Sritex Pailit, Menperin Dorong Penyelematan: Sayang Kalau Harus Kita Likuidasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:18 WIB
Sritex Pailit, Menperin Dorong Penyelematan: Sayang Kalau Harus Kita Likuidasi
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. [Suara.com/Fadil]
Baca 10 detik
  • Menperin Agus Gumiwang mendukung penyelamatan PT Sritex dari likuidasi melalui konsep kepemilikan yang berbeda.
  • Pemerintah berencana membentuk BUMN sektor tekstil dengan mengakuisisi Sritex untuk menjaga kegiatan ekonomi dan tenaga kerja.
  • Kemenperin fokus pada penguatan industri TPT dari hulu ke hilir, termasuk restrukturisasi peralatan dan teknologi.

Suara.com - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, merespons rencana pemerintah yang akan berupaya menyelamatkan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex.

Perusahaan tekstil raksasa itu diketahui telah dinyatakan pailit beberapa waktu lalu.

Agus menilai, akan sangat disayangkan apabila Sritex harus dibubarkan melalui mekanisme penjualan seluruh aset atau likuidasi.

Karena itu, ia mendukung langkah pemerintah yang ingin menjaga agar perusahaan tersebut tetap bisa berjalan.

"Sritex itu sayang kalau memang harus kita likuidasi. Sayang. Jadi memang kalau bisa kita selamatkan dengan konsep ownership yang berbeda, saya kira itu," ucap Menperin Agus saat ditemui di Kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Selasa (20/1/2026).

Menurut Agus, penguatan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) juga terus menjadi perhatian pemerintah.

Ia menyebut, upaya penguatan dilakukan dari hulu hingga hilir, termasuk menyiapkan solusi untuk berbagai tantangan yang dihadapi sektor tersebut.

Agus menuturkan, Kemenperin berupaya menghadirkan kebijakan yang menyentuh berbagai level industri, termasuk industri kecil di sektor tekstil.

Kejaksaan Agung menggeledah kediaman tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam pemberian kredit kepada PT Sri Rejeki Isman (Sritex) di tiga daerah [Suara.com]
PT Sri Rejeki Isman (Sritex).  [Suara.com]

Salah satu langkah yang didorong adalah restrukturisasi peralatan dan mesin yang digunakan pelaku industri.

Baca Juga: Menperin: BUMN Tekstil Disiapkan, Dana Rp 100 Triliun Akan Digelontorkan

"Kita untuk memperhatikan sektor tekstil dari, dari dulu sudah ada ya, karena kita salah satu yang menjadi perhatian dari sektor TPT itu kan masalah teknologi, masalah peralatan," jelasnya.

"Ya itu yang terus-menerus kita berikan perhatian dengan adanya program restrukturisasi ya yang kita berikan," dia menambahkan.

Ia mengakui, persoalan teknologi dan peralatan menjadi salah satu pekerjaan rumah yang terus dihadapi industri TPT. Karena itu, program restrukturisasi dinilai penting untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan industri.

Sebelumnya, pemerintah dikabarkan berencana membentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor tekstil. Rencana itu disebut akan diwujudkan melalui pengambilalihan Sritex yang tengah mengalami kebangkrutan.

Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan keberlangsungan kegiatan ekonomi perusahaan tekstil besar itu. Selain itu, kebijakan ini juga diarahkan untuk melindungi ribuan tenaga kerja yang menggantungkan hidupnya pada Sritex.

Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg), Prasetyo Hadi, mengatakan, pembentukan BUMN tekstil masih berada dalam tahap proses. Pemerintah menargetkan proses itu bisa segera diselesaikan dalam waktu dekat.

“Jadi ini sedang proses, kita harapkan dalam waktu dekat semua proses sudah bisa diselesaikan sehingga PT Sritex bagaimanapun kita harus selamatkan dalam artian kegiatan ekonominya tetap harus berjalan,” jelasnya Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Prasetyo menegaskan, penyelamatan Sritex menjadi prioritas lantaran perusahaan tersebut mempekerjakan sekitar 10.000 karyawan. Selain itu, Sritex dinilai memiliki peran penting dalam menopang perekonomian nasional.

Dengan adanya rencana penyelamatan itu, pemerintah berharap operasional perusahaan tetap berjalan sekaligus menjaga stabilitas industri TPT.

Ke depan, langkah restrukturisasi dan penguatan dari hulu hingga hilir juga diharapkan bisa menjadi bagian dari upaya memulihkan sektor tekstil nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI