Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Saham Rekomendasi Hari Ini saat IHSG Dibayangi Sentimen Negatif

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:53 WIB
Saham Rekomendasi Hari Ini saat IHSG Dibayangi Sentimen Negatif
Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • IHSG berakhir stagnan, namun investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp6,5 miliar pada saham komoditas dan *big caps*.
  • Analis memprediksi IHSG berpotensi terkoreksi pada perdagangan Rabu (21/1/2026) dengan rentang prediksi pergerakan teknikal tertentu.
  • Bursa Wall Street dan Asia melemah signifikan akibat ancaman tarif impor baru oleh Presiden Trump terkait isu kedaulatan Greenland.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sebelumnya dengan penguatan tipis sebesar 0,01%.

Meski bergerak stagnan, investor asing tercatat masih melakukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp6,5 miliar, dengan fokus akumulasi pada saham-saham big caps dan komoditas seperti BBRI, PTRO, BRMS, ANTM, dan ADRO.

Namun, untuk perdagangan Rabu (21/1/2026), Fanny Suherman selaku Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas memperkirakan IHSG berisiko mengalami tekanan koreksi.

Secara teknikal, pergerakan indeks hari ini diproyeksikan berada pada rentang:

Level Support: 9.025 - 9.075
Level Resistance: 9.180 - 9.220

Rekomendasi Saham Hari Ini

Sejumlah sekuritas telah merilis daftar saham pilihan guna menghadapi volatilitas pasar:

BNI Sekuritas: Merekomendasikan saham MINA, BRMS, ARCI, SMDR, KIJA, dan EMTK.

Mandiri Sekuritas (via Growin): Menyarankan BRMS untuk strategi swing trade, sementara MDKA, ARCI, dan DEWA dijagokan untuk aktivitas daytrade.

Wall Street Terpuruk Akibat Manuver Trump

Pasar saham Amerika Serikat ditutup rontok pada Selasa malam menyusul pernyataan provokatif Presiden Donald Trump.

Tensi geopolitik memanas setelah Trump mengancam akan memberlakukan tarif impor baru terhadap delapan negara anggota NATO sebagai alat tawar untuk mengakuisisi Greenland.

Efek domino dari pernyataan tersebut menyebabkan indeks Dow Jones anjlok 1,76%, S&P 500 merosot 2,06%, dan Nasdaq jatuh paling dalam sebesar 2,39%.

Trump berencana menerapkan tarif awal 10% pada Februari 2026 dan naik menjadi 25% pada Juni mendatang.

Ia bahkan mengancam tarif hingga 200% pada produk Prancis karena Presiden Emmanuel Macron enggan mendukung inisiatif Board of Peace. Ketegangan ini memicu kekhawatiran pelaku pasar akan terjadinya perang dagang yang lebih luas.

Bursa Asia Ikut Terseret Sentimen "Greenland"

Sentimen negatif dari Washington merembet ke kawasan Asia-Pasifik. Investor mulai mewaspadai potensi kebijakan balasan dari negara-negara Eropa yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi global.

Jepang: Indeks Nikkei 225 turun 1,11% menyusul rencana Perdana Menteri Sanae Takaichi untuk membubarkan parlemen (parlemen) dan menggelar pemilu dipercepat (snap election) pada 8 Februari.

Kawasan Lain: Indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 0,66%, sementara Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,29%. Sebaliknya, Kosdaq Korea Selatan menjadi salah satu yang bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,83% di tengah pelemahan mayoritas indeks regional.

Ketegangan terkait kedaulatan Greenland dan Kepulauan Chagos yang disinggung Trump menjadi faktor krusial yang diprediksi akan terus menekan selera risiko investor dalam jangka pendek.


DISCLAIMER: Investasi pada instrumen saham dan aset kripto memiliki risiko volatilitas tinggi. Analisis dan rekomendasi yang disajikan merupakan pandangan dari lembaga sekuritas terkait dan bukan merupakan jaminan keuntungan pasti. Selalu terapkan manajemen risiko dan lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengeksekusi transaksi di pasar modal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Harga INET, Sahamnya Diakumulasi Asing saat di Zona Merah

Target Harga INET, Sahamnya Diakumulasi Asing saat di Zona Merah

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 07:34 WIB

IHSG Hanya Naik Tipis 0,01% Hari Ini, Meski Harga Emas Pecah Rekor

IHSG Hanya Naik Tipis 0,01% Hari Ini, Meski Harga Emas Pecah Rekor

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 16:59 WIB

Isu Perubahan Aturan MSCI Ancam IHSG, Dana Asing Rp31 Triliun Cabut?

Isu Perubahan Aturan MSCI Ancam IHSG, Dana Asing Rp31 Triliun Cabut?

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 13:20 WIB

Lepas Suspend, Saham-saham Ini Kembali Diperdagangkan dengan Status Khusus

Lepas Suspend, Saham-saham Ini Kembali Diperdagangkan dengan Status Khusus

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 12:33 WIB

Trump Ajak Negara di Dunia Gabung Dewan Saingan PBB, Diduga Jadi 'Alat Politik Baru' AS

Trump Ajak Negara di Dunia Gabung Dewan Saingan PBB, Diduga Jadi 'Alat Politik Baru' AS

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:56 WIB

IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya

IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya

Bisnis | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:44 WIB

Terkini

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:08 WIB