Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

AllianzGI Indonesia Perluas Akses Solusi Investasi Global Berbasis USD

Rully Fauzi

Selasa, 20 Januari 2026 | 13:50 WIB
AllianzGI Indonesia Perluas Akses Solusi Investasi Global Berbasis USD
AllianzGI Indonesia perluas akses solusi investasi global berbasis USD melalui kerja sama distribusi dengan Bank DBS Indonesia. [dok. pribadi]
  • AllianzGI Indonesia dan Bank DBS Indonesia memperluas distribusi reksa dana global berbasis USD.

  • Dua produk unggulan ditawarkan: saham syariah global dividen dan pendapatan tetap USD.

  • Solusi ini mendukung diversifikasi portofolio investor di tengah volatilitas pasar.

Suara.com - Di tengah dinamika pasar global dan domestik yang tidak menentu, investor dihadapkan pada tantangan untuk menjaga keseimbangan antara risiko dan peluang.

Solusi investasi global berbasis dolar Amerika Serikat (USD) menjadi salah satu alternatif yang relevan sebagai upaya mengelola volatilitas dan menjaga stabilitas portofolio jangka panjang.

Melihat peluang tersebut, PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia) menggandeng PT Bank DBS Indonesia sebagai mitra distribusi untuk memperluas akses masyarakat terhadap solusi investasi global berbasis USD dengan melalui dua produk reksa dana unggulannya, yakni Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund dan Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund.

"Kemitraan yang berkelanjutan dengan DBS Indonesia mencerminkan keselarasan visi kami dalam menghadirkan solusi investasi yang bernilai tambah bagi investor. Dengan reputasi dan kehadiran DBS Indonesia yang kuat di pasar, kami dengan bangga memperluas kerja sama ini melalui distribusi Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund dan Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund," ungkap President Director AllianzGI Indonesia, Aliyahdin (Adi) Saugi, saat acara peresmian distribusi dua produk reksa dana di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

"Kami berharap kolaborasi ini dapat terus mendukung kebutuhan diversifikasi dan tujuan investasi jangka panjang investor Indonesia," sambung Adi.

Di Indonesia, industri reksa dana syariah menunjukkan pertumbuhan yang semakin signifikan. Berdasarkan data Infovesta, sepanjang 2025 dana kelolaan reksa dana syariah tumbuh sekitar 74,6% secara tahunan.

Meskipun dana kelolaannya relatif stagnan dengan koreksi ringan sekitar 4% YoY, mencerminkan sikap investor yang lebih selektif dan defensif di tengah volatilitas pasar.

Di sisi lain, minat terhadap eksposur saham syariah global tetap terjaga, tercermin dari pertumbuhan dana kelolaan reksa dana syariah offshore yang meningkat sekitar 21% secara tahunan.

Tren ini memperkuat relevansi solusi investasi syariah global dan berbasis USD bagi investor Indonesia.

Reksa Dana Allianz High Dividend Global Sharia Equity Dollar Fund menawarkan diversifikasi eksposur terhadap
dividen dengan premi risiko jangka panjang, dengan penerapan prinsip syariah yang dilakukan tanpa intervensi
terhadap alokasi gaya investasi.

Selain itu, AllianzGI Indonesia juga menghadirkan Reksa Dana Allianz USD Fixed Income Fund yang berfokus pada instrumen pendapatan tetap melalui investasi pada obligasi berdenominasi USD, terutama yang diterbitkan oleh pemerintah maupun korporasi Indonesia, dengan porsi terbatas pada obligasi luar negeri.

"Kedua produk reksa dana ini masing-masing hadir untuk memberikan alternatif diversifikasi portofolio untuk investor
yang membutuhkan investasi saham global berbasis syariah dan pendapatan tetap berbasis USD," papar Adi.

"Dengan dukungan mitra distribusi strategis seperti Bank DBS Indonesia, kami optimistis produk ini dapat memenuhi
kebutuhan investor akan solusi investasi global yang dikelola secara profesional dan berorientasi pada tujuan jangka
panjang," terangnya.

Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Bank DBS Indonesia sebagai mitra terpercaya menavigasi bisnis di tengah
volatilitas, dengan menyediakan solusi keuangan yang komprehensif sekaligus mendukung nasabah menyusun arah
strategis portofolio mereka dalam menghadapi 'badai' dinamika pasar global.

Melalui pendekatan yang terintegrasi dan berbasis wawasan mendalam, Bank DBS Indonesia berperan sebagai mitra strategis dalam pengambilan keputusan investasi, memastikan setiap langkah tetap terarah, terukur, dan berorientasi pada ketahanan jangka panjang di tengah lanskap ekonomi yang terus berevolusi.

"Mengelola aset di tengah ketidakpastian pasar global bukan sekadar reaktif terhadap fluktuasi, melainkan tentang menyusun strategi yang terukur dan adaptif," ujar Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida
Gultom.

"Melalui kemitraan strategis kami dengan Allianz Global Investors, kami menghadirkan perspektif global dan solusi investasi yang lebih terintegrasi, sehingga nasabah dapat menavigasi portofolio mereka dengan presisi dan memaksimalkan potensi jangka panjang tanpa kehilangan arah di tengah kompleksitas ekonomi yang terus berkembang," paparnya.

Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi strategis yang terbangun atas kesamaan visi antara AllianzGI Indonesia dan
Bank DBS Indonesia dalam memperluas jangkauan solusi investasi global, mendukung kebutuhan diversifikasi
investor, serta berkontribusi pada penguatan ekosistem investasi di Indonesia secara berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK: Fundamental Kripto Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Global

OJK: Fundamental Kripto Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Global

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:27 WIB

Kiat UMKM Lokal Tembus Pasar Global, Belajar dari Transformasi Brand Herbal Indonesia

Kiat UMKM Lokal Tembus Pasar Global, Belajar dari Transformasi Brand Herbal Indonesia

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 11:50 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina

Kuat di Domestik, Kompetitif di Pasar Global: 4.090 Pelaut Indonesia Jadi Tulang Punggung Pertamina

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 15:37 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Wawancara Presiden Prabowo dengan Bloomberg: Ambisi Pertumbuhan Ekonomi dan Optimisme

Wawancara Presiden Prabowo dengan Bloomberg: Ambisi Pertumbuhan Ekonomi dan Optimisme

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:32 WIB

Danantara Bakal Ikut Kelola Dana Haji, UU BPKH Siap Digodok Ulang

Danantara Bakal Ikut Kelola Dana Haji, UU BPKH Siap Digodok Ulang

Bisnis | Jum'at, 27 Februari 2026 | 09:17 WIB

Sharp Cetak Rekor Penjualan di Penutup 2025 dan Mulai Ekspor AC Buatan Indonesia Awal 2026

Sharp Cetak Rekor Penjualan di Penutup 2025 dan Mulai Ekspor AC Buatan Indonesia Awal 2026

Tekno | Senin, 09 Februari 2026 | 15:54 WIB

Dari Jawa Timur ke Dunia: Produk Pangan Fungsional Lokal Kian Diminati Pasar Global

Dari Jawa Timur ke Dunia: Produk Pangan Fungsional Lokal Kian Diminati Pasar Global

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2025 | 12:45 WIB

Terkini

DPR Kumpulkan Bos Himbara, Bahas Rencana Buyback Saham BUMN saat Harga Murah

DPR Kumpulkan Bos Himbara, Bahas Rencana Buyback Saham BUMN saat Harga Murah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:38 WIB

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24 WIB

CFX Dorong Kedaulatan Ekosistem Aset Kripto Nasional Lewat Inovasi dan Infrastruktur Digital

CFX Dorong Kedaulatan Ekosistem Aset Kripto Nasional Lewat Inovasi dan Infrastruktur Digital

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:51 WIB

Cabai Tembus Rp78.850, Bawang dan Beras Ikut Naik, Tekanan Harga Pangan Makin Berat

Cabai Tembus Rp78.850, Bawang dan Beras Ikut Naik, Tekanan Harga Pangan Makin Berat

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:39 WIB

Minerba Sempat Dihantui Ketidakpastian, Industri Lega Pemerintah Batalkan Skema Gross Split

Minerba Sempat Dihantui Ketidakpastian, Industri Lega Pemerintah Batalkan Skema Gross Split

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:35 WIB

Ketegangan Iran - Israel Belum Reda, Brent Naik jadi 94,38 Dolar AS per Barel

Ketegangan Iran - Israel Belum Reda, Brent Naik jadi 94,38 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:26 WIB

Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar AS ke Level Rp18.144, Apa Untungnya untuk Ekonomi?

Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar AS ke Level Rp18.144, Apa Untungnya untuk Ekonomi?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat

Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:31 WIB

Flexi Gold Bank Mega Syariah Melonjak 1.688 Persen, Pembiayaan Emas Tembus Rp43 Miliar

Flexi Gold Bank Mega Syariah Melonjak 1.688 Persen, Pembiayaan Emas Tembus Rp43 Miliar

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:29 WIB

Sempat Dibuka Hijau, IHSG Akhirnya Berlanjut Melemah

Sempat Dibuka Hijau, IHSG Akhirnya Berlanjut Melemah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 09:22 WIB