

×