Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Setelah AS Batal Serang Iran

Senin, 19 Januari 2026 | 11:49 WIB
Harga Minyak Dunia Naik Tipis, Setelah AS Batal Serang Iran
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
Baca 10 detik
  • Harga minyak stabil pada 19 Januari 2026 karena meredanya gejolak di Iran, menstabilkan Brent pada USD 64,18 dan WTI pada USD 59,52.
  • Kondisi ini terjadi setelah Presiden Trump menarik ancaman intervensi AS menyusul meredanya kerusuhan sipil di Iran yang memakan banyak korban.
  • Faktor lain termasuk kenaikan stok minyak mentah AS sebesar 3,4 juta barel dan kekhawatiran berkelanjutan mengenai potensi intervensi di Venezuela.

Suara.com - Harga minyak bergerak stabil pada perdagangan Senin, 19 Januari 2026, setelah sempat menguat pada sesi sebelumnya. Stabilitas ini disebabkan meredanya gejolak di Iran, yang sekaligus menurunkan kekhawatiran pelaku pasar akan potensi serangan Amerika Serikat terhadap produsen energi utama Timur Tengah tersebut yang dapat mengganggu pasokan global.

Mengutip dari Investing.com, harga minyak Brent naik 5 sen atau 0,08 persen menjadi USD 64,18 per barel pada pukul 01.58 GMT atau 08.58 WIB. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Februari naik 8 sen, atau 0,13 persen, menjadi USD 59,52 per barel. 

Demonstrasi masyarakat sipil di Iran dilaporkan menyebabkan 5.000 orang meninggal dunia. Kerusuhan yang sebelumnya terjadi dilaporkan telah mereda. Situasi itu disebut membuat Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menarik kembali ancaman intervensinya ke Iran. 

Ilustrasi Donald Trump dan kapal tanker [ist/via True Crime Update, Kristi Noem]
Ilustrasi Donald Trump dan kapal tanker [ist/via True Crime Update, Kristi Noem]

Alhasil, menurunkan kemungkinan intervensi AS yang dapat mengganggu aliran minyak dari produsen terbesar keempat di antara Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Penurunan tersebut menandai kemunduran baru dari level tertinggi multi-bulan yang dicapai pekan lalu, meskipun harga masih ditutup lebih tinggi pada hari Jumat. Namun demikian, militer AS terus bergerak ke Teluk, yang menggarisbawahi kekhawatiran yang berkelanjutan.

"Penurunan harga tersebut terjadi setelah pelepasan cepat 'premium Iran' yang telah mendorong harga ke level tertinggi dalam dua belas minggu, dipicu oleh tanda-tanda pelonggaran tindakan keras Iran terhadap para pengunjuk rasa, ditambah dengan data persediaan AS yang menunjukkan peningkatan substansial minyak mentah dan memperkuat tekanan pasokan yang bearish," kata analis pasar IG, Tony Sycamore, dalam sebuah catatan.

Berdasarkan data EIA pekan lalu, stok minyak mentah naik 3,4 juta barel pada pekan yang berakhir 9 Januari. Angka ini berbanding terbalik dengan ekspektasi analis dalam survei Reuters yang memperkirakan penurunan stok sebesar 1,7 juta barel. 

Di sisi lain, pasar terus mencermati rencana pengelolaan ladang minyak Venezuela menyusul pernyataan Presiden Trump bahwa AS akan mengambil alih industri minyak negara tersebut pasca-penangkapan Nicolas Maduro.

Menteri Energi AS menyatakan pada Jumat bahwa pihaknya tengah mempercepat perluasan lisensi produksi untuk Chevron di Venezuela. 

Baca Juga: Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T

Meski demikian, pelaku pasar masih skeptis terhadap prospek peningkatan produksi tersebut. Analis dari Sycamore menilai bahwa peningkatan kapasitas produksi minyak Venezuela akan memakan waktu bertahun-tahun untuk dapat terealisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Sejarah Otomotif: Siapa Penemu Mobil Pertama di Dunia?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI