Presiden Perancis 'Kobarkan Perang' Lawan AS, Ajak Eropa Aktifkan Bazooka Perdagangan

M Nurhadi

Rabu, 21 Januari 2026 | 08:03 WIB
Presiden Perancis 'Kobarkan Perang' Lawan AS, Ajak Eropa Aktifkan Bazooka Perdagangan
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) melambaikan tangan didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat tiba di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (27/5/2025). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/sgd/foc]
baca 10 detik
  • Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak Uni Eropa mengaktifkan mekanisme anti-koersi untuk melawan ancaman tarif agresif AS.
  • Ancaman tarif AS dipicu oleh penolakan Eropa terhadap upaya Washington memaksa kesepakatan geopolitik tertentu.
  • Donald Trump mengumumkan tarif baru bagi Eropa mulai Februari 2026, termasuk sanksi khusus pada produk anggur Prancis.

Suara.com - Ketegangan diplomatik antara Eropa dan Amerika Serikat mencapai titik didih baru. Presiden Prancis, Emmanuel Macron, secara tegas menyerukan agar Uni Eropa (UE) mengaktifkan instrumen perdagangan paling agresif mereka, yang dikenal sebagai mekanisme anti-koersi atau "bazoka perdagangan".

Langkah ini diambil guna membalas serangkaian ancaman tarif masif yang dilontarkan Presiden AS, Donald Trump.

Dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, Selasa (20/1/2026), Macron menuding Washington tengah berupaya menundukkan kedaulatan ekonomi Eropa melalui perjanjian perdagangan yang timpang.

Menurutnya, akumulasi tarif baru yang terus diumumkan AS adalah tindakan yang tidak dapat diterima dan bertujuan untuk melemahkan posisi tawar Benua Biru.

“Eropa saat ini telah memiliki perangkat yang sangat tangguh. Kita wajib menggunakannya ketika martabat dan aturan main internasional diabaikan. Mekanisme anti-koersi adalah senjata kuat yang tidak boleh kita ragu untuk digunakan di tengah lingkungan global yang kian keras ini,” tegas Macron di hadapan para pemimpin dunia, dilansir via Sputnik.

Sentimen anti-AS ini meledak menyusul kebijakan kontroversial Donald Trump pada 17 Januari lalu.

Trump mengumumkan akan membebani tarif tambahan sebesar 10 persen bagi sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis, Jerman, Inggris, dan negara-negara Nordik, mulai 1 Februari mendatang.

Beban fiskal ini bahkan diancam bakal melonjak hingga 25 persen pada Juni 2026 jika Amerika Serikat gagal mengakuisisi Greenland.

Tak berhenti di situ, Trump secara spesifik menargetkan Prancis dengan ancaman tarif fantastis sebesar 200 persen untuk produk ikonik mereka, yakni anggur (wine) dan sampanye.

baca juga

Ancaman tarif 200 persen tersebut dilontarkan Trump sebagai alat pemaksa agar Prancis bersedia bergabung dalam inisiatif "Dewan Perdamaian" Gaza yang dibentuk oleh Gedung Putih.

Trump menyatakan secara terbuka bahwa langkah koersif ini bertujuan untuk menekan Macron agar menyetujui proposal geopolitiknya di Timur Tengah.

Potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Instagram/realdonaldtrump)
Potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Instagram/realdonaldtrump)

"Dewan Perdamaian" Gaza: Diplomasi Ala Trump

Dewan Perdamaian yang digagas Trump saat ini telah diisi oleh sejumlah tokoh kunci, antara lain:

  • Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio.
  • Utusan khusus, Steve Witkoff.
  • Menantu Trump, Jared Kushner.
  • Mantan PM Inggris, Tony Blair.
  • Presiden Bank Dunia, Ajay Banga.

Meskipun Trump mengklaim dewan ini dibentuk demi stabilitas kawasan, para pemimpin Eropa seperti Macron melihatnya sebagai agenda sepihak yang dipaksakan melalui ancaman ekonomi.

Penggunaan tarif impor sebagai alat tawar politik untuk menguasai Greenland maupun memaksakan agenda perdamaian di Gaza dianggap telah merusak tatanan perdagangan bebas global.

Kini, dunia menunggu respons kolektif dari Brussels. Jika Uni Eropa benar-benar menarik pelatuk "bazoka perdagangan" mereka, maka perang dagang lintas trans-atlantik dalam skala besar di tahun 2026 dipastikan tidak akan terhindarkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham Rekomendasi Hari Ini saat IHSG Dibayangi Sentimen Negatif

Saham Rekomendasi Hari Ini saat IHSG Dibayangi Sentimen Negatif

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 07:53 WIB

Daftar Resmi Tarif Plat Nomor Cantik (NRKB): Mulai 5 Jutaan, Ini Rincian Lengkapnya

Daftar Resmi Tarif Plat Nomor Cantik (NRKB): Mulai 5 Jutaan, Ini Rincian Lengkapnya

Otomotif | Selasa, 20 Januari 2026 | 15:37 WIB

Trump Ajak Negara di Dunia Gabung Dewan Saingan PBB, Diduga Jadi 'Alat Politik Baru' AS

Trump Ajak Negara di Dunia Gabung Dewan Saingan PBB, Diduga Jadi 'Alat Politik Baru' AS

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 11:56 WIB

Terkini

Kejar Setoran hingga Ketiduran, Sopir BYD Atto 1 Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol

Kejar Setoran hingga Ketiduran, Sopir BYD Atto 1 Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Pramono Anung Respons Kritik Rumput JIS, Minta Jakpro Benahi Perawatan

Pramono Anung Respons Kritik Rumput JIS, Minta Jakpro Benahi Perawatan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:07 WIB

iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama

iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Rekomendasi Motor Listrik Murah Jarak Tempuh Jauh untuk Harian: Cek Harga dan Kemampuannya

Rekomendasi Motor Listrik Murah Jarak Tempuh Jauh untuk Harian: Cek Harga dan Kemampuannya

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Rizky Ridho Keluhkan Rumput JIS, Jakpro Akui Kerataan Lapangan Masih Jadi PR

Rizky Ridho Keluhkan Rumput JIS, Jakpro Akui Kerataan Lapangan Masih Jadi PR

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Kenapa Jerawat Punggung Bisa Muncul? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Jerawat Punggung Bisa Muncul? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Aroma Salju dan Udara Pegunungan, Jadi Inspirasi Baru dalam Dunia Parfum

Aroma Salju dan Udara Pegunungan, Jadi Inspirasi Baru dalam Dunia Parfum

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Jelang Demo 28 Oktober, Komnas HAM Ingatkan Aparat Bertindak Humanis

Jelang Demo 28 Oktober, Komnas HAM Ingatkan Aparat Bertindak Humanis

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:56 WIB

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:53 WIB

×